Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kemarahan di Paruh Ramadan

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
  • visibility 71
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jokowi dikenal sebagai presiden yang tanpa malu-malu melakukan manuver pengerahan polisi dalam pemenangan Pilpres 2024. Publik pun dengan sinis dan sarkas menyebut ada fenomena “NKRI” alias  “negara kepolisian republik indonesia”. Bahkan mengolok kepolisian sebagai “partai cokelat” alias parcok yang memenangkan wapres fufufafa dan dinasti Jokowi.

Kini Prabowo mendorong fungsi baru bagi TNI dalam kehidupan sosial politik. Tidak lagi hanya dwi fungsi, seperti pada era mertuanya, Soeharto. Tetapi sudah menjadi “multi fungsi”. Lalu perubahan UU No.34/2004 tentang TNI dikebut untuk mewadahi ambisi presiden. Anggota DPR dan partai-partai yang bermental centeng pun ramai-ramai berani dan tanpa rasa malu bikin rapat tertutup di hotel. Akhirnya sampai digeruduk para aktivis.

Kemarahan publik di paruh ramadan pun makin menyeruak di tengah-tengah situasi ekonomi yang tidak baik-baik saja. Atau saat layanan publik dan perlindungan sosial makin memburuk karena “efisiensi anggaran”. Terlebih setelah publik makin mafhum bahwa efisiensi yang dimaksud tidak lebih dari hanya sekedar sebagai cover up terhadap ambisi populisme rezim yaitu “makan gratis” dan pembentukan lembaga keuangan Danantara. Danantara dibangun untuk membantu para investor (terutama para oligarki tambang dan sawit) dengan cara menguras dana kesejahteraan rakyat.

Saat ini, seakan ada kegentingan untuk menyeret tentara ke dalam ranah sipil untuk mengawal ambisi rezim prabowo-gibran (Jokowi). Perubahan UU No.34 memang masih berlangsung. Tetapi TNI sudah merambah ke berbagai rimba jabatan sipil bahkan ke berbagai proyek seperti food estate, termasuk proyek makan gratis. Kasad Jenderal Maruli Sitompoel bahkan sudah menunjukkan ekspresi tak suka terhadap siapapun yang memprotes pergerakan dan perubahan landasan hukum TNI (tak ubahnya sang mertuanya sendiri, Jenderal Luhut Binsar Panjaitan saat masih menjadi pembantu Jokowi).

Apakah ini pertanda bahwa kritisisme yang makin bertumbuh akan berhadapan (lagi) langsung dengan militerisme? Tentu, dan sudah bisa dipastikan. Bila suara atau kehendak publik tak didengar lagi, maka hanya kemarahan publik dan pembangkangan sipil (civil disobedience) yang bisa mengatasi kepongahan rezim ini.

Maka, bersiap-siaplah untuk situasi yang lebih represif.

Penulis : Rio Ismail ( Aktivis, Praktisi Komunikasi dan Public Educators)

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KNPI Bone Bolango Gelar Rembuk Pemuda : Dorong Kolaborasi Membangun Daerah

    KNPI Bone Bolango Gelar Rembuk Pemuda : Dorong Kolaborasi Membangun Daerah

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bone Bolango menggelar Rembuk Pemuda bertema “Kolaborasi Pemuda dalam Membangun Daerah” pada Sabtu, (15/11/2025) , di Resto Onato by Swiss 18. Kegiatan ini menjadi ruang temu dan dialog bagi berbagai elemen pemuda untuk memperkuat peran strategis mereka dalam pembangunan daerah. Rembuk pemuda tersebut dihadiri oleh seluruh unsur kepemudaan, mulai […]

  • Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo memusnahkan sebanyak 19.754 minuman keras (miras) berbagai jenis, Senin (29/12/2025). Pemusnahan dilakukan di Lapangan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur. Ribuan miras tersebut merupakan hasil penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo, serta hasil razia Polresta […]

  • Penyaluran BLT Dana Desa Triwulan IV, 39 Warga Majannang menerima photo_camera 2

    Penyaluran BLT Dana Desa Triwulan IV, 39 Warga Majannang menerima

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 66
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Pemerintah Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 di Kantor Desa Majannang, kamis (18/12/2025). Penyaluran ini mencakup periode Oktober, November, dan Desember. Sebanyak 39 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tunai dengan total Rp900 ribu per orang, masing-masing Rp300 ribu per bulan […]

  • Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo akan menggelar Festival Green Tumbilotohe yang akan dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo. Sejumlah lomba pada Festival Green Tumbilotohe tersebut diantaranya lomba Koko’o, Vokalia Religi, Lomba Hamparan lampu antar kecamatan, lomba jalan paling tumbilotohe, Doorprise grebek rumah dan Festival ribuan lampu. Kepada bakukabar.id, Kepala Dinas Pariwitasa, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), […]

  • Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Tempuh Jalur Ekstrem Evakuasi Korban ATR 42-500

    Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Tempuh Jalur Ekstrem Evakuasi Korban ATR 42-500

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS-PANGKEP — Proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menempuh jalur ekstrem yang selama ini hanya digunakan oleh warga setempat. Hal itu disampaikan Asisten Perencanaan Kodam (Asrendam) XIV/Hasanuddin, Kolonel Infanteri Abi Kusnianto, saat ditemui di lokasi PoskoAJU, Desa […]

  • 80 Tahun Indonesia Merdeka: Gerakan Nurani Bangsa Serukan Pembaruan Demokrasi Dan Keadilan Sosial

    80 Tahun Indonesia Merdeka: Gerakan Nurani Bangsa Serukan Pembaruan Demokrasi Dan Keadilan Sosial

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Dalam momentum peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan refleksi kritis atas perjalanan panjang bangsa sekaligus seruan untuk memperbaiki arah demokrasi, penegakan hukum, kesejahteraan rakyat, dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya. Indonesia sebagai negara kepulauan yang dibangun di atas keberagaman budaya, adat istiadat, agama, dan kekayaan alam, terus berupaya mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan: […]

expand_less