Breaking News
light_mode
Trending Tags

Iran Tunjuk Ayatollah Alireza Arafi Jadi Anggota Dewan Kepemimpinan Sementara Pasca Kematian Khamenei

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Pemerintah Iran secara resmi menunjuk Ayatollah Alireza Arafi sebagai anggota Dewan Kepemimpinan sementara negara itu, sehari setelah kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan udara yang menghantam ibu kota Teheran.

Penunjukan Arafi diumumkan oleh juru bicara Majelis Penelaahan Kepentingan (Expediency Discernment Council), Mohsen Dehnavi, melalui sebuah unggahan di platform X pada Minggu (1/3/2026). Arafi dipilih sebagai perwakilan ulama dalam dewan sementara yang dibentuk berdasarkan ketentuan konstitusi Iran setelah kekosongan kekuasaan di posisi pemimpin tertinggi.

Dewan Kepemimpinan sementara akan dipimpin secara kolektif sampai Majelis Ahli (Assembly of Experts) memilih pengganti tetap bagi pemimpin tertinggi. Selain Arafi, dua anggota dewan tersebut adalah Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, serta Ketua Mahkamah Agung, Gholamhossein Mohseni Ejei.

Arafi, yang juga merupakan anggota Dewan Penjaga (Guardian Council), dipandang sebagai tokoh senior di jajaran ulama dan birokrasi negara, memiliki pengalaman panjang dalam struktur kekuasaan Republik Islam Iran.

Pembentukan Dewan Kepemimpinan sementara ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan regional setelah serangan udara yang menewaskan Khamenei, peristiwa yang telah mengguncang struktur politik dan stabilitas keamanan di kawasan.

Proses pemilihan pemimpin tertinggi baru akan dilanjutkan oleh Majelis Ahli, sebuah badan yang bertanggung jawab memilih figur tertinggi negara sesuai konstitusi Iran, meskipun mekanisme dan waktunya belum diumumkan secara resmi.

Sebelumnya, Netanyahu mengatakan ada “banyak tanda” yang menunjukkan bahwa kompleks kediaman dan markas besar Khamenei di Teheran hancur dan bahwa pemimpin berusia 86 tahun itu kemungkinan tewas bersama sejumlah pejabat tinggi Iran lainnya.

Presiden AS, Donald Trump, juga menyampaikan klaim serupa. Ia menyebut kematian Khamenei sebagai bentuk “keadilan” terhadap sosok yang selama ini dituduh sejumlah pihak sebagai aktor penting di balik berbagai konflik regional.

Dilansir dari Al Jazeera, media pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi kabar tersebut pada dini hari Minggu. Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa Khamenei wafat dalam serangan gabungan AS–Israel yang menghantam kompleksnya pada Sabtu pagi.

“Diumumkan kepada rakyat Iran bahwa Yang Mulia Grand Ayatollah Imam Sayyid Ali Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam, telah menjadi syahid dalam serangan gabungan yang dilancarkan oleh Amerika dan rezim Zionis pada pagi hari Sabtu, 28 Februari,” demikian laporan Tasnim. Media pemerintah Iran juga menyebutkan bahwa putri, menantu, dan cucu Khamenei turut menjadi korban.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa Khamenei dan sejumlah pejabat Iran “tidak bisa lolos dari intelijen AS dan sistem pelacakan canggih.”

Khamenei memegang tampuk kepemimpinan Iran sejak 1989, menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini, tokoh revolusi Islam yang menggulingkan monarki Dinasti Pahlavi satu dekade sebelumnya.

Jika Khomeini dikenal sebagai kekuatan ideologis di balik Revolusi Islam, Khamenei dinilai sebagai figur yang membentuk dan memperkuat aparatus militer serta paramiliter Iran. Struktur tersebut tidak hanya memperkuat pertahanan negara, tetapi juga memperluas pengaruh Teheran di kawasan Timur Tengah.

Sebelum menjadi pemimpin tertinggi, Khamenei menjabat sebagai presiden Iran dan memimpin negara itu dalam perang panjang melawan Irak pada dekade 1980-an. Konflik berdarah tersebut, ditambah dukungan sejumlah negara Barat kepada Presiden Irak saat itu, Saddam Hussein, memperdalam ketidakpercayaan Khamenei terhadap Barat, khususnya Amerika Serikat, sebagaimana dinilai sejumlah analis.

Perkembangan situasi di kawasan masih dinamis dan berpotensi memicu eskalasi lebih luas, mengingat posisi strategis Iran dalam geopolitik Timur Tengah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Kecamatan di Boalemo Terima Paket Bantuan Pangan Pemprov Gorontalo

    Tiga Kecamatan di Boalemo Terima Paket Bantuan Pangan Pemprov Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan bantuan sosial. Kali ini, giliran tiga kecamatan di Kabupaten Boalemo yang menjadi titik penyaluran bantuan pada Selasa (1/7/2025), yakni Kecamatan Tilamuta, Botumoito, dan Mananggu. Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, turun langsung menyalurkan berbagai jenis bantuan, mulai dari Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G), […]

  • Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan […]

  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Tani Merdeka Gorontalo Diminta Awasi Distribusi hingga ke Petani

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Pemerintah Prabowo Subianto  resmi menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, mulai berlaku Rabu, 22 Oktober 2025. Kebijakan ini menjadi langkah bersejarah pertama di tingkat nasional, Rabu(22/10/2025). Penurunan harga tersebut dilakukan tanpa menambah anggaran subsidi dari APBN, melainkan melalui efisiensi industri dan perbaikan tata kelola distribusi pupuk. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor […]

  • BIM-MALUT Gelar Aksi di Kantor Pusat PT Harita Group Jakarta, Kecam Pencemaran Cr 6 di Pulau Obi

    BIM-MALUT Gelar Aksi di Kantor Pusat PT Harita Group Jakarta, Kecam Pencemaran Cr 6 di Pulau Obi

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Aktivis Barisan Intelektual Muda Maluku Utara (BIM-MALUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pusat PT Harita Group di Jakarta. Aksi ini merupakan bentuk protes keras atas dugaan pencemaran lingkungan oleh perusahaan tambang nikel tersebut di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, 14 Mei 2025. Dalam orasinya, massa BIM-MALUT mengecam tindakan PT Harita […]

  • Semarak HUT ke-80 RI di SD Negeri 40 Kota Ternate Penuh Warna dan Antusiasme

    Semarak HUT ke-80 RI di SD Negeri 40 Kota Ternate Penuh Warna dan Antusiasme

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, SD Negeri 40 Kota Ternate menggelar rangkaian lomba yang memadukan nuansa kebudayaan dan semangat kebersamaan. Dua kegiatan utama yang digelar adalah lomba tarian daerah pada 5–7 Agustus 2025 dan lomba gerak jalan yang menjadi penutup pada 9 Agustus 2025. Kepala SD Negeri 40 Kota Ternate […]

  • Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Fatayat NU. Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj Margaret Aliyatul Maimunah binti KH Faruq, wafat pada Ahad (1/3/2026) pukul 08.25 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Fatmawati, Jakarta. Kabar berpulangnya almarhumah disampaikan langsung oleh suaminya, KH Abdullah Masud, yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Tangerang Selatan. […]

expand_less