Breaking News
dark_mode
Trending Tags

DPR Ajak Generasi Muda Kawal Kebijakan Lingkungan

  • account_circle Abdul Fajar
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 39
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUNINGAN, NULONDALO.COM – Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, mendorong generasi muda untuk berperan aktif mengawal kebijakan pemerintah di bidang lingkungan hidup. Keterlibatan pelajar dinilai penting untuk memastikan persoalan lingkungan menjadi perhatian dalam arah pembangunan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Rokhmat saat menghadiri kegiatan Edu Day: Literasi Parlemen Perpustakaan DPR RI di SMA Negeri 3 Kuningan, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Generasi Muda Peduli Lingkungan, Parlemen Mengawal Masa Depan Berkelanjutan tersebut menjadi ruang edukasi dan dialog antara parlemen dengan kalangan pelajar untuk memperkenalkan fungsi serta peran DPR RI.

Rokhmat mengapresiasi berbagai prestasi yang telah diraih SMA Negeri 3 Kuningan, mulai dari bidang olimpiade, lingkungan hidup, hingga pencak silat.

Menurutnya, sekolah yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan merupakan ruang strategis untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya mengawal kebijakan pemerintah.

“Apalagi ini SMA yang unggulan di bidang lingkungan hidup. Kami punya kepentingan di sini agar bagaimana generasi muda ini mengawal kebijakan pemerintah di bidang lingkungan. Kami juga menerima masukan-masukan yang sangat penting dan sangat berharga,” ujar Rokhmat.

Suhu Indonesia Terus Menjadi Perhatian

Dorongan keterlibatan generasi muda tersebut relevan dengan tantangan perubahan iklim yang semakin nyata. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan suhu rata-rata Indonesia pada 2025 mencapai 27,05 derajat Celsius.

Angka tersebut mengalami anomali sebesar 0,38 derajat Celsius dibandingkan suhu normal klimatologis periode 1991–2020 yang sebesar 26,7 derajat Celsius. Berdasarkan catatan pengamatan sejak 1981 hingga 2025, tahun 2025 menempati urutan keenam sebagai tahun terpanas di Indonesia.

Sebelumnya, 2024 bahkan mencatat anomali suhu sebesar 0,8 derajat Celsius dan menjadi tahun terpanas dalam catatan pengamatan BMKG hingga periode tersebut.

Perubahan iklim tidak hanya berkaitan dengan peningkatan suhu, tetapi juga berdampak terhadap pola curah hujan, ketersediaan air, pertanian, ketahanan pangan, dan kesehatan masyarakat.

Peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) juga mengingatkan bahwa perubahan iklim meningkatkan risiko kekeringan, banjir, tanah longsor, serta gangguan produktivitas pertanian. Kondisi tersebut membutuhkan langkah mitigasi dan adaptasi yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat.

Di tengah tantangan tersebut, Rokhmat mengungkapkan bahwa DPR RI tengah merancang Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan Iklim. Karena itu, dialog dengan generasi muda dinilainya penting untuk menghimpun aspirasi sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam penyusunan kebijakan.

“Apalagi kami juga sedang merancang Rancangan Undang-Undang Perubahan Iklim, jadi ini sangat penting sekali pertemuan ini. Luar biasa bisa turut melibatkan anak muda agar semakin kritis dalam berdemokrasi dan mengawasi kebijakan,” ungkapnya.

Pelajar Didorong Aktif Menyampaikan Aspirasi

Lebih lanjut, Rokhmat menekankan pentingnya pengenalan fungsi dan tugas parlemen kepada generasi muda sejak dini. Dengan memahami peran DPR RI, pelajar diharapkan tidak hanya mengenal lembaga legislatif, tetapi juga mampu berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi serta menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan Edu Day menjadi salah satu upaya mendekatkan parlemen kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Ruang dialog tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa pengawasan terhadap kebijakan publik bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga negara, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Plt. Kepala Sekolah SMAN 3 Kuningan, Nining Cartini, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi bagian dari budaya yang dibangun di sekolah tersebut.

Komitmen itu diwujudkan melalui penataan lingkungan sekolah yang hijau dan dipenuhi berbagai tanaman. SMAN 3 Kuningan juga menjadi salah satu sekolah percontohan dalam aspek kebersihan.

“Pembentukan karakter peduli lingkungan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar siswa tidak hanya menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga memiliki keberanian untuk menyampaikan aspirasi dan berkontribusi dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan,” ungkap Nining kepada Parlementaria.

Rokhmat turut menyampaikan apresiasi kepada SMAN 3 Kuningan, Sekretariat Jenderal DPR RI melalui Perpustakaan DPR RI, serta Bagian Humas dan Museum bersama Bagian Arsip atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap interaksi antara parlemen dan dunia pendidikan dapat terus diperkuat sehingga aspirasi generasi muda turut menjadi perhatian dalam pengawalan kebijakan publik.

Keterlibatan generasi muda diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi berkembang menjadi partisipasi nyata dalam menjaga lingkungan, mengawasi pelaksanaan kebijakan, dan mendorong pembangunan yang memperhatikan keberlanjutan ekosistem.

  • Penulis: Abdul Fajar
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Pekan Ekonomi Syariah yang digelar oleh PWNU Gorontalo menjadi ajang kolaborasi penting antara lembaga keagamaan, pelaku usaha, dan lembaga keuangan. Kegiatan yang berlangsung di kantor PWNU Gorontalo ini menghadirkan berbagai agenda edukatif, mulai dari expo UMKM, seminar investasi syariah, hingga sosialisasi sistem pembayaran digital oleh Bank Indonesia, Rabu (29/10/2025). Dalam kegiatan Sosialisasi QRIS, Bank Indonesia […]

  • Kota Ternate Raih Penghargaan Terbaik Penurunan Stunting di Maluku Utara

    Kota Ternate Raih Penghargaan Terbaik Penurunan Stunting di Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 292
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam upaya percepatan penurunan stunting. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang berlangsung di Bela Hotel Ternate, Kamis (7/5). Berdasarkan hasil penilaian pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting tingkat kabupaten/kota di Maluku Utara, Ternate […]

  • DPW PKB Gorontalo Resmikan Kantor Baru, Simbol Semangat dan Marwah Partai

    DPW PKB Gorontalo Resmikan Kantor Baru, Simbol Semangat dan Marwah Partai

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo resmi memiliki kantor baru yang berlokasi di Jalan KH. Adam Zakaria, Kota Gorontalo, setelah diresmikan langsung oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, pada Selasa (12/8/2025). Ketua DPW PKB Gorontalo, Muhammad Dzikyan atau yang akrab disapa Gus Yayan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Nihayah […]

  • Satu Tubuh, Banyak Identitas

    Satu Tubuh, Banyak Identitas

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Tubuh yang sama, tetapi identitasnya beraneka-ragam. Identitas tidak pernah tunggal atau statis; ia muncul dan berubah karena interaksi dengan lingkungan, pengalaman, dan relasi sosial. Setiap bagian diri lahir dari pertemuan antara harapan, tanggung jawab, dan kenyataan yang selalu bergerak. Perpecahan identitas bukan kelemahan, melainkan kondisi yang memungkinkan refleksi, adaptasi, dan tindakan yang relevan di berbagai […]

  • Gerar Raditya Juara 1 O2SN Pencak Silat Tingkat Provinsi, Siap Wakili Gorontalo ke Nasional

    Gerar Raditya Juara 1 O2SN Pencak Silat Tingkat Provinsi, Siap Wakili Gorontalo ke Nasional

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Fitri Nur'aini
    • visibility 308
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Gorontalo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Kabupaten Gorontalo. Gerar Raditya, siswa SMK Negeri 1 Mootilango sekaligus atlet Perguruan IKSPI Kera Sakti Cabang Boalemo, berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Cabang Pencak Silat Putra Tingkat Provinsi Gorontalo, Kamis (9/7/2026). Atas capaian tersebut, Gerar dipastikan akan mewakili Provinsi Gorontalo pada ajang […]

  • Pengangguran, Ketimpangan, dan Ruang Hidup yang Kian Menyempit

    Pengangguran, Ketimpangan, dan Ruang Hidup yang Kian Menyempit

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Pengangguran agaknya dijadikan media Reproduksi Ketimpangan, alih alih fokus pada Transformasi yang menyentuh Struktur. Belakangan ini, pembicaraan soal pengangguran kembali ramai. Ada yang menyebut anak muda sekarang terlalu pemilih, terlalu banyak gengsi, atau tidak tahan proses. Di sisi lain, generasi muda merasa hidup mereka memang sedang tidak baik-baik saja: biaya hidup naik, lapangan kerja makin […]

expand_less