Breaking News
light_mode
Trending Tags

Korporasi Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • visibility 329
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aset utama manusia adalah amal baik. Sedekah, puasa, shalat, menolong orang lain—semua itu adalah intangible assets yang nilainya tidak tercatat di neraca bank, tetapi nilainya sangat besar dalam neraca langit.

Masalahnya, banyak orang lebih sibuk meningkatkan aset dunia daripada aset langit. Rumah bertambah, mobil naik kelas, saldo investasi berkembang. Tapi neraca amal sering kali defisit. Kalau dalam bahasa sederhana orang kampung: rekening bank gemuk, tapi rekening pahala kurus.

Ramadhan sebenarnya seperti program restrukturisasi keuangan spiritual. Dalam dunia bisnis, perusahaan yang hampir bangkrut biasanya melakukan efisiensi, mengurangi biaya yang tidak perlu, dan memperbaiki manajemen. Begitu pula puasa.

Puasa melatih manusia mengendalikan “biaya operasional” hawa nafsu. Makan dikurangi, amarah ditekan, gosip dihemat. Kalau semua manusia menjalankan manajemen nafsu seperti ini sepanjang tahun, mungkin konflik sosial di dunia akan turun drastis. Bayangkan saja jika korupsi di negara ini diperlakukan seperti makan saat puasa: haram dilakukan pada jam kerja moral.

Sayangnya, sebagian manusia kadang memperlakukan Ramadhan seperti window dressing laporan keuangan. Dalam akuntansi, window dressing adalah praktik mempercantik laporan agar terlihat sehat menjelang audit.

Misalnya, sepanjang tahun jarang ke masjid, tapi Ramadhan tiba-tiba menjadi jamaah paling depan. Setahun jarang sedekah, tapi ketika Ramadhan rajin foto bagi-bagi takjil. Kalau bahasa humor pesantren: yang penting upload dulu, pahala belakangan.

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    SK Presiden Diserahkan, 11 Pimpinan Baznas Siap Jalankan Tugas Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Presiden kepada jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masa jabatan 2026–2031. Penyerahan SK dari Presiden Prabowo Subianto tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Momentum ini menandai dimulainya masa bakti 11 pimpinan Baznas yang akan menjalankan tugas selama lima tahun ke […]

  • Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) saat ini tengah memverifikasi dan mengantongi data jumlah guru ngaji yang mengajar di TPA dan TPQ di seluruh wilayah kota. Berdasarkan laporan terbaru, tercatat ada 433 guru ngaji yang aktif mengajar, Minggu  (24/8/2025 Data tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesra, Sukamto, dalam Rapat Koordinasi […]

  • Supremasi Sipil: Sebuah Refleksi Tentang Realitas dan Harapan

    Supremasi Sipil: Sebuah Refleksi Tentang Realitas dan Harapan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Di banyak tempat, kita sering mendengar narasi tentang supremasi sipil, sebuah konsep di mana masyarakat sipil—atau masyarakat yang bebas dari pengaruh langsung negara atau militer—dianggap sebagai entitas yang memegang kendali atas jalannya pemerintahan. Idealnya, masyarakat sipil adalah ruang di luar struktur formal negara, tempat kebebasan berkembang dan hak-hak individu dihargai. Namun, bagaimana jika kenyataannya tidak […]

  • Quraish Shihab Ingatkan: Jangan Sempitkan Makna Isra’ Mi’raj

    Quraish Shihab Ingatkan: Jangan Sempitkan Makna Isra’ Mi’raj

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 239
    • 0Komentar

    nulondalo. com – Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW kerap dipahami sebatas peristiwa perjalanan malam yang diperingati setiap 27 Rajab. Namun Prof. Dr. M. Quraish Shihab mengingatkan, pemahaman seperti itu justru berpotensi menyempitkan makna Isra’ Mi’raj yang sesungguhnya. Dalam pengajian bertema Isra’ Mi’raj yang disampaikan melalui kanal YouTube, Quraish Shihab menegaskan bahwa para ulama sejak dahulu […]

  • Pembelajaran Online dan Dinamikanya

    Pembelajaran Online dan Dinamikanya

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Setelah proses tersebut, ruang digital dapat kembali digunakan, tetapi dengan fungsi yang berbeda. Bukan lagi sebagai tempat menerima materi, melainkan sebagai ruang refleksi dan produksi. Peserta dapat menuliskan pemikirannya, merekam pengalaman belajarnya, atau menyebarkan gagasan dalam bentuk konten digital. Dengan cara ini, pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, tetapi berlanjut ke ruang sosial yang lebih […]

  • Pandji Dilaporkan soal “Mens Rea”, DPR: Negara Demokrasi Tak Boleh Antikritik

    Pandji Dilaporkan soal “Mens Rea”, DPR: Negara Demokrasi Tak Boleh Antikritik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota Komisi III DPR RI Abdullah merespons pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya terkait materi stand-up comedy bertajuk Mens Rea. Menurutnya, kritik yang disampaikan melalui medium seni dan komedi merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi dan tidak semestinya langsung dibawa ke ranah hukum. “Kritik yang disampaikan melalui Mens Rea adalah […]

expand_less