Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Korban Laka Dibawa Mobil BPBD, Ambulans Puskesmas Cenrana Dipertanyakan: Kepala Puskesmas Klaim Tak Terima Informasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 84
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulindalo.com, MAROS — Kesiapsiagaan pelayanan kegawatdaruratan di wilayah timur Kabupaten Maros menjadi sorotan. Seorang korban kecelakaan lalu lintas di Dusun Kappang, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Senin (10/8/2026) sore, dilaporkan sempat dievakuasi menggunakan kendaraan operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros.

Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan publik. Pasalnya, Puskesmas Cenrana merupakan salah satu fasilitas kesehatan terdekat dari lokasi kecelakaan, sementara ambulans puskesmas disebut dalam kondisi stand by.

Korban diketahui bernama Sudiarto, S.Ip (51), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kecamatan Lau. Ia mengalami luka memar di bagian pinggang setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak sebuah truk.

Informasi mengenai korban yang dibawa menggunakan kendaraan BPBD kemudian memantik sorotan masyarakat. Publik mempertanyakan mengapa ambulans Puskesmas Cenrana tidak terlibat dalam proses penanganan awal, terlebih insiden tersebut merupakan kondisi yang membutuhkan respons cepat.

“Seharusnya fasilitas kesehatan terdekat menjadi salah satu pihak yang dapat memberikan respons awal ketika terjadi kondisi kegawatdaruratan. Kalau ambulans tersedia, tentu masyarakat bertanya mengapa kendaraan itu tidak digunakan,” ujar salah seorang warga.

Ambulans Stand By, Puskesmas Mengaku Tak Menerima Informasi Kecelakaan

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Puskesmas Cenrana memberikan klarifikasi kepada awak media melalui pesan WhatsApp.

Ia menegaskan, tidak digunakannya ambulans bukan karena kendaraan tersebut sedang digunakan untuk kegiatan lain maupun tidak tersedia. Menurutnya, pihak Puskesmas Cenrana tidak menerima informasi mengenai kecelakaan ketika peristiwa itu terjadi.

Korban, kata dia, saat itu langsung ditangani dan dibawa oleh keluarga yang berada bersama korban.

“Dalam proses evakuasi korban, ambulans tidak digunakan karena korban langsung dibawa oleh keluarganya yang beriringan menggunakan kendaraan pribadi dengan korban. Keluarga korban tersebut adalah anggota Polri yang bertugas di Polsek Mallawa,” jelas Kepala Puskesmas Cenrana.

Setelah itu, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Cenrana untuk mendapatkan penanganan medis.

“Keluarga korban langsung membawa ke puskesmas,” katanya.

Ia juga menegaskan ambulans Puskesmas Cenrana saat kejadian berada dalam kondisi siap digunakan.

“Ambulans tidak digunakan pada kegiatan lain dan tetap stand by di puskesmas,” tegasnya.

Setelah Ditangani, Pasien Dapat Dirujuk Sesuai Kondisi

Kepala Puskesmas Cenrana menjelaskan, setelah korban mendapatkan pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD), tindakan selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi medis pasien.

Apabila pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, pihak puskesmas akan melakukan proses rujukan ke rumah sakit sesuai pilihan keluarga, sepanjang rumah sakit tersebut berada di wilayah Kabupaten Maros.

“Setelah dilakukan pelayanan di UGD Puskesmas, jika kondisi pasien harus dirujuk, dari pihak puskesmas akan merujuk ke rumah sakit yang dipilih oleh keluarganya, di mana rumah sakit tersebut berada di wilayah Kabupaten Maros,” jelasnya.

Puskesmas Baru Mengetahui Setelah Korban Tiba

Pihak Puskesmas Cenrana kembali menegaskan bahwa tidak ada petugas maupun pihak puskesmas yang menerima informasi terkait kecelakaan tersebut saat kejadian berlangsung.

Informasi mengenai insiden itu baru diketahui setelah korban bersama keluarganya tiba di Puskesmas Cenrana.

“Tidak ada petugas maupun pihak Puskesmas Cenrana yang menerima informasi terkait kecelakaan tersebut. Informasi tersebut diketahui setelah korban dan keluarga tiba di Puskesmas Cenrana,” ungkapnya.

Klarifikasi tersebut menjawab bahwa ambulans Puskesmas Cenrana disebut tidak sedang digunakan dan tetap berada dalam kondisi stand by. Namun, kejadian ini tetap menyisakan pertanyaan penting mengenai sistem komunikasi dan koordinasi dalam penanganan kondisi darurat.

Sebab, dalam situasi kecelakaan lalu lintas, setiap menit dapat menjadi sangat penting. Ketika informasi mengenai korban tidak sampai kepada fasilitas kesehatan terdekat, maka kesiapsiagaan kendaraan dan petugas berpotensi tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Publik pun berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak terkait, khususnya dalam membangun sistem informasi dan koordinasi kegawatdaruratan yang lebih cepat dan terintegrasi.

Jangan sampai ambulans tersedia dan siap digunakan, tetapi informasi mengenai warga yang membutuhkan pertolongan justru tidak pernah sampai kepada pihak yang seharusnya dapat memberikan respons medis.

Dalam kondisi darurat, kecepatan informasi dan respons bukan sekadar soal prosedur, melainkan menyangkut keselamatan nyawa. Kemanusiaan harus tetap menjadi panglima.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappeda Gorontalo Gelar FGD Bahas Strategi Penanggulangan Anak Putus Sekolah karena Faktor Ekonomi

    Bappeda Gorontalo Gelar FGD Bahas Strategi Penanggulangan Anak Putus Sekolah karena Faktor Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Strategi Penanggulangan Anak Putus Sekolah SMP karena Faktor Ekonomi Keluarga di Provinsi Gorontalo”. Kegiatan ini berlangsung di kantor Bappeda Provinsi Gorontalo dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan, senin (27 Oktober 2025). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris […]

  • Tauhid dalam gangguan Kapitalisme: Mengapa Iran Selalu bikin imperium Global Gatal?

    Tauhid dalam gangguan Kapitalisme: Mengapa Iran Selalu bikin imperium Global Gatal?

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Tauhid sering kita bayangkan sebagai urusan langit: satu Tuhan, selesai. Padahal dalam sejarah, Tauhid justru harus berbuah sebagai sikap sosial di bumi, sikap menolak tunduk pada apa pun selain Tuhan. Begitu kalimat lā ilāha illā Allāh diucapkan dengan sungguh-sungguh, seharusnya runtuh pula semua klaim ketuhanan palsu: raja, pasar, modal, dan imperium. Berguru pada Tauhid ala […]

  • Korban Masih Dirawat Intensif, PAC Maros Baru Desak Keadilan

    Korban Masih Dirawat Intensif, PAC Maros Baru Desak Keadilan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — Bentuk kepedulian terhadap dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian terus mengalir. Kali ini, Pengurus Anak Cabang (PAC) Maros Baru turun langsung menjenguk korban yang masih menjalani perawatan medis akibat insiden yang terjadi pada malam pergantian Tahun Baru. Ketua PAC Maros Baru bersama rombongan mendatangi Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, tepatnya […]

  • Pemprov Gorontalo Berikan Diskon Tiket Nataru, Angkutan Udara Turun hingga 13 Persen

    Pemprov Gorontalo Berikan Diskon Tiket Nataru, Angkutan Udara Turun hingga 13 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan keringanan biaya perjalanan bagi masyarakat yang akan melakukan mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, usai memimpin apel gelar pasukan sekaligus pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara periode Nataru di Bandara Djalaludin Gorontalo, Kamis (18/12/2025). Idah menjelaskan, pemerintah telah […]

  • Festival JAGAT 2026: Belajar Ekologi Lewat Permainan, dari Pesantren untuk Bumi

    Festival JAGAT 2026: Belajar Ekologi Lewat Permainan, dari Pesantren untuk Bumi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, JOMBANG — Krisis ekologi di Indonesia semakin menuntut hadirnya kesadaran lingkungan yang tidak hanya berhenti pada kampanye dan slogan. Pendidikan ekologis perlu dikemas dengan pendekatan yang dekat, praktis, dan menyenangkan, terutama ketika menyasar anak-anak, remaja, santri, hingga masyarakat luas. Semangat itulah yang dibawa dalam rangkaian Festival JAGAT (Jejaring Agama untuk Gerakan Alam dan Toleransi) […]

  • Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    (catatan reflektif untuk gagasan penulisan ulang sejarah Indonesia) Sejarah, pada hakikatnya, tidak pernah beku. Ia adalah aliran waktu yang terus bergerak, terus diinterpretasi ulang. Gagasan untuk menulis ulang sejarah, dalam kondisi tertentu, bukanlah hal yang tabu—bahkan sebaliknya, bisa menjadi langkah penting untuk menyembuhkan luka kolektif, membetulkan narasi yang timpang, dan membuka ruang bagi suara-suara yang […]

expand_less