Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bappeda Dorong Rekomendasi Tegas Dalam Pengelolaan Tambang Mineral Bukan Logam

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Seminar Akhir Kajian Pengelolaan Tambang Mineral Bukan Logam dan Dampaknya terhadap Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi, Selasa (25/11/2025)  bertempat di Naffil Cafe dan Resto.

Kegiatan ini menghadirkan tim peneliti yang terdiri atas Dr. Raghel Yunginger, M.Si, Dr. Ir. Sri Sutarni Arifin, S.Hut., M.Si, Ivana Butolo, SE., MP, Ayub Pratama Aris, ST., MT, serta Reskiawan Tantawi, SE., MM. Tim ini melakukan kajian mendalam terhadap kondisi tambang mineral bukan logam, khususnya di kawasan Batubarani, sekaligus memetakan potensi dampaknya terhadap ekosistem lingkungan, sektor pariwisata, dan aspek sosial ekonomi masyarakat sekitar.

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin A. Katili, dalam penyampainnya menegaskan pentingnya hasil kajian tersebut sebagai dasar bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan perizinan dan pengawasan tambang. Ia mengingatkan bahwa meskipun tambang non logam terlihat sederhana, dampaknya dapat menjadi sangat serius apabila tidak dikelola dan diantisipasi sejak awal.

“Tambang non logam ini kelihatannya masalah kecil, tetapi kalau tidak dilakukan antisipasi dengan baik, dampaknya bisa sangat serius. Apalagi studi kasusnya berada di Batubarani yang juga berpengaruh pada keseimbangan ekosistem dan wilayah wisata kita,” ujarnya.

Ia juga mendorong para peneliti untuk memberikan rekomendasi yang lebih berani dan tegas, terutama menyangkut dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan.

“Kalau dampak ekonominya kecil dan kerusakan lingkungannya lebih besar, maka sampaikan rekomendasi tegas kepada kami. Itu sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan oleh Dinas PTSP, ESDM, dan Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Wahyudin menekankan bahwa hasil kajian hendaknya dilengkapi dengan rekomendasi yang dapat segera dilaksanakan, tidak selalu dalam bentuk program beranggaran, tetapi juga perbaikan prosedur perizinan dan mekanisme pengendalian lingkungan. Ia mencontohkan langkah antisipatif seperti pembangunan cekdam untuk mencegah sedimentasi atau kewajiban perusahaan tambang menjalankan program pengendalian lingkungan.

“Rekomendasi seperti pembuatan cekdam atau kewajiban perusahaan melakukan pengendalian lingkungan sangat penting agar beban antisipasi tidak jatuh kepada masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Wahyudin berharap kajian tersebut dapat menjadi awal dari penelitian lanjutan yang lebih luas, termasuk pemetaan potensi tambang mineral bukan logam di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

“Ke depan kita perlu memperluas wilayah kajian untuk memetakan lokasi-lokasi potensi tambang non logam. Kami berharap ada dua atau tiga rekomendasi inti yang bisa segera kami implementasikan, terutama pada aspek perizinan dan pengendalian dampak,” tambahnya.

Seminar ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk memastikan pengelolaan tambang mineral bukan logam berjalan secara berkelanjutan, memperhatikan kelestarian lingkungan, serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Gorontalo untuk Ketahanan Pangan Nasional

    Dari Gorontalo untuk Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 68
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gorontalo kembali mendapat angin segar bagi penguatan sektor pertanian dan peternakan. Provinsi yang dikenal dengan potensi jagungnya ini resmi masuk dalam 13 provinsi tahap pertama pelaksanaan program hilirisasi ayam terintegrasi nasional. Program strategis ini menjadi harapan baru bagi kemandirian pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kabar tersebut disampaikan Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Hendra […]

  • Deretan Bencana Awal Januari: Banjir Rendam NTB, Korban Tewas Banjir Bandang Sitaro Bertambah Jadi 17 Orang

    Deretan Bencana Awal Januari: Banjir Rendam NTB, Korban Tewas Banjir Bandang Sitaro Bertambah Jadi 17 Orang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam periode 7 Januari 2026 hingga 8 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Berdasarkan pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, bencana yang terjadi masih didominasi oleh bencana hidrometeorologi basah, khususnya banjir. Banjir Rendam Sumbawa Barat Peristiwa banjir pertama […]

  • Warga NU Tegaskan Fiqh al-Bi’ah dan Keberpihakan pada Kaum Mustadl’afin photo_camera 10

    Warga NU Tegaskan Fiqh al-Bi’ah dan Keberpihakan pada Kaum Mustadl’afin

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di bawah rimbun pepohonan Ciganjur, Jakarta Selatan, Ahad (21/12/2025), suasana kediaman KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kembali menjadi saksi pertemuan penuh makna. Bukan sekadar forum temu warga, Musyawarah Besar Warga Nahdlatul Ulama (NU) kali ini menjelma ruang keprihatinan sekaligus harapan, tempat nilai-nilai jam’iyyah dirawat di tengah polemik PBNU. Dengan mengusung tema “Mengembalikan NU […]

  • Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Oleh: Budiman Salamun – (Kader PMII Cabang Ambon) Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Ambon menjadi problem mendasar yang membentuk “frame” buruk terhadap citra organisasi, mengapa demikian! karena Pelantikan PC PMII Ambon didasari oleh pengungkungan AD/ART PMII atau dengan kata lain, Pelantikan PC PMII AMBON merupakan hasil pemerkosaan Konstitusi dan Peraturan organisasi. […]

  • Bank Sampah hingga Ketahanan Pangan: Langkah Nyata Ecopesantren di Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah photo_camera 2

    Bank Sampah hingga Ketahanan Pangan: Langkah Nyata Ecopesantren di Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Pondok Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah tampak berbeda pada Senin (8/12/2025) sore itu. Bukan hanya lantunan kajian kitab yang terdengar, tetapi juga dialog hangat tentang sampah, ketahanan pangan, dan masa depan bumi. Para santri, mahasiswa, hingga perwakilan komunitas duduk bersama menyimak penjelasan tentang bagaimana pesantren dapat menjadi kekuatan besar dalam gerakan pelestarian lingkungan. […]

  • Pendidikan Kunci Utama untuk Memutus Rantai Kemiskinan

    Pendidikan Kunci Utama untuk Memutus Rantai Kemiskinan

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Akses terhadap pendidikan adalah hak mendasar dan kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Namun di Gorontalo, tantangan anak putus sekolah masih nyata. Faktor sosial-ekonomi keluarga menjadi penyebab utama anak putus sekolah. Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dari sisi pendidikan semata, tetapi juga harus menyentuh aspek kesejahteraan, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan sosial. Hal […]

expand_less