LPNU Gorontalo Gelar Buka Puasa Bersama, Bahas Tantangan Ekonomi Warga NU di Era MEA
- account_circle Djemi Radji
- calendar_month Senin, 10 Jun 2019
- visibility 48
- print Cetak

Buka puasa bersama Pengurus LPNU Provinsi Gorontalo, di Aula NU Kota Gorontalo
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – PWNU Provinsi Gorontalo menginstruksikan kepada seluruh badan dan lembaga Nahdlatul Ulama di tingkat provinsi untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan berbagai kegiatan keagamaan.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh jajaran pengurus LPNU serta sejumlah badan otonom (Banom) dan lembaga NU lainnya,
Di sela-sela kegiatan buka puasa bersama, Ketua PW LPNU Provinsi Gorontalo, Misno Udin Tolinggi, menyampaikan harapannya agar agenda tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga Nahdlatul Ulama.
“Agenda ini penting untuk memelihara hubungan antarsesama warga NU, tidak semata-mata hanya untuk berbuka puasa bersama. Setelah Ramadan pun, silaturahmi ini diharapkan tetap terjaga,” ujarnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendiskusikan berbagai tantangan dan peluang ekonomi yang dihadapi warga NU di Gorontalo.
Pada kesempatan itu, Misno menjelaskan bahwa terbentuknya kawasan ekonomi terintegrasi di Asia Tenggara melalui Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community telah membawa Indonesia dan sembilan negara anggota ASEAN lainnya ke dalam persaingan ekonomi yang semakin ketat.
Menurutnya, warga NU harus mampu membaca peluang sekaligus tantangan yang muncul di era MEA, serta memperkuat daya saing ekonomi agar tidak tertinggal dalam arus persaingan global.
“Sebagai warga NU, sudah selayaknya kita melihat lebih banyak dampak positif dari adanya pasar bebas Asia Tenggara atau MEA, serta menyiapkan diri untuk berkompetisi secara sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan buka puasa bersama pun berlangsung dengan penuh keakraban hingga waktu berbuka tiba.
- Penulis: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar