Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Akuntansi Tidak Menjual Angka, Melainkan Kepercayaan

  • account_circle Sutanti Idris
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karena itu, masa depan profesi akuntansi tidak ditentukan oleh siapa yang paling cepat menguasai teknologi, melainkan oleh siapa yang paling mampu menjaga integritas. Hal ini sejalan dengan International Code of Ethics for Professional Accountants yang diterbitkan oleh IFAC melalui IESBA. Kode etik tersebut menempatkan integritas sebagai prinsip utama, diikuti objektivitas, kompetensi profesional, kerahasiaan, dan perilaku profesional. Urutan ini mengandung pesan yang sangat jelas: kompetensi tanpa integritas akan kehilangan legitimasi.

Di Indonesia, kebutuhan akan akuntansi yang berlandaskan kepercayaan semakin mendesak. Pertumbuhan ekonomi digital, meningkatnya investasi, reformasi perpajakan, hingga tuntutan transparansi pengelolaan keuangan negara dan UMKM memerlukan informasi keuangan yang tidak hanya akurat, tetapi juga dapat dipercaya. Kepercayaan menjadi modal sosial yang memperkuat daya saing bangsa. Semakin tinggi tingkat kepercayaan terhadap informasi keuangan, semakin rendah biaya pengawasan, semakin efisien aktivitas ekonomi, dan semakin besar peluang terciptanya pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sayangnya, pendidikan akuntansi masih sering berorientasi pada penguasaan teknik, standar, dan regulasi. Mahasiswa didorong untuk mahir menyusun laporan, memahami standar akuntansi, serta menguasai perpajakan dan audit. Semua itu penting, tetapi belum cukup. Dunia kerja membutuhkan lebih dari sekadar lulusan yang pandai menghitung. Dunia membutuhkan akuntan yang memahami bahwa setiap angka yang mereka sajikan akan memengaruhi keputusan investasi, keberlangsungan perusahaan, kesejahteraan karyawan, bahkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi ekonomi.

Francis Fukuyama dalam bukunya Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity menegaskan bahwa kepercayaan merupakan modal sosial yang memungkinkan masyarakat dan institusi berkembang secara produktif. Dalam dunia bisnis, akuntansi adalah salah satu mekanisme utama yang menjaga modal sosial tersebut. Tanpa kepercayaan, kontrak menjadi mahal, pengawasan semakin rumit, dan biaya transaksi meningkat. Dengan kata lain, kepercayaan bukan hanya nilai moral, tetapi juga aset ekonomi.

Pada akhirnya, profesi akuntansi tidak akan pernah kehilangan relevansinya selama manusia masih membutuhkan kepercayaan. Teknologi mungkin mampu menggantikan proses pencatatan, tetapi tidak akan pernah menggantikan integritas. Laporan keuangan dapat menggambarkan posisi keuangan sebuah organisasi, tetapi hanya karakter profesional seorang akuntan yang mampu memastikan bahwa informasi tersebut benar, jujur, dan layak dipercaya.

Sudah saatnya kita mengubah cara pandang terhadap akuntansi. Akuntansi bukan sekadar ilmu tentang debit dan kredit, bukan sekadar profesi yang menghasilkan angka, melainkan disiplin yang menjaga amanah publik. Sebab pada akhirnya, kekuatan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari besarnya laba yang dilaporkan, tetapi dari besarnya kepercayaan yang berhasil dipertahankan. Dan di sanalah letak kemuliaan profesi akuntansi: bukan pada angka yang dicatat, melainkan pada kepercayaan yang dijaga.

Penulis Founder Aoife Social

  • Penulis: Sutanti Idris

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paradoks Pendidikan Papua

    Paradoks Pendidikan Papua

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Almunauwar Bin Rusli
    • visibility 262
    • 1Komentar

    Ketika film “Pesta Babi : Kolonialisme di Zaman Kita (2026)” muncul di ruang publik, hampir segenap masyarakat sipil Indonesia terperangah dengan model pembangunan di Papua. Terlepas dari pro dan kontra, namun terlihat jelas bahwa infrastruktur pendidikan yang layak masih menjadi barang langka di tanah adat mereka. Di sisi lain, barak militer dan eskavator adalah pemandangan […]

  • Silaturahmi Kapolres Maros dan Kajari Maros Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum di Kabupaten Maros

    Silaturahmi Kapolres Maros dan Kajari Maros Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum di Kabupaten Maros

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Komitmen memperkuat sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH) terus dibangun di Kabupaten Maros. Melalui silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Polres Maros dan Kejaksaan Negeri Maros menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui […]

  • PB HMI Angkat Bicara soal Teror Kader, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi

    PB HMI Angkat Bicara soal Teror Kader, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Ketua Bidang Hukum, Pertahanan, dan Keamanan PB HMI, Muhammad Rifyan Saleh, dalam keterangannya, Senin, 30 Maret 2026, menegaskan bahwa pola ancaman yang terjadi menunjukkan adanya indikasi upaya sistematis untuk membungkam gerakan mahasiswa. “Teror terhadap kader HMI adalah bentuk nyata intimidasi terhadap kebebasan berpendapat. Ini bukan sekadar ancaman personal, melainkan ancaman terhadap ruang demokrasi itu sendiri,” […]

  • LBH PB PMII Kecam Dugaan Illegal Logging CV AEM di Sula, Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan dan Copot Kepala UPTD KPH Kepulauan Sula

    LBH PB PMII Kecam Dugaan Illegal Logging CV AEM di Sula, Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan dan Copot Kepala UPTD KPH Kepulauan Sula

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (LBH PB PMII) mengecam keras dugaan skandal illegal logging yang melibatkan CV Anugerah Empat Mandiri (AEM) di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Perusahaan tersebut diduga kuat melakukan penebangan kayu di luar koordinat izin yang telah ditentukan, yang merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kehutanan di […]

  • Jawab Kebutuhan Dunia Keuangan, Akuntansi Unusia Tawarkan Kurikulum Adaptif dan Praktis

    Jawab Kebutuhan Dunia Keuangan, Akuntansi Unusia Tawarkan Kurikulum Adaptif dan Praktis

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 367
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang keuangan, pajak, dan audit, Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) hadir sebagai pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin memiliki karier jelas, beretika, dan relevan dengan perkembangan zaman. Prodi ini menggabungkan kompetensi akademik, keterampilan praktis, serta nilai-nilai keislaman khas Nahdlatul Ulama. Kepala Program […]

  • Gelar Pengukuhan, Indonesia Menuju Pusat Ulama Dunia melalui PKUMI

    Gelar Pengukuhan, Indonesia Menuju Pusat Ulama Dunia melalui PKUMI

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) kembali mencatat sejarah penting dalam mencetak generasi ulama berwawasan global. Pada momentum penuh khidmat ini, PKUMI secara resmi mengukuhkan para kader ulama yang terdiri dari 18 mahasiswa program S3, 32 mahasiswa program S2, serta 32 mahasiswa program S2 PKUP. Para peserta berasal dari berbagai penjuru Nusantara, mencerminkan kekayaan budaya, […]

expand_less