Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ramadhan dan Ilusi Stabilitas Demokrasi

  • account_circle Suko Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 306
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ramadhan sejatinya mengajarkan integritas yang tidak bergantung pada sorotan publik. Puasa melatih manusia untuk jujur dalam kesunyian, taat tanpa pengawasan manusia. Nilai ini relevan bagi kehidupan politik. Stabilitas yang kokoh tidak lahir dari pengelolaan persepsi, melainkan dari konsistensi antara simbol dan realitas. Kejujuran yang tidak dipentaskan justru menjadi sumber legitimasi yang paling kuat.

Tantangan demokrasi Indonesia saat ini bukan semata soal mekanisme elektoral atau desain kelembagaan. Tantangannya adalah bagaimana mengubah stabilitas prosedural menjadi stabilitas substantif. Stabilitas substantif berarti rakyat merasakan keadilan, bukan hanya melihat ketertiban. Ia berarti hukum dipahami sebagai pelindung, bukan ancaman. Ia berarti kritik tidak dipersepsi sebagai gangguan, melainkan sebagai bagian dari dinamika sehat
demokrasi.

Publik Indonesia kian kritis. Generasi muda tumbuh dalam lingkungan digital yang memungkinkan mereka membandingkan janji dan realisasi secara cepat. Mereka tidak hanya menilai apa yang dikatakan pemimpin, tetapi juga apa yang dilakukan. Dalam situasi ini, politik pencitraan memiliki batas efektivitas. Ketika realitas tidak sejalan dengan narasi, kepercayaan sulit dipertahankan.

Kita tidak sedang berada dalam krisis terbuka yang mengguncang sendi negara. Namun gejala sinisme publik tidak bisa diabaikan. Sinisme muncul ketika rakyat merasa suaranya kurang didengar atau ketika kebijakan dinilai jauh dari kebutuhan nyata. Dalam jangka panjang, sinisme dapat menggerus partisipasi politik dan melemahkan kualitas demokrasi.

Ramadhan memberi kesempatan untuk melakukan muhasabah kolektif. Bukan hanya individu yang bertanya tentang kualitas ibadahnya, tetapi juga negara yang merefleksikan kualitas kebijakannya. Apakah stabilitas yang ada telah diiringi keadilan yang dirasakan. Apakah simbol kesalehan telah diikuti keberanian menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

  • Penulis: Suko Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Listyo Sigit Prabowo Perintahkan Hukuman Seberat-beratnya bagi Oknum Brimob Penganiaya Pelajar di Maluku

    Kapolri Listyo Sigit Prabowo Perintahkan Hukuman Seberat-beratnya bagi Oknum Brimob Penganiaya Pelajar di Maluku

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 314
    • 0Komentar

    “Saya memerintahkan kepada Kapolda dan Kadiv Propam untuk ambil tindakan tegas dan proses hingga tuntas. Beri rasa keadilan bagi keluarga korban,” katanya. Sigit juga memastikan proses penanganan kasus ini dilakukan secara transparan dan terbuka kepada publik. Ia meminta agar perkembangan penanganan perkara disampaikan secara resmi oleh jajaran Humas Polri dalam forum khusus yang disiapkan. Kapolri […]

  • Mengapa Amerika Serikat Enggan Menandatangani UNCLOS? Ini Alasan Strategisnya

    Mengapa Amerika Serikat Enggan Menandatangani UNCLOS? Ini Alasan Strategisnya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 384
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Amerika Serikat hingga kini belum menandatangani United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), meskipun konvensi tersebut telah menjadi rezim hukum internasional utama yang mengatur tata kelola laut global. Keputusan ini didorong oleh sejumlah pertimbangan strategis, ekonomi, dan politik luar negeri. Salah satu alasan utama penolakan Amerika Serikat terhadap UNCLOS adalah […]

  • BBPOM di Makassar Jalani Reakreditasi ISO/IEC 17025:2017, Perkuat Keandalan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan

    BBPOM di Makassar Jalani Reakreditasi ISO/IEC 17025:2017, Perkuat Keandalan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Nulondalo.com Makassar – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar melaksanakan kegiatan reakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Tim Asesor dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), yaitu Tri Pratiwi selaku Asesor Kepala bersama Ani Suwitaningsih, Effi Setiawati, Anissa Tiana Sheilayanti, dan Herawati, yang melakukan asesmen dan witness […]

  • Sistem Informasi Akuntansi Langit

    Sistem Informasi Akuntansi Langit

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Dalam tradisi Islam disebutkan adanya dua malaikat pencatat amal: Raqib dan Atid. Kalau dalam dunia akuntansi perusahaan ada istilah dual control atau segregation of duties, maka langit sudah menerapkannya sejak dulu. Yang satu mencatat amal baik, yang satu lagi mencatat amal yang kurang baik. Sistemnya sederhana, tetapi akurasinya luar biasa. Bahkan bisa dibilang, ini adalah […]

  • Pemkot Gorontalo Larang Petasan Saat Malam Tahun Baru 2026

    Pemkot Gorontalo Larang Petasan Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo secara resmi melarang penggunaan petasan saat perayaan malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Larangan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Adhan saat diwawancarai pewarta usai apel malam pada kegiatan wisata akhir tahun yang digelar Pemkot Gorontalo di Pantai Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten […]

  • Diduga Terlibat Tambang Ilegal PT. Smart Marsindo di Pulau gebe, KIBAR Desak DPP PDIP Pecat Shanty Alda Nathalia

    Diduga Terlibat Tambang Ilegal PT. Smart Marsindo di Pulau gebