Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Korban Laka Dibawa Mobil BPBD, Ambulans Puskesmas Cenrana Dipertanyakan: Kepala Puskesmas Klaim Tak Terima Informasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 83
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulindalo.com, MAROS — Kesiapsiagaan pelayanan kegawatdaruratan di wilayah timur Kabupaten Maros menjadi sorotan. Seorang korban kecelakaan lalu lintas di Dusun Kappang, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Senin (10/8/2026) sore, dilaporkan sempat dievakuasi menggunakan kendaraan operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros.

Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan publik. Pasalnya, Puskesmas Cenrana merupakan salah satu fasilitas kesehatan terdekat dari lokasi kecelakaan, sementara ambulans puskesmas disebut dalam kondisi stand by.

Korban diketahui bernama Sudiarto, S.Ip (51), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kecamatan Lau. Ia mengalami luka memar di bagian pinggang setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak sebuah truk.

Informasi mengenai korban yang dibawa menggunakan kendaraan BPBD kemudian memantik sorotan masyarakat. Publik mempertanyakan mengapa ambulans Puskesmas Cenrana tidak terlibat dalam proses penanganan awal, terlebih insiden tersebut merupakan kondisi yang membutuhkan respons cepat.

“Seharusnya fasilitas kesehatan terdekat menjadi salah satu pihak yang dapat memberikan respons awal ketika terjadi kondisi kegawatdaruratan. Kalau ambulans tersedia, tentu masyarakat bertanya mengapa kendaraan itu tidak digunakan,” ujar salah seorang warga.

Ambulans Stand By, Puskesmas Mengaku Tak Menerima Informasi Kecelakaan

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Puskesmas Cenrana memberikan klarifikasi kepada awak media melalui pesan WhatsApp.

Ia menegaskan, tidak digunakannya ambulans bukan karena kendaraan tersebut sedang digunakan untuk kegiatan lain maupun tidak tersedia. Menurutnya, pihak Puskesmas Cenrana tidak menerima informasi mengenai kecelakaan ketika peristiwa itu terjadi.

Korban, kata dia, saat itu langsung ditangani dan dibawa oleh keluarga yang berada bersama korban.

“Dalam proses evakuasi korban, ambulans tidak digunakan karena korban langsung dibawa oleh keluarganya yang beriringan menggunakan kendaraan pribadi dengan korban. Keluarga korban tersebut adalah anggota Polri yang bertugas di Polsek Mallawa,” jelas Kepala Puskesmas Cenrana.

Setelah itu, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Cenrana untuk mendapatkan penanganan medis.

“Keluarga korban langsung membawa ke puskesmas,” katanya.

Ia juga menegaskan ambulans Puskesmas Cenrana saat kejadian berada dalam kondisi siap digunakan.

“Ambulans tidak digunakan pada kegiatan lain dan tetap stand by di puskesmas,” tegasnya.

Setelah Ditangani, Pasien Dapat Dirujuk Sesuai Kondisi

Kepala Puskesmas Cenrana menjelaskan, setelah korban mendapatkan pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD), tindakan selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi medis pasien.

Apabila pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, pihak puskesmas akan melakukan proses rujukan ke rumah sakit sesuai pilihan keluarga, sepanjang rumah sakit tersebut berada di wilayah Kabupaten Maros.

“Setelah dilakukan pelayanan di UGD Puskesmas, jika kondisi pasien harus dirujuk, dari pihak puskesmas akan merujuk ke rumah sakit yang dipilih oleh keluarganya, di mana rumah sakit tersebut berada di wilayah Kabupaten Maros,” jelasnya.

Puskesmas Baru Mengetahui Setelah Korban Tiba

Pihak Puskesmas Cenrana kembali menegaskan bahwa tidak ada petugas maupun pihak puskesmas yang menerima informasi terkait kecelakaan tersebut saat kejadian berlangsung.

Informasi mengenai insiden itu baru diketahui setelah korban bersama keluarganya tiba di Puskesmas Cenrana.

“Tidak ada petugas maupun pihak Puskesmas Cenrana yang menerima informasi terkait kecelakaan tersebut. Informasi tersebut diketahui setelah korban dan keluarga tiba di Puskesmas Cenrana,” ungkapnya.

Klarifikasi tersebut menjawab bahwa ambulans Puskesmas Cenrana disebut tidak sedang digunakan dan tetap berada dalam kondisi stand by. Namun, kejadian ini tetap menyisakan pertanyaan penting mengenai sistem komunikasi dan koordinasi dalam penanganan kondisi darurat.

Sebab, dalam situasi kecelakaan lalu lintas, setiap menit dapat menjadi sangat penting. Ketika informasi mengenai korban tidak sampai kepada fasilitas kesehatan terdekat, maka kesiapsiagaan kendaraan dan petugas berpotensi tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Publik pun berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak terkait, khususnya dalam membangun sistem informasi dan koordinasi kegawatdaruratan yang lebih cepat dan terintegrasi.

Jangan sampai ambulans tersedia dan siap digunakan, tetapi informasi mengenai warga yang membutuhkan pertolongan justru tidak pernah sampai kepada pihak yang seharusnya dapat memberikan respons medis.

Dalam kondisi darurat, kecepatan informasi dan respons bukan sekadar soal prosedur, melainkan menyangkut keselamatan nyawa. Kemanusiaan harus tetap menjadi panglima.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Post Stoicism: Antara Dikotomi Kendali dan Empati

    Post Stoicism: Antara Dikotomi Kendali dan Empati

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Ada satu hal yang terus bergaung dalam kepala saya belakangan ini: bahwa hidup ini, pada akhirnya, hanyalah sebuah permainan antara apa yang bisa kita kendalikan dan apa yang tidak. Saya menemukannya pertama kali dalam ajaran Stoikisme—tepatnya dalam gagasan dichotomy of control. Tapi kemudian, saya merasa ada sesuatu yang kurang. Ada lubang kecil dalam kebijaksanaan besar ini, […]

  • Tarawih Tanpa Manipulasi

    Tarawih Tanpa Manipulasi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan fenomena tahunan yang menarik untuk diamati dengan kacamata akuntansi: masjid penuh, saf rapat, parkir meluber, dan sandal kadang tertukar sebuah metafora kecil tentang risiko pengendalian internal. Namun yang paling menarik adalah tarawih: ibadah malam yang khusyuk, sekaligus ladang potensial “manipulasi spiritual”. Dalam dunia akuntansi, manipulasi bisa terjadi ketika laporan keuangan disusun bukan […]

  • Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Hafiz Aqmal Djibran, S.Ikom
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Jika Aceh dikenal dengan “Serambi Mekkah”, maka Gorontalo dikenal dengan “Serambi Madinah”. Julukan tersebut sudah lama dikenal khususnya bagi masyarakat Gorontalo, termasuk penulis. Barangkali telah menjadi identitas daerah Gorontalo yang bisa diketahui oleh banyak orang. Tentunya julukan ini tidak serta merta turun dari langit dan dipersembahkan untuk daerah Gorontalo. Jika digali dari sejarah lokal dan […]

  • Indonesia Gabung Board of Peace Gaza, Pemerintah Klaim Demi Kemanusiaan, MUI Minta Prabowo Tarik Diri

    Indonesia Gabung Board of Peace Gaza, Pemerintah Klaim Demi Kemanusiaan, MUI Minta Prabowo Tarik Diri

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 254
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Indonesia resmi menyatakan bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan tersebut menuai sorotan tajam, terutama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menilai langkah itu tidak berpihak pada perjuangan kemerdekaan Palestina. Penandatanganan piagam keanggotaan Board of Peace dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo […]

  • Sah! Ini dia Badan Usaha yang Bisa Memiliki Izin Pertambangan

    Sah! Ini dia Badan Usaha yang Bisa Memiliki Izin Pertambangan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) perubahan keempat Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) menjadi UU. Hal tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-13 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 hari ini, Selasa (18/2). Dalam Rapat Paripuurna tersebut, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Achmad Doli Kurnia Tanjung […]

  • Empat Desa di Molalahu Mulolo Merajut Ingatan Bersama di Tengah Isu Lingkungan

    Empat Desa di Molalahu Mulolo Merajut Ingatan Bersama di Tengah Isu Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 395
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Gorontalo – Komunitas Molalahu Mulolo yang digagas oleh mantan aktivis tahun 2000 menggelar pertemuan bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, akademisi, dan generasi muda di Aula Kantor Desa Molalahu, Kabupaten Gorontalo, Kamis, 2 Juli 2026. Pertemuan yang dihadiri sekitar 30 tokoh dari empat desa, yakni Molalahu, Molamahu, Toyidito, dan Ayumolingo, ini menjadi ruang konsolidasi bersama […]

expand_less