Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pesantren Kilat Ramadhan The Nusa Institute Tekankan Iman, Akhlak, dan Kesadaran Ekologis Generasi Muda

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Lembaga riset dan pengembangan keislaman The Nusa Institute menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H pada 6–8 Maret 2026 di Aula PKUMI kawasan Masjid Istiqlal. Kegiatan ini mengusung tema “Iman Naik, Akhlak Baik, Lingkungan Asri”, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan spiritual, akhlak, serta kesadaran ekologis bagi generasi muda Muslim.

Pesantren kilat ini diikuti oleh 30 peserta (santri) yang dibagi ke dalam dua kelas pembelajaran, yaitu Kelas A dan Kelas B. Selama tiga hari kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi keislaman yang mencakup penguatan iman, praktik ibadah Ramadhan, pembinaan akhlak, serta refleksi tentang tanggung jawab umat Islam dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur The Nusa Institute, Saifuddin Zuhri. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pesantren kilat Ramadhan menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai spiritual sekaligus membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan peduli terhadap lingkungan sosial.

“Ramadhan bukan hanya momentum peningkatan ibadah, tetapi juga proses pendidikan karakter. Melalui Pesantren Kilat (Sanlat) ini, kami berharap para santri dapat memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari amanah keagamaan. The Nusa Institute konsisten menyelenggarakan Sanlat setiap bulan Ramadhan,” ujarnya pada 6 Maret 2026.

Peserta Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H mengikuti sesi pembelajaran yang diselenggarakan The Nusa Institute di Aula PKUMI kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah ulama, akademisi, dan praktisi dakwah sebagai narasumber. Di antaranya adalah Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, kemudian Faried F. Saenong, Helmi Halimatul Udhmah, Mulhori, Ahmad Zaky, Naif Adnan, Mas’ud Halimin, Abd. Muid N., Ismail Nur, Zainal Abidin Husain, Mulawarman Hannase, serta Syahrullah Iskandar. Para narasumber memberikan materi yang beragam mulai dari penguatan pemahaman keislaman, pengembangan akhlak, hingga refleksi nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sosial.

Penyelenggaraan Pesantren Kilat ini juga melibatkan dukungan berbagai lembaga yang tercantum dalam kegiatan, antara lain Istiqlal Global Fund, PKUMI, dan Nasaruddin Umar Office.

Melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H ini, The Nusa Institute berharap dapat menghadirkan ruang pembelajaran Islam yang inklusif, inspiratif, dan relevan dengan tantangan zaman. Dengan demikian, Ramadhan tidak hanya menjadi bulan ibadah ritual, tetapi juga momentum pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta tanggung jawab menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Gorontalo Sambut Hangat Kedatangan Jemaah Haji Kloter 28

    Gubernur Gorontalo Sambut Hangat Kedatangan Jemaah Haji Kloter 28

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyambut kepulangan Jemaah Haji Kloter 28 UPG asal Kota Gorontalo yang tiba Selasa, (2/7/2025). Jemaah kembali dengan jumlah utuh 393 orang dan disambut di Asrama Haji. “Alhamdulillah, berangkat 393 dan kembali juga 393. Artinya, dua kemungkinan yang biasa terjadi namun tidak terjadi di kloter ini, tidak ada yang wafat di Tanah […]

  • Wawancara Eksklusif: MUI Gorontalo Siap Gelar Musda, Siapa yang Layak Memimpin?

    Wawancara Eksklusif: MUI Gorontalo Siap Gelar Musda, Siapa yang Layak Memimpin?

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gorontalo akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dalam waktu dekat. Forum resmi itu akan menetapkan program kerja dan memilih Ketua Umum yang baru. Lantas siapa pengganti KH. Abdurrahman Abubakar Bachmid selaku Ketua Umum MUI Gorontalo yang dinilai layak memimpin organisasi sebagai wadah berhimpun ormas keagamaan Islam dan cendekiawan di Gorontalo […]

  • Sebanyak 39 Pejabat Fungsional Dilantik Gubernur Gorontalo

    Sebanyak 39 Pejabat Fungsional Dilantik Gubernur Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Sebanyak 39 pejabat fungsional dilantik Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (23/12/2025). Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi jabatan fungsional melalui penyesuaian jabatan, promosi kenaikan jenjang, serta perpindahan dari jabatan lain di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pelantikan dilaksanakan berdasarkan tiga Keputusan Gubernur Gorontalo, masing-masing Nomor 800.1.3.3/JF/BKD/SK/1327/XII/2025 tentang pengangkatan melalui penyesuaian […]

  • Berita Duka: Dunia Hiburan Indonesia Kehilangan Mat Solar

    Berita Duka: Dunia Hiburan Indonesia Kehilangan Mat Solar

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Mat Solar, yang memiliki nama asli Nasrullah, dikabarkan telah meninggal dunia pada pukul 22.30 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, pada Senin, 17 Maret 2025. Berita ini dikonfirmasi oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka melalui unggahannya di akun X. Ia […]

  • Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sejarah Islam mengenal banyak kisah tentang keberanian dan kesetiaan. Namun kisah Wahsyi bin Harb agak unik dan rumit. Ia bukan tokoh yang sejak awal berdiri di barisan kaum Muslimin. Ia datang dari Habasyah menjadi budak Jubair ibn Mut‘im. Keahliannya adalah melempar tombak—sebuah keterampilan yang kelak mengubah arah hidupnya dan tercatat dalam sejarah. Dalam Perang Uhud, […]

  • Ekoteologi sebagai Upaya Resakralisasi Alam

    Ekoteologi sebagai Upaya Resakralisasi Alam

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Refleksi atas Sambutan Menag pada Acara Peringatan Hari Bhakti Pertiwi Widyalaya Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, tampaknya menaruh perhatian yang sangat serius pada gagasan ekoteologi. Dalam berbagai forum resmi Kementerian Agama, beliau secara konsisten memperkenalkan dan mengelaborasi konsep ini. Hampir setiap sambutan selalu membicarakan relasi agama dan lingkungan sebagai tema utama atau tema […]

expand_less