Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Akuntansi Tidak Menjual Angka, Melainkan Kepercayaan

  • account_circle Sutanti Idris
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 3
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah gelombang transformasi digital, ketika kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), big data, dan otomatisasi mulai mengambil alih berbagai pekerjaan administratif, profesi akuntan kerap dipertanyakan relevansinya. Jika mesin mampu menyusun laporan keuangan dalam hitungan detik dengan tingkat akurasi yang tinggi, apakah akuntan masih dibutuhkan? Pertanyaan tersebut sesungguhnya berangkat dari pemahaman yang keliru bahwa akuntansi hanyalah aktivitas menghitung dan menyajikan angka. Padahal, esensi akuntansi tidak pernah berhenti pada angka. Akuntansi adalah tentang membangun, menjaga, dan mempertahankan kepercayaan.

Angka hanyalah bahasa. Nilainya ditentukan oleh integritas orang yang menyusunnya. Laporan keuangan yang tampak rapi, lengkap, dan sesuai standar tidak memiliki makna apabila disusun tanpa kejujuran. Sebaliknya, informasi keuangan yang disusun secara jujur menjadi fondasi bagi lahirnya keputusan ekonomi yang sehat. Karena itu, yang sesungguhnya dijual oleh profesi akuntansi bukanlah angka, melainkan kredibilitas informasi.

Pandangan tersebut bukan sekadar opini. Dalam Conceptual Framework for Financial Reporting, International Accounting Standards Board menegaskan bahwa tujuan utama pelaporan keuangan adalah menyediakan informasi yang berguna bagi investor, kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengambilan keputusan ekonomi. Agar bernilai, informasi harus memenuhi karakteristik fundamental, yaitu relevan dan merepresentasikan kondisi ekonomi secara jujur (faithful representation). Artinya, kualitas utama laporan keuangan bukan hanya ketepatan angka, tetapi kejujuran di balik angka tersebut.

Lebih dari lima dekade lalu, George Akerlof melalui artikel klasik The Market for “Lemons” menjelaskan bagaimana asimetri informasi dapat menyebabkan kegagalan pasar. Ketika satu pihak mengetahui lebih banyak daripada pihak lain, kepercayaan akan menurun dan transaksi ekonomi menjadi tidak efisien. Dalam konteks inilah akuntansi memainkan peran strategis. Laporan keuangan yang andal mengurangi kesenjangan informasi, meningkatkan transparansi, dan menciptakan kepastian bagi para pelaku ekonomi. Tanpa fungsi tersebut, pasar akan kehilangan fondasi utamanya: kepercayaan.

Sejarah dunia bisnis memberikan bukti nyata bahwa hilangnya kepercayaan jauh lebih berbahaya daripada kerugian finansial. Skandal Enron, WorldCom, dan sejumlah kasus manipulasi laporan keuangan lainnya menunjukkan bahwa perusahaan tidak runtuh semata karena gagal memperoleh keuntungan, tetapi karena memilih mengorbankan integritas demi mempertahankan citra kinerja. Ketika fakta terungkap, bukan hanya nilai perusahaan yang anjlok, tetapi juga ribuan pekerja kehilangan mata pencaharian, investor kehilangan dana, dan publik kehilangan keyakinan terhadap sistem.

Pelajaran dari berbagai skandal tersebut seharusnya menjadi pengingat bahwa akuntansi bukan sekadar instrumen administratif, melainkan bagian penting dari tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Laporan keuangan merupakan jembatan kepercayaan antara manajemen, pemegang saham, pemerintah, kreditur, dan masyarakat. Ketika jembatan itu rapuh, seluruh ekosistem ekonomi ikut terdampak.

Ironisnya, di era digital tantangan profesi akuntansi justru semakin kompleks. Perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan mampu melakukan pencatatan transaksi, rekonsiliasi, hingga analisis keuangan secara otomatis. Namun, teknologi tidak memiliki kompas moral. Mesin dapat mendeteksi anomali, tetapi tidak mampu memutuskan apakah sebuah tindakan etis atau tidak. Mesin dapat menghasilkan laporan yang cepat, tetapi tidak dapat menggantikan keberanian seorang profesional untuk menolak manipulasi atau tekanan kepentingan.

  • Penulis: Sutanti Idris

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Oleh: Budiman Salamun – (Kader PMII Cabang Ambon) Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Ambon menjadi problem mendasar yang membentuk “frame” buruk terhadap citra organisasi, mengapa demikian! karena Pelantikan PC PMII Ambon didasari oleh pengungkungan AD/ART PMII atau dengan kata lain, Pelantikan PC PMII AMBON merupakan hasil pemerkosaan Konstitusi dan Peraturan organisasi. […]

  • DPP GENINUSA Menginisiasi Diskusi Publik Reformasi Hukum Soal Tarik-Menarik RUU KUHAP 

    DPP GENINUSA Menginisiasi Diskusi Publik Reformasi Hukum Soal Tarik-Menarik RUU KUHAP 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat Gerakan SantriPreuner Nusantara (DPP GENINUSA) Melalui Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia – Biro Pendidikan dan Ekonomi Mengagendakan Diskusi Publik, Santunan Anak Yatim serta dibarengi dengan Buka Puasa Bersama yang berlokasi di Pondok Ranggi, Jakarta Pusat, 20 Maret 2025. Agenda diskusi dengan teman “RUU KUHAP: Reformasi hukum atau pelemahan pemberantasan korupsi”, dihadiri […]

  • Reformasi Polri Jalan di Tempat? Mahfud MD Akui Pesimis Implementasi

    Reformasi Polri Jalan di Tempat? Mahfud MD Akui Pesimis Implementasi

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 136
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengaku pesimis terhadap implementasi reformasi kepolisian meskipun tim reformasi yang dibentuk pemerintah telah menghasilkan rekomendasi yang dinilainya sangat baik. Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam sebuah diskusi podcast yang membahas pidato Presiden Prabowo Subianto di Gedung DPR RI. Dalam perbincangan tersebut, Mahfud menjelaskan bahwa substansi […]

  • Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

    Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Polewali Mandar— Malam itu, langit Pambusuang tampak pekat. Rinai hujan turun perlahan, seolah menyapa tanah yang basah dengan kelembutan. Usai salat Magrib, meski langit masih gelap, hujan mulai reda. Di depan Masjid At-Taqwa, panggung berukuran 4 x 4 meter ditata dengan cermat. Pengeras suara yang sejak sore terbungkus terpal dibuka, sementara beberapa ruas jalan […]

  • Sah! Ini dia Badan Usaha yang Bisa Memiliki Izin Pertambangan

    Sah! Ini dia Badan Usaha yang Bisa Memiliki Izin Pertambangan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) perubahan keempat Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) menjadi UU. Hal tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-13 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 hari ini, Selasa (18/2). Dalam Rapat Paripuurna tersebut, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Achmad Doli Kurnia Tanjung […]

  • Kampung Adalah Awal Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

    Kampung Adalah Awal Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Gorontalo, NULONDALO.com – Hingga saat ini di Provinsi Gorontalo telah ada 18 desa yang masuk dalam program kampung iklim (Proklim), belum banyak namun pemerintah daerah bertekad untuk menambahnya secara bertahap. Untuk dapat menjadi kampung Proklim ada sejumlah syarat dan yang utama adalah desa tersebut sudah melakukan aksi dan mitigasi bencana selama 2 tahun. Pekerjaan untuk […]

expand_less