Kepala Desa Mattirotasi Imbau Warga Jaga Ketertiban dan Perkuat Spiritualitas Jelang Nataru 2025
- account_circle Sakti
- calendar_month Rabu, 24 Des 2025
- visibility 56
- print Cetak

Foto: Kades mattirotasi Ust. Andi Alimuddin Karim, S.Pd.(Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.com, MAROS — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, kesiapsiagaan serta penjagaan oleh berbagai instansi dan institusi di Kabupaten Maros terus ditingkatkan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Bupati Maros yang menekankan pengamanan serta ketertiban umum selama momentum Nataru.
Di tingkat desa, Kepala Desa Mattirotasi, Ust. Andi Alimuddin Karim, S.Pd., turut mengambil peran aktif dengan menyampaikan imbauan kepada seluruh warga agar menyambut pergantian tahun dengan sikap bijak, aman, dan bernilai positif.
Dalam keterangannya, Ust. Andi Alimuddin Karim mengajak masyarakat memperbanyak muhasabah, dzikir, serta doa, sebagai bentuk refleksi diri atas perjalanan tahun 2025. Ia berharap, dengan memperkuat spiritualitas, masyarakat dapat menyongsong tahun 2026 yang lebih baik, penuh keberkahan, dan kedamaian.
Selain itu, ia menegaskan larangan penggunaan petasan saat malam pergantian tahun. Menurutnya, petasan tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi menimbulkan bahaya yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. “Mari kita rayakan tahun baru tanpa hal-hal yang membahayakan keselamatan,” tegasnya.
Tak kalah penting, Kepala Desa Mattirotasi juga mengingatkan warga untuk menjauhi narkoba. Ia menilai peredaran dan penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. “Narkoba merusak masa depan anak-anak kita. Ini harus kita lawan bersama,” ujarnya.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan perayaan Nataru 2025 di Desa Mattirotasi dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna, sekaligus menjadi momentum mempererat persaudaraan serta menjaga kondusivitas wilayah.
- Penulis: Sakti

Saat ini belum ada komentar