Breaking News
light_mode
Trending Tags

Goodwill Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selama sebelas bulan sebelumnya, mungkin kita terlalu sibuk mengejar laba dunia: target kerja, kenaikan jabatan, investasi, dan berbagai proyek kehidupan. Tidak ada yang salah dengan itu. Akuntansi juga tidak melarang orang mencari keuntungan.

Namun Ramadhan mengingatkan bahwa kehidupan manusia tidak hanya memiliki laporan laba rugi, tetapi juga laporan nilai kemanusiaan. Di sinilah konsep Goodwill Langit menjadi menarik. Ia tidak bisa dihitung dengan rumus Excel. Ia tidak muncul di laporan tahunan perusahaan. Ia juga tidak bisa dimanipulasi melalui rekayasa akuntansi.

Goodwill Langit muncul dari hal-hal kecil yang sering kita anggap sepele: membantu tetangga, menahan amarah, memberi makan orang yang lapar, atau sekadar membuat orang lain tersenyum.

Orang NU punya filosofi sederhana: urip iku urup—hidup itu harus memberi cahaya. Dalam bahasa akuntansi, mungkin itu berarti nilai manusia tidak diukur dari aset yang dimiliki, tetapi dari manfaat yang diberikan. Dan Ramadhan adalah musim terbaik untuk memperbesar nilai itu.

Sebab dalam “sistem akuntansi langit,” ada satu aturan yang sangat menarik: setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Coba bayangkan kalau aturan ini berlaku di perusahaan. Setiap rupiah yang diinvestasikan langsung dilipatgandakan puluhan kali. Pasti semua orang akan menjadi investor.

Namun Tuhan memberikan “insentif investasi” seperti ini justru pada amal kebaikan. Itulah sebabnya orang bijak tidak hanya menabung uang, tetapi juga menabung goodwill spiritual.

Karena pada akhirnya, ketika laporan hidup manusia benar-benar ditutup, mungkin yang paling bernilai bukanlah rumah, mobil, atau saldo rekening. Melainkan sesuatu yang tidak terlihat—tetapi sangat mahal di hadapan Tuhan: Goodwill Langit.

Penulis : Intelektual Muda Nahdlatul Ulama

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Tegaskan Babak Baru Kedaulatan Energi

    Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Tegaskan Babak Baru Kedaulatan Energi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN) dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, Rabu (28/1/2026), di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru dalam pengelolaan energi nasional yang lebih terarah, berdaulat, dan berkelanjutan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Harian DEN, Bahlil Lahadalia, menegaskan […]

  • Adhan Mulai Silaturahmi Maraton, Warga Diajak Pahami Program Pemerintah

    Adhan Mulai Silaturahmi Maraton, Warga Diajak Pahami Program Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Adhan juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan, terlebih di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang dihadapi pemerintah daerah. “Rakyat juga punya tanggung jawab. Meski ada efisiensi anggaran, kalau masyarakat punya semangat dan keseriusan membangun Kota Gorontalo, Insyaallah semua bisa kita capai bersama,” tegasnya. Selain membahas program pembangunan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengingatkan […]

  • Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Prabowo telah menetapkan Misi lima tahun pembangunan dalam masa pemerintahannya yang dikenal dengan Asta Cita. Berlandaskan pada Prinsip Ekonomi Pancasila, Asta Cita menempatkan ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia sebagai pilar utama pembangunan berlandaskan religiositas kehidupan berbangsa dan persatuan nasional yang kuat. Cita kedua adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong […]

  • Dari Gorontalo untuk Ketahanan Pangan Nasional

    Dari Gorontalo untuk Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 163
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gorontalo kembali mendapat angin segar bagi penguatan sektor pertanian dan peternakan. Provinsi yang dikenal dengan potensi jagungnya ini resmi masuk dalam 13 provinsi tahap pertama pelaksanaan program hilirisasi ayam terintegrasi nasional. Program strategis ini menjadi harapan baru bagi kemandirian pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kabar tersebut disampaikan Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Hendra […]

  • PB PMII Laporkan Kasus Perusakan Sekretariat ke Polisi

    PB PMII Laporkan Kasus Perusakan Sekretariat ke Polisi

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) resmi membawa kasus perusakan sekretariat organisasi ke ranah hukum. Laporan tersebut diajukan ke Polres Metro Jakarta Pusat setelah insiden yang terjadi pada Selasa malam, 10 Februari 2026. Laporan itu disampaikan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PB PMII dan teregister dengan Nomor LP/B/446/II/2026/SPKT/Polres Metro Jakpus/Polda Metro Jaya […]

  • UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    UNU Gorontalo Dampingi Petani Atasi Konflik Satwa

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Gorontalo yang melakukan penanaman papaya di batas ladang Masyarakat dengan kawasan hutan. Penanaman buah ini merupakan upaya untuk meredam konflik satwa liar dan petani yang hingga kini belum mampu diatasi. Mahasiswa ini menanam bibit papaya dengan jarak tertentu pada bidang lahan, sehingga saat pohon besar dan berbuah nanti kawasan ini […]

expand_less