Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kapolres Boalemo Hadiri MAKESTA IPNU-IPPNU, Tekankan Pentingnya Bersyukur dan Mengharap Rida Allah SWT

  • account_circle Fitri Nur'aini
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 69
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BOALEMO, NULONDALO.COM – Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, S.I.K., menghadiri kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) yang diselenggarakan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Boalemo, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Darul Madinah, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara kepolisian, pesantren, dan organisasi pelajar Nahdlatul Ulama.

Dalam sambutannya, AKBP Firman Taufik mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menanamkan rasa syukur dalam setiap keadaan dan menjalani kehidupan dengan penuh keikhlasan.

Menurutnya, rasa syukur merupakan bagian penting dalam kehidupan karena menjadi wujud kesadaran manusia untuk senantiasa mengingat Allah SWT serta mengharapkan rida-Nya dalam setiap langkah pengabdian.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi para kader IPNU dan IPPNU bahwa proses berorganisasi tidak hanya berorientasi pada pengembangan intelektual, kepemimpinan, dan solidaritas, tetapi juga harus diimbangi dengan pembentukan karakter, akhlak, serta nilai-nilai spiritual.

Kehadiran Kapolres Boalemo dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan upaya kepolisian membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda.

Peran Polri tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mencakup upaya membangun hubungan sosial melalui keterlibatan dalam kegiatan pendidikan, keagamaan, dan kemasyarakatan.

Sementara itu, MAKESTA merupakan tahapan awal pengkaderan formal IPNU dan IPPNU. Kegiatan ini bertujuan membentuk pelajar Nahdlatul Ulama yang memahami organisasi, memiliki wawasan kebangsaan, menghayati nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah, serta mempunyai tanggung jawab sosial.

Melalui kegiatan tersebut, PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Boalemo berharap dapat melahirkan kader pelajar yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat, menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat persatuan, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Sinergi antara kepolisian, pesantren, organisasi pelajar, dan masyarakat diharapkan terus terbangun guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.

  • Penulis: Fitri Nur'aini
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekjen Kemenag Dorong Pesantren Ambil Peran di Ruang Publik

    Sekjen Kemenag Dorong Pesantren Ambil Peran di Ruang Publik

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Pesantren tidak boleh berjalan di ruang hampa. Tradisi keilmuan yang kaya dan mendalam harus terus berdialog dengan realitas sosial yang dihadapi masyarakat. Pesan inilah yang ditekankan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, saat membuka Evaluasi Program Direktorat Pesantren Tahun 2025 di Tangerang Selatan, dikutip dari laman kemenag.go.id (15/12/2025). Di hadapan para pengelola dan pemangku […]

  • Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Sejumlah Barang Bukti dalam Penindakan PETI di Desa Teratai

    Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Sejumlah Barang Bukti dalam Penindakan PETI di Desa Teratai

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 218
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polres Pohuwato kembali melakukan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Kamis (11/6/2026). Operasi penertiban tersebut dipimpin langsung Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polres Pohuwato, Kapolsek Marisa, serta personel gabungan. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit […]

  • DPP Geninusa Gelar Buka Puasa Bersama, Pembina Febrina Tekankan Pentingnya Nalar Kritis Generasi Muda

    DPP Geninusa Gelar Buka Puasa Bersama, Pembina Febrina Tekankan Pentingnya Nalar Kritis Generasi Muda

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Nulondalo – Dewan Pengurus Pusat Gerakan Santripreneur Nusantara (DPP GENINUSA), menggelar buka puasa bersama dan berbagi takjil dengan ibu Febrina sebagai salah satu dewan pembina Geninusa di kediamannya, Jakarta Selatan, Jum’at 07 Maret 2025. Sebagai salah satu dewan pembina Geninusa, ibu Febrina juga memberikan pesan sebagai dorongan kepada pengurus DPP Geninusa. Harapannya geninusa harus tetap […]

  • Pena, Buku, dan Nyawa yang Hilang: Catatan untuk Tragedi Ngada

    Pena, Buku, dan Nyawa yang Hilang: Catatan untuk Tragedi Ngada

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle -
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Kasus tragis di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, pada penghujung Januari 2026, ketika seorang siswa SD berusia 10 tahun berinisial YBS diduga mengakhiri hidupnya karena keluarganya tak mampu membeli buku dan pena, adalah tamparan keras bagi nurani bangsa. Membaca berita tentang seorang anak kecil yang memilih “pergi” selamanya hanya karena selembar buku dan sebatang pena […]

  • UU Pemilu Digugat Lagi, Ambang Batas Parlemen Dinilai Inkonsitusional

    UU Pemilu Digugat Lagi, Ambang Batas Parlemen Dinilai Inkonsitusional

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 353
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, gugatan diarahkan pada ketentuan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang dinilai berpotensi inkonstitusional dan mencederai prinsip kedaulatan rakyat. Permohonan pengujian materiil diajukan oleh Koalisi Kawal Pemilu dan Demokrasi Indonesia yang diwakili Miftahol Arifin selaku Ketua […]

  • Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Hafiz Aqmal Djibran, S.Ikom
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jika Aceh dikenal dengan “Serambi Mekkah”, maka Gorontalo dikenal dengan “Serambi Madinah”. Julukan tersebut sudah lama dikenal khususnya bagi masyarakat Gorontalo, termasuk penulis. Barangkali telah menjadi identitas daerah Gorontalo yang bisa diketahui oleh banyak orang. Tentunya julukan ini tidak serta merta turun dari langit dan dipersembahkan untuk daerah Gorontalo. Jika digali dari sejarah lokal dan […]

expand_less