Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Abu Lubabah, Kisah Pengkhianatan dan Pertobatan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #10)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 370
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun setelah keluar dari pertemuan itu, Abu Lubabah merasa bersalah karena Ia telah membocorkan hasil rapat kepada musuh. Ia menyesal. Ia tidak kembali ke rumah, melainkan menuju Masjid Nabawi dan mengikat dirinya pada salah satu tiang. Ia menyatakan tidak akan melepaskan diri sampai Allah menerima tobatnya. Selama beberapa hari ia tetap dalam keadaan terikat. Istrinya datang untuk membukanya ketika waktu shalat dan mengikatnya kembali setelah selesai.

Ketika Nabi mengetahui tindakan tersebut, riwayat menyebut bahwa beliau bersabda: seandainya Abu Lubabah datang langsung meminta ampun, beliau akan memohonkan ampun untuknya. Namun karena ia memilih menyerahkan urusannya kepada Allah dengan cara mengikat diri dan menunggu keputusan ilahi, perkara itu dibiarkan hingga turun ketentuan dari Allah. Tidak terdapat riwayat tentang hukuman tambahan atau teguran publik dari Nabi pada tahap itu.

Beberapa hari kemudian, kabar diterimanya tobat Abu Lubabah disampaikan. Setelah itu ia dilepaskan dari ikatannya. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa ia ingin menyedekahkan seluruh hartanya sebagai bentuk penebusan, tetapi Nabi menyarankan agar ia menyedekahkan sebagian saja.

Riwayat tentang Abu Lubabah kemudian lebih banyak dikenang sebagai episode tentang pelanggaran amanah dan pertobatan terbuka di ruang publik komunitas Madinah. Dalam narasi sejarah Islam klasik, peristiwa ini menempatkan dirinya sebagai figur yang mengalami kesalahan dalam situasi genting, mengakuinya secara terbuka, dan menjalani proses penyesalan hingga dinyatakan diterima kembali dalam komunitas.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koalisi Desak Presiden Hentikan Proyek Jalan 135 Km di Merauke, Diduga Langgar AMDAL dan HAM

    Koalisi Desak Presiden Hentikan Proyek Jalan 135 Km di Merauke, Diduga Langgar AMDAL dan HAM

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Selain itu, proyek tersebut juga dinilai belum mengantongi perizinan berusaha sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Koalisi menilai kondisi ini berpotensi masuk dalam kategori tindak pidana lingkungan hidup. Di sisi lain, pembangunan jalan tersebut telah memicu penolakan dari masyarakat adat. Pada 5 Maret 2026, lima perwakilan marga dari masyarakat adat […]

  • Bareskrim Polri Ungkap Puluhan Ribu Kasus Narkoba, Sita 590 Ton Sepanjang 2025

    Bareskrim Polri Ungkap Puluhan Ribu Kasus Narkoba, Sita 590 Ton Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mencatat capaian luar biasa sepanjang tahun 2025 dengan 48.592 kasus narkoba berhasil diungkap hingga 11 Desember 2025. Hal ini diungkapkan oleh Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Syahardiantono, dalam rilis akhir tahun di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025). “Sepanjang tahun ini, total 64.055 orang diamankan terkait kasus narkoba,” […]

  • Menjejaki Kiprah Sang Menteri, di Tengah Moralitas Zaman yang Semakin Tergerus

    Menjejaki Kiprah Sang Menteri, di Tengah Moralitas Zaman yang Semakin Tergerus

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Andi Dzulfahmi Hamzah
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Niat Tulus, Visi, dan Kita yang Sering Kali Keliru dalam Memahami Gagasan Nasaruddin Umar selalu tampak asing pada pandangan pertama, tetapi seringkali dunia berpihak dan membenarkannya. Sekurang-kurangnya, ada 4 visi besar yang terus menerus digaungkan oleh beliau semenjak menjadi Menteri Agama: 1) Moderasi dan Kerukunan Ummat Beragama, 2) Kurikulum Berbasis Cinta, 3) Ekotelogi, 4) Pemberdayaan […]

  • Ukhuwah Dimulai dari Dalam: Sindiran Gus Mus dan Cermin bagi NU Hari Ini

    Ukhuwah Dimulai dari Dalam: Sindiran Gus Mus dan Cermin bagi NU Hari Ini

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 160
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Salah satu pesan mendalam yang pernah disampaikan KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) kembali relevan untuk direnungkan hari ini. Dengan gaya khasnya yang lembut, puitis, namun tajam, Gus Mus mengingatkan bahwa ukhuwah tidak bisa dibangun dengan teriakan, melainkan dengan keteladanan dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu sederhana, tetapi menggelitik: bagaimana mungkin […]

  • Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Hilal

    Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, Pemerintah Masih Menunggu Hilal

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Muhammadiyah Tetapkan Lebih Awal Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan jauh sebelum akhir Ramadan sebagai bagian dari sistem penetapan kalender yang telah lama digunakan organisasi tersebut. Penetapan tersebut didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal, yakni perhitungan astronomi yang menentukan awal bulan baru […]

  • Tenggeyamo, Sidang Isbat ala Gorontalo menentukan Awal Ramadan dan 1 Syawal

    Tenggeyamo, Sidang Isbat ala Gorontalo menentukan Awal Ramadan dan 1 Syawal

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Tradisi Tenggeyamo diketahui ada sejak zaman kesultanan Gorontalo dan hingga kini masih digelar setiap tahun. Sebelum penetapan, biasanya agenda diawali dengan ceramah tentang asal-muasal bulan Ramadan sambil menunggu hasil sidang isbat dari pemerintah dalam menentukan awal Ramadan dan 1 Syawal. Gelaran Tanggeyamo biasanya dilakukan di rumah adat atau di rumah dinas kepala daerah di Gorontalo. […]

expand_less