Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Aliansi Tolak RUU TNI Gelar Aksi di Ternate Soroti Soal Ancaman Demokrasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sejumlah elemen organisasi yang tergabung dalam Aliansi Tolak RUU TNI, yakni LMID Pembebasan, Sekolah Critis MU, Sekber, KPR, FSPBI, AMP, LPM Aspirasi, Aksi Kamisan, dan FIB, menggelar aksi demonstrasi jalanan. Aksi ini menolak revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) yang dinilai mengancam demokrasi dan hak asasi manusia. Ternate, 20 Maret 2025.

Aksi dimulai di depan Kantor DPRD Kota Ternate dan direncanakan berlangsung hingga malam hari, termasuk buka puasa bersama. Namun, karena tidak adanya aktivitas di kantor DPRD, massa aksi memutuskan untuk berpindah ke depan Kantor Wali Kota Ternate guna terus mengkampanyekan isu ini secara masif.

Koordinator aksi, Acil, menyampaikan bahwa ada tiga pasal penting dalam revisi RUU TNI yang menjadi alasan utama penolakan. Salah satu aspek krusial adalah pasal 47 ayat 2 yang memungkinkan TNI menduduki jabatan sipil, sesuatu yang bertentangan dengan semangat reformasi dan berpotensi menghidupkan kembali Dwi Fungsi ABRI.

“Kami melihat ini sebagai ancaman terhadap demokrasi, karena militer tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan negara, tetapi kini diberikan ruang untuk mengisi jabatan-jabatan sipil. Hal ini bisa berdampak pada meningkatnya ancaman terhadap demokrasi dan hak asasi manusia,” ujar Acil.

Acil juga menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar demonstrasi satu hari, melainkan bagian dari gerakan panjang untuk terus mengkampanyekan bahaya UU TNI yang telah disahkan oleh DPR pada pagi harinya. Konsolidasi lanjutan akan terus dilakukan demi menjaga demokrasi tetap tegak di Indonesia.

Salah satu demonstran, Juned, juga menyoroti bahwa RUU ini bermasalah. terutama terkait Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan keterlibatan TNI dalam jabatan sipil. Ia menilai bahwa revisi ini merupakan langkah mundur bagi demokrasi Indonesia.

“RUU ini seakan berupaya menghidupkan kembali Dwi Fungsi ABRI, yang dulu ditolak keras oleh semangat reformasi. Kami juga melihat bahwa DPR tidak transparan dalam pembahasannya. Prosesnya terkesan terburu-buru, tanpa melibatkan partisipasi rakyat,” tegas Juned.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat kecil tidak diberikan ruang untuk menyuarakan keberatan mereka, sehingga keputusan DPR dan pemerintah dalam mengesahkan UU ini dianggap sangat tidak demokratis.

Aliansi ini juga membawa isu sentral dalam aksi mereka, yakni “Tolak RUU TNI dan Kembalikan TNI ke barak. Selain itu terdapat delapan isu turunan yang meliputi:

1. Tolak Revisi UU TNI

2. Tolak Dwi Fungsi Militer

3. Tarik Militer dari Jabatan Sipil dan Kembalikan TNI ke Barak

4. Tarik Militer Organik dan Non-Organik dari Tanah Papua

5. Bubarkan Komando Teritorial

6. Usut tuntas korupsi dan bisnis militer

7. Tolak RUU Pokok Agraria

8. Usut tuntas pembunuhan di Halmahera Tengah dan Halmahera Timur.

Kontributor : Asril

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benarkah Orang Gorontalo sebegitu Bencinya terhadap Yahudi? Tanggapan untuk tulisan Funco Tanipu

    Benarkah Orang Gorontalo sebegitu Bencinya terhadap Yahudi? Tanggapan untuk tulisan Funco Tanipu

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Tulisan Funco Tanipu yang berjudul Yahudi, Sanksi Sosial dan Migrasi yang terbit di kanal bakukabar.id pada 4 April 2025 adalah tulisan yang bagi saya tidak menggambarkan apa-apa, selain menguatkan stigma negatif serta menembakkan tuduhan serius terhadap Yahudi (baik agama maupun komunitas) dengan dalih adat istiadat serta agama, khususnya Islam, di Gorontalo. Tulisan tersebut berangkat dari […]

  • Wali Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi Bagi Minoritas, Ini Respon Gusdurian

    Wali Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi Bagi Minoritas, Ini Respon Gusdurian

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo mengadakan kegiatan Doa Lintas Agama di Aula Rudis Wali Kota, yang dihadiri oleh berbagai pemuka agama. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kebersamaan dan kerja sama antarumat beragama. Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyampaikan bahwa pembangunan daerah harus melibatkan semua elemen masyarakat tanpa diskriminasi. Ia menegaskan bahwa Pemkot tidak akan pilih kasih dalam memberikan […]

  • Pendamping PKH Pallantikang Klarifikasi Isu Pendataan dan Biaya Administrasi, Tegaskan Bukan Kewenangannya

    Pendamping PKH Pallantikang Klarifikasi Isu Pendataan dan Biaya Administrasi, Tegaskan Bukan Kewenangannya

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 152
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros –  Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Pallantikang, Maryam, akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan permasalahan pendataan penerima bantuan dan isu pemungutan biaya administrasi bantuan sosial. Klarifikasi ini disampaikan secara terbuka sebagai upaya meredam polemik yang dinilai telah mengganggu ketertiban dan ketenangan masyarakat. Maryam menegaskan bahwa proses pendataan penerima manfaat […]

  • Kopma Unhas Fair 2025: Menakar Peluang Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045

    Kopma Unhas Fair 2025: Menakar Peluang Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Nulondalo.com—Koperasi Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Kopma Unhas) kembali menunjukkan perannya sebagai ruang belajar dan inkubator gagasan ekonomi mahasiswa melalui penyelenggaraan Kopma Unhas Fair 2025, yang digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025 di Unhas TV. Mengusung tema “Ekonomi Kolektif, Generasi Inovatif”, kegiatan tahunan ini menjadi refleksi semangat Kopma Unhas dalam membangun kesadaran ekonomi berbasis kebersamaan sekaligus mendorong […]

  • PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 142
    • 0Komentar

    nulondilon.com, Maros – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menggelar rapat evaluasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) per 26 November 2025. Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, digelar di ruang rapatnya, Senin (1/12/2025), dan memaparkan capaian terkini realisasi PBB-P2 di 14 kecamatan. Hingga akhir November, realisasi penerimaan PBB-P2 Maros […]

  • Gorontalo Kawal Keberlanjutan Hiu Paus Lewat Program LAUTRA

    Gorontalo Kawal Keberlanjutan Hiu Paus Lewat Program LAUTRA

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk implementasi Program Oceans for Prosperity Project – Laut untuk Kesejahteraan (LAUTRA), Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar melaksanakan kegiatan monitoring habitat Hiu Paus (Rhincodon typus) di Kawasan Konservasi Wilayah Perairan Teluk Gorontalo pada tahun 2025, Kamis, 3/7/2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program LAUTRA Komponen 1, yang berfokus pada pengembangan […]

expand_less