Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pendamping PKH Pallantikang Klarifikasi Isu Pendataan dan Biaya Administrasi, Tegaskan Bukan Kewenangannya

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, Maros –  Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Pallantikang, Maryam, akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan permasalahan pendataan penerima bantuan dan isu pemungutan biaya administrasi bantuan sosial. Klarifikasi ini disampaikan secara terbuka sebagai upaya meredam polemik yang dinilai telah mengganggu ketertiban dan ketenangan masyarakat.

Maryam menegaskan bahwa proses pendataan penerima manfaat PKH bukan berada dalam kewenangan pendamping. Menurutnya, pendataan dilakukan oleh pihak yang secara struktural memiliki mandat resmi, sementara pendamping hanya bertugas mengawal proses penyaluran agar berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

“Pendataan bukan kami yang melakukan. Ada pihak yang memang memiliki kewenangan untuk itu. Kami sebagai pendamping hanya memastikan penerima manfaat mengikuti prosedur penyaluran bantuan dengan benar dan sesuai mekanisme penugasan,” ujar Maryam.

Menanggapi isu pemungutan biaya administrasi, Maryam menjelaskan bahwa hal tersebut berada di luar kendalinya. Ia menyebutkan bahwa dalam proses pencairan bantuan, masyarakat diberikan pilihan, yakni mencairkan bantuan langsung di kantor Bank BNI atau melalui agen BNI terdekat.

Menurutnya, pencairan bantuan secara langsung di Bank BNI tidak dikenakan biaya administrasi. Sementara itu, jika masyarakat memilih mencairkan melalui agen BNI, maka akan dikenakan biaya layanan yang merupakan ketentuan resmi dari pihak penyedia jasa.

“Saya hanya menyampaikan pilihan kepada masyarakat. Kalau mencairkan langsung di Bank BNI, tidak ada biaya administrasi. Tapi kalau melalui agen BNI terdekat, memang ada biaya layanan. Banyak warga memilih agen karena lebih dekat dan tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi tambahan,” jelasnya.

Maryam juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami tekanan dan teror dalam beberapa hari terakhir akibat pemberitaan yang berkembang, meskipun klarifikasi telah dilakukan secara terbuka di Kantor Kelurahan Pallantikang bersama masyarakat.

Ia berharap persoalan ini dapat dilihat secara objektif dan tidak lagi dipelintir sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah warga. Maryam juga menyatakan dukungannya terhadap evaluasi menyeluruh sistem pendataan dan penyaluran bantuan sosial agar program pengentasan kemiskinan benar-benar tepat sasaran dan berjalan sesuai fungsinya.

Sementara itu, Lurah Pallantikang turut memberikan pernyataan terkait langkah yang tengah dilakukan pemerintah kelurahan. Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi data penerima bantuan dengan melibatkan unsur RT dan RW.

“Dalam rangka memastikan bantuan tepat sasaran, kami sedang melakukan verifikasi data penerima bantuan. Kegiatan ini melibatkan RT dan RW. Semoga ke depan, data penerima bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak secara transparan dan adil,” ujarnya.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua TMI Gorontalo Rian Uno Soroti Dampak Investasi: Perusahaan Harus Evaluasi Diri dan Jangan Rugikan Petani

    Ketua TMI Gorontalo Rian Uno Soroti Dampak Investasi: Perusahaan Harus Evaluasi Diri dan Jangan Rugikan Petani

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Gorontalo, Rian Uno, menyampaikan pernyataan tegas terkait dampak investasi sejumlah perusahaan besar di wilayah Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato. Menurutnya, polemik seputar investasi tersebut telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan hingga mendorong pembentukan panitia khusus (pansus) di tingkat daerah. “Pansus pertambangan dan pansus sawit telah dibentuk untuk menyikapi persoalan ini. […]

  • Rakorev Pemkot Gorontalo, Adhan Dambea: Lurah Diprioritaskan dari IPDN

    Rakorev Pemkot Gorontalo, Adhan Dambea: Lurah Diprioritaskan dari IPDN

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 134
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo kembali menggelar rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, Selasa (13/1/2026), bertempat di Bandhayo Lo Yiladia (BLY). Rakorev tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, didampingi Wakil Wali Kota Indra Gobel dan Sekretaris Daerah Ismail Madjid, serta dihadiri para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan […]

  • Gus Aniq Kisahkan Sejarah Lahirnya NU yang Terinspirasi dari Kisah Nabi Musa AS Play Button

    Gus Aniq Kisahkan Sejarah Lahirnya NU yang Terinspirasi dari Kisah Nabi Musa AS

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 179
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di hadapan para Alumni PMII se-Gorontalo, Wakapolres Pohuwato, dan kader organisasi lainnya, KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA atau Gus Aniq membuka ceramahnya dengan satu kisah yang jarang disinggung dalam diskursus keislaman kontemporer, yakni lahirnya Nahdlatul Ulama yang terinspirasi melalui kisah Nabi Musa AS. Kisah ini, menurutnya, bukan dongeng spiritual belaka, melainkan fondasi filosofis […]

  • Demokrasi yang Kehilangan Bumi

    Demokrasi yang Kehilangan Bumi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Julman Hente
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Oleh: Julman Hente, SH., MH (Penulis) Demokrasi kita hari ini seperti pohon yang tumbuh tanpa akar. Tampak hijau di permukaan, penuh daun dan ranting yang menjulang, tetapi mudah roboh ketika angin kencang datang. Ia berdiri di atas tanah yang semakin rapuh, tanah yang terus terkikis oleh keputusan-keputusan yang mengatasnamakan rakyat tetapi mengkhianati bumi tempat rakyat […]

  • Khabbab bin al Arat, Sang Guru Ngaji Yang Teguh Iman (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #9)

    Khabbab bin al Arat, Sang Guru Ngaji Yang Teguh Iman (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #9)

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Bagi siapa pun yang menelusuri sejarah awal Islam, nama Khabbab bin al‑Arat muncul sebagai salah satu tokoh sahabat yang perannya sangat strategis, meski sering luput dari perhatian umum. Selain karena keteguhan imannya, ia juga dikenal karena pengaruhnya dalam pembinaan sahabat-sahabat Muslim awal, termasuk keterlibatannya dalam peristiwa yang turut memengaruhi hidayah Umar bin al‑Khattab. Khabbab lahir […]

  • Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja.

    Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja.

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 231
    • 0Komentar

    (Penulis Jamaah GUSDURian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Pernyataan Gus Ulil bahwa “menolak zero mining adalah goblok” secara teknis memang benar. Zero mining itu mustahil. Peradaban modern tidak berdiri tanpa mineral—ponsel, kendaraan listrik, panel surya, hingga kabel listrik di rumah kita semuanya lahir dari aktivitas tambang. Tidak ada yang membantah itu. […]

expand_less