Lebaran, Jalan Tol, dan Kesepian yang Tak Pernah Kita Akui
- account_circle Muhammad Kamal
- calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
- visibility 290
- print Cetak

Ilustrasi suasana mudik Lebaran: perjalanan padat di jalan tol menuju desa kontras dengan hangatnya momen silaturahmi keluarga di kampung halaman.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia ditentukan oleh sesuatu yang jauh lebih sederhana: apakah manusia yang merayakannya benar-benar kembali menjadi lebih manusiawi.
Jika tidak, kita mungkin hanya sedang mengulang tradisi yang sama setiap tahun—bergerak dari satu lebaran ke lebaran berikutnya, tanpa benar-benar memahami apa yang sebenarnya sedang kita rayakan.
makna lebaran tidak pernah ditentukan oleh panjangnya jalan yang kita bangun, Ia ditentukan oleh kedalaman hati manusia yang berjalan di atasnya.
Terus mengevalusi dengan bertanya jangan-jangan yang setiap tahun pulang ke kampung halaman bukan hati kita, melainkan hanya tubuh kita saja.
Dan jika itu yang terjadi, maka mungkin yang perlu kita perbaiki bukan sekadar jalan menuju desa—tetapi jalan pulang menuju diri kita sendiri.
Penulis : Alumni Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
- Penulis: Muhammad Kamal

Saya teringat dengan sebuah istilah yang mungkin relevan dengan keadaan saat ini, bahwa semakin sebuah peradaban bergerak maju yang ditandai dengan pembangunan yang massif; gedung gedung tinggi dan sebagainya, maka semakin rendah pula kadar kemanusiaan yang akan di hasilkan.
24 Maret 2026 11:17Fenomena yang di gambarkan penulis memang nyata dan real adanya. Lebaran semakin hari telah jauh bergeser dari semangat azalinya. Bahkan pada taraf yang lebih mengenaskan, ketimbang untuk saling bersilaturahim secara langsung, tidak sedikit orang yang melakukannya dengan via online saja seperti zoom meeting, whatsapp grup dan sejenisnya.
Pada intinya urgensi silaturahim dewasa ini semakin mengalami “Dekadensi yang bersifat tontologis”, semakin jauh tercerabut dari khittahnya.
Tabik
Makasih insight tambahannya kakak Yusuf..
30 Maret 2026 14:51