Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Abu Lubabah, Kisah Pengkhianatan dan Pertobatan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #10)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 414
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun setelah keluar dari pertemuan itu, Abu Lubabah merasa bersalah karena Ia telah membocorkan hasil rapat kepada musuh. Ia menyesal. Ia tidak kembali ke rumah, melainkan menuju Masjid Nabawi dan mengikat dirinya pada salah satu tiang. Ia menyatakan tidak akan melepaskan diri sampai Allah menerima tobatnya. Selama beberapa hari ia tetap dalam keadaan terikat. Istrinya datang untuk membukanya ketika waktu shalat dan mengikatnya kembali setelah selesai.

Ketika Nabi mengetahui tindakan tersebut, riwayat menyebut bahwa beliau bersabda: seandainya Abu Lubabah datang langsung meminta ampun, beliau akan memohonkan ampun untuknya. Namun karena ia memilih menyerahkan urusannya kepada Allah dengan cara mengikat diri dan menunggu keputusan ilahi, perkara itu dibiarkan hingga turun ketentuan dari Allah. Tidak terdapat riwayat tentang hukuman tambahan atau teguran publik dari Nabi pada tahap itu.

Beberapa hari kemudian, kabar diterimanya tobat Abu Lubabah disampaikan. Setelah itu ia dilepaskan dari ikatannya. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa ia ingin menyedekahkan seluruh hartanya sebagai bentuk penebusan, tetapi Nabi menyarankan agar ia menyedekahkan sebagian saja.

Riwayat tentang Abu Lubabah kemudian lebih banyak dikenang sebagai episode tentang pelanggaran amanah dan pertobatan terbuka di ruang publik komunitas Madinah. Dalam narasi sejarah Islam klasik, peristiwa ini menempatkan dirinya sebagai figur yang mengalami kesalahan dalam situasi genting, mengakuinya secara terbuka, dan menjalani proses penyesalan hingga dinyatakan diterima kembali dalam komunitas.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Naik ke Penyidikan, Publik Desak Segera Tetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Naik ke Penyidikan, Publik Desak Segera Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Keputusan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros menaikkan status perkara dugaan tindakan represif oknum anggotanya dari tahap penyelidikan ke penyidikan menuai sorotan tajam dari publik. Meski langkah ini diklaim sebagai bentuk keseriusan institusi, hingga kini belum adanya penetapan tersangka justru memicu kekhawatiran akan adanya upaya perlindungan terhadap pelaku serta pengabaian prinsip Hak […]

  • Ilusi Kesejahteraan di Daerah: Mengapa Dana Transfer Daerah Belum Menyentuh Akar Masalah?

    Ilusi Kesejahteraan di Daerah: Mengapa Dana Transfer Daerah Belum Menyentuh Akar Masalah?

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Thahira Azzahra
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Selain itu, tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) menambah kompleksitas permasalahan. Dana dalam jumlah besar justru mengendap tanpa pemanfaatan optimal, sementara kebutuhan masyarakat di lapangan masih sangat mendesak. Situasi ini menunjukkan adanya kelemahan dalam perencanaan serta pelaksanaan anggaran. Pemerintah daerah tampak lebih aktif dalam mengajukan tambahan dana dibandingkan memastikan implementasi program berjalan efektif. Di sisi […]

  • Pesawat ATR 42 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian

    Pesawat ATR 42 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Lakukan Pencarian

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menerima laporan hilangnya kontak (loss contact) pesawat udara jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Pesawat dengan registrasi PK-THT tersebut dioperasikan oleh IAT selaku pemegang AOC 034, dan sedang melakukan penerbangan dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta (JOG) […]

  • Tantangan Pemerintahan dalam Mengatasi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

    Tantangan Pemerintahan dalam Mengatasi Ketimpangan Sosial dan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Yenti Sofia Marlita
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Di sisi lain, upaya digitalisasi layanan publik yang tengah dikembangkan pemerintah merupakan langkah maju dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Pemanfaatan teknologi dapat membantu meminimalkan kesalahan dalam pendataan serta mengurangi peluang terjadinya otoritas. Meskipun demikian, penerapan digitalisasi juga menghadapi berbagai kendala, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses teknologi dan rendahnya tingkat literasimayamasyarakat. Oleh karena […]

  • Jelang Nataru 2025, PJ Kades Majannang Imbau Warga Patuhi Edaran Bupati Maros

    Jelang Nataru 2025, PJ Kades Majannang Imbau Warga Patuhi Edaran Bupati Maros

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, kesiapsiagaan dan pengamanan oleh berbagai instansi serta institusi terus ditingkatkan guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Bupati Maros terkait pengamanan dan ketertiban selama momentum Nataru. Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Penjabat (PJ) Kepala Desa Majannang, Syamsir, secara tegas mengimbau […]

  • Jelang Ramadan, Pemuda Desa Buti Gotong Royong Bangun Pagar Masjid Al-Ikhlas Secara Swadaya photo_camera 2

    Jelang Ramadan, Pemuda Desa Buti Gotong Royong Bangun Pagar Masjid Al-Ikhlas Secara Swadaya

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 345
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di bawah cahaya lampu seadanya, sekelompok pemuda di Desa Buti, Kecamatan Mananggu masih bertahan di halaman Masjid Al-Ikhlas. Mereka mengayunkan sekop, mendorong gerobak, dan merapikan tumpukan batu yang perlahan disusun menjadi pagar masjid. Tak ada aba-aba resmi, tak pula jadwal ketat. Usai menyelesaikan aktivitas masing-masing, mereka datang satu per satu, lalu bekerja bersama. […]

expand_less