Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kevin Lapendos Tegas Bantah Tudingan Gerakan Ditunggangi: “Ini Gerakan Saya, Bukan Pesanan Siapa Pun”

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah memanasnya isu tambang ilegal (PETI) di Kabupaten Pohuwato, nama aktivis muda Sandri, yang lebih dikenal dengan sebutan Kevin Lapendos, kembali mencuat. Namun kali ini bukan karena aksinya di lapangan, melainkan karena tudingan miring yang mencoba menggiring opini publik seolah-olah gerakannya telah “ditunggangi” oleh pihak tertentu.

Sebuah unggahan akun media sosial baru-baru ini menyebut bahwa aksi Kevin hanyalah “drama pesanan” dan dikait-kaitkan dengan sosok Yosar Ruiba, yang juga disebut sebagai pengelola PETI di Pohuwato dan kebetulan berasal dari organisasi yang sama, PMII. Namun, tudingan tersebut langsung dibantah keras oleh Kevin.

“Saya tegaskan secara terbuka: gerakan saya tidak pernah sekalipun ditunggangi oleh pihak mana pun, bahkan dari organisasi saya sendiri. Saya tidak pernah berkomunikasi, apalagi menerima arahan dari Yosar Ruiba. Saya bisa pastikan, beliau tidak pernah mengintervensi gerakan saya,” ujar Kevin dengan nada tegas.

Kevin menyebut bahwa narasi yang beredar itu adalah bentuk pengalihan isu yang sengaja digoreng untuk meredam tekanan publik terhadap mafia tambang di Pohuwato. Baginya, isu itu bukan hanya serangan pribadi, tetapi juga upaya sistematis untuk membungkam gerakan Kevin dan aksinya di lapangan yang berani bersuara melawan arus para mafia terselubung.

“Saya tahu persis ini pola lama. Ketika kita bicara soal tambang ilegal, selalu ada pihak yang mencoba menggiring isu ke ranah personal. Tujuannya satu: membunuh karakter dan memecah fokus masyarakat dari aktor utama yang sebenarnya sedang saya soroti,” ungkap Kevin.

Pernah Demo Yosar Ruiba: Bukti Tak Pandang Bulu

Lebih jauh, Kevin bahkan mengungkap bahwa dirinya pernah menggelar aksi unjuk rasa yang juga menyoroti nama Yosar Ruiba dalam konteks dugaan keterlibatan di aktivitas PETI. Hal ini membuktikan bahwa gerakannya tidak pernah bersifat selektif apalagi beraroma pesanan.

“Saya sudah pernah demo juga soal Yosar Ruiba. Artinya saya tidak pernah pandang bulu. Siapa pun yang saya nilai terlibat dalam tambang ilegal akan saya kritik — entah itu senior saya, teman satu organisasi, atau bahkan pejabat publik. Tapi saya harus tetap berbicara berdasarkan data empirik. Dan kalau nanti data itu saya temukan, saya tidak akan diam,” tegas Kevin.

Baginya, integritas gerakan adalah harga mati. Ia menolak keras tudingan bahwa aksi yang dilakukan bersama rekan-rekan aktivis hanyalah sandiwara.

“Kalau ada yang menuduh saya dibayar, saya tantang mereka buka fakta dan bukti. Jangan bersembunyi di balik akun anonim sambil menebar fitnah. Gerakan saya lahir dari advokasi dan investigatif lapangan yang mengakibatkan kerusakan tertentu pada lingkungan dan lemahnya penegakan hukum di sektor pertambangan, bukan karena amplop atau arahan siapa pun,” ucap Kevin.

Narasi Pengalihan Isu dan Kepentingan Gelap

Kevin juga menilai, munculnya tudingan itu bukan tanpa sebab. Ia menduga ada kelompok tertentu yang merasa terancam oleh sorotan publik terhadap aktivitas tambang ilegal Pohuwato. Dengan menggiring narasi bahwa aksi Kevin Lapendos ditunggangi, mereka berharap banyak pihak kehilangan kepercayaan terhadap gerakannya yang sedang berkembang

“Saya paham arah serangan ini. Mereka ingin menciptakan kebingungan publik dan mengalihkan perhatian dari pertanyaan yang paling penting: siapa sebenarnya aktor besar di balik tambang ilegal yang telah merusak hutan dan sungai di Pohuwato? Kenapa aparat penegak hukum seperti menutup mata?” pungkas Kevin.

Lebih lanjut, Kevin menilai bahwa langkah-langkah seperti ini hanyalah strategi perang opini yang kotor. Ia menegaskan bahwa selama masih ada ketimpangan, kerusakan lingkungan, dan pembiaran terhadap pelaku tambang ilegal, maka ia akan tetap bersuara — meski harus berhadapan dengan fitnah atau tekanan dari berbagai arah.

“Saya tidak gentar. Kalau niat saya dituduh demi kepentingan pribadi, biarlah waktu dan kebenaran yang membuktikan. Saya hanya ingin menegaskan gerakan saya. Ini bukan soal politik, bukan soal organisasi. Ini soal keberpihakan pada situasi alam Gorontalo,” tuturnya.

