Jawab Kebutuhan Dunia Keuangan, Akuntansi Unusia Tawarkan Kurikulum Adaptif dan Praktis
- account_circle Redaksi Nulondalo
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- visibility 63
- print Cetak

Kaprodi Akuntansi Unusia Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak. bersama Sekretaris Prodi Habsyah Fitri Aryani, S.Akun., M.Ak., berkomitmen menghadirkan pendidikan akuntansi yang adaptif, beretika, dan relevan dengan kebutuhan dunia keuangan modern.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang keuangan, pajak, dan audit, Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) hadir sebagai pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin memiliki karier jelas, beretika, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Prodi ini menggabungkan kompetensi akademik, keterampilan praktis, serta nilai-nilai keislaman khas Nahdlatul Ulama.
Kepala Program Studi Akuntansi Unusia, Dr. Muhammad Aras Prabowo, menegaskan bahwa pendidikan akuntansi di Unusia tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga integritas profesional.
Menurutnya, tantangan dunia akuntansi modern tidak sekadar soal kecakapan menghitung, melainkan kejujuran dan tanggung jawab dalam mengelola informasi keuangan.
“Kami ingin lulusan Akuntansi Unusia menjadi akuntan yang kompeten sekaligus amanah. Angka-angka keuangan tidak boleh dipisahkan dari nilai etika dan kejujuran. Inilah ciri utama Akuntansi Unusia yang juga telah Terakreditasi Baik Sekali,” ujar Aras.
Dari sisi prospek karier, lulusan Akuntansi Unusia memiliki peluang luas, mulai dari akuntan, auditor, analis keuangan, konsultan pajak, staf keuangan perusahaan, hingga wirausaha berbasis literasi finansial.
Untuk mendukung kesiapan tersebut, program studi ini menghadirkan berbagai kegiatan berbasis praktik yang dirancang agar mahasiswa memiliki pengalaman nyata sebelum lulus.
Beberapa program unggulan yang ditawarkan antara lain Pelatihan Brevet Pajak A dan B, pelatihan software Accurate, serta Sertifikat Pendamping Ijazah (SKPI).
Program-program ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi mahasiswa sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja.
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga mendapatkan pengayaan melalui kuliah pakar yang menghadirkan praktisi industri, kolaborasi riset bersama dosen, serta kesempatan mengikuti program pertukaran mahasiswa.
Pendekatan tersebut bertujuan memperkuat kemampuan analitis, komunikasi, sekaligus jejaring profesional mahasiswa.
Sekretaris Prodi Akuntansi Unusia, Habsyah Fitri Aryani, menambahkan bahwa kurikulum yang diterapkan sangat adaptif terhadap kebutuhan generasi milenial dan Gen Z.
Materi pembelajaran disusun secara kontekstual dan aplikatif, mengikuti perkembangan teknologi serta regulasi di bidang keuangan.
“Kami ingin mahasiswa merasakan bahwa apa yang dipelajari benar-benar relevan. Mulai dari pajak, software akuntansi, hingga etika profesi, semuanya dirancang secara terstruktur dan mudah diaplikasikan,” jelas Habsyah.
Dengan lingkungan akademik yang religius, moderat, dan profesional, Akuntansi Unusia menempatkan nilai-nilai ke-NU-an sebagai fondasi pembentukan karakter mahasiswa.
Nilai tersebut diharapkan menjadi pembeda penting di tengah praktik keuangan yang semakin kompleks.
Melalui pendekatan akademik dan praktis tersebut, Prodi Akuntansi Unusia optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan publik.
Bagi calon mahasiswa yang mencari pendidikan akuntansi dengan prospek karier jelas, keterampilan aplikatif, dan nilai etika yang kuat, Akuntansi Unusia menjadi pilihan yang relevan dan berkelanjutan.
- Penulis: Redaksi Nulondalo

Saat ini belum ada komentar