Gerakan Independen, Bukan Bawahan PMII

Menanggapi isu yang mencoba menyeret nama PMII dalam aksinya, Kevin menegaskan bahwa gerakannya sepenuhnya independen. Ia tetap menghormati organisasi PMII sebagai wadah intelektual dan perjuangan mahasiswa Islam, tetapi menolak keras jika gerakan pribadinya dikaitkan dengan garis komando organisasi.

“Saya tegaskan sekali lagi: ini bukan gerakan PMII. Ini murni gerakan pribadi saya. Saya bergerak atas dasar apa advokasi saya, bukan instruksi organisasi. Kalau pun saya kader PMII, bukan berarti setiap langkah saya adalah representasi organisasi. Ini bentuk tanggung jawab moral saya sebagai orang yang mencintai Gorontalo,” tegas Kevin.

Menolak Bungkam, Melawan Manipulasi

Kevin menutup pernyataannya dengan nada keras dan penuh keyakinan. Ia menyerukan agar publik tidak mudah termakan narasi manipulatif yang sengaja disebar untuk melemahkan perjuangan aktivis muda yang sedang membongkar praktik ilegal di sektor tambang.

“Saya tidak akan diam. Selama ada ketidakadilan, selama ada perampokan sumber daya alam atas nama kekuasaan, saya akan terus bersuara. Sekalipun harus berhadapan dengan fitnah, tekanan, dan pembunuhan karakter,” ujarnya mantap.

Bagi Kevin, perjuangan gerakannya tidak boleh dibayar dengan rasa takut. Sebab, di tengah kebisuan banyak pihak terhadap kejahatan tambang ilegal, keberanian untuk bersuara justru menjadi bentuk paling murni dari cinta terhadap negeri.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsep 4A Kunci Pengembangan Pariwisata Gorontalo  

    Konsep 4A Kunci Pengembangan Pariwisata Gorontalo  

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Empat ruang unsur kunci pengembangan pariwisata Provinsi Gorntalo dibedah sejumlah peneliti, praktisi dan awak media di halaman Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo. Keempat ruang elemen kunci ini adalah ruang atraksi, ruang aksesibilitas, ruang amenitas, dan ruang ansilari. Empat komponen kunci dalam pengembangan pariwisata ini dikenal sebagai konsep 4A. Komponen ini meliputi atraksi […]

  • Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Adagium bahwa Ramadan sebagai bulan yang paling agung dalam Islam merupakan klaim yang diyakini mayoritas umat Islam dunia, tak terkecuali di Indonesia. Diyakini sebagai bulan paling agung lantaran Ramadan adalah bulan wajib untuk berpuasa selama sebulan; diturunkannya Al-Quran (Syahr Ramadan); namanya diabadikan di dalam al-Quran (Qs. 2: 185); bahkan pada bulan ini ada peristiwa Laylahal-Qadr (Qs. 30: 97) yang […]

  • Momentum Isra Mi’raj, Gusnar Ismail Ajak ASN Gorontalo Bangun Etos Kerja Berbasis Spiritual

    Momentum Isra Mi’raj, Gusnar Ismail Ajak ASN Gorontalo Bangun Etos Kerja Berbasis Spiritual

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pencanangan gerakan membaca Al-Qur’an di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Jumat (16/1/2025), dan dicanangkan langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum penguatan spiritual ASN sekaligus bagian dari […]

  • Pemkab Pohuwato Apresiasi Program Kakao Burung Indonesia

    Pemkab Pohuwato Apresiasi Program Kakao Burung Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk penjabaran visi misi Bupati dan wakil Bupati terpilih Kabupaten Pohuwato, Pemda Pohuwato meluncurkan Gerbang Pohuwato Siap atau Gerakan Pembangunan Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, dan Produktif.di Desa Puncak Jaya Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato. Implementasi Pohuwato Hijau diwujudkan dalam rehabilitasi lahan melalui program penanaman MPTS (multi purpose trees species) yakni jenis tanaman multiguna yang memberikan […]

  • Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq Play Button

    Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 174
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketika keluarga berubah bentuk, orang tua bercerai, lalu masing-masing menikah lagi yang sering kebingungan bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak. Mereka tumbuh dengan ayah kandung, ibu kandung, sekaligus ayah tiri dan ibu tiri. Lalu pertanyaan muncul: bagaimana cara berbakti dalam keluarga seperti itu? Pertanyaan itulah yang dibahas KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA […]

  • Alumni Lemhannas Berperan Starategis Kuatkan Wawasan Kebangsaan

    Alumni Lemhannas Berperan Starategis Kuatkan Wawasan Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan harapannya agar Ikatan Alumni (IKAL) Lemhannas Republik Indonesia Provinsi Gorontalo dapat menjadi contoh organisasi strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Dalam sambutannya pada pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKAL Lemhannas Provinsi Gorontalo periode 2025–2030, Rabu (2/7/2025), Idah menekankan bahwa IKAL memiliki posisi penting […]

expand_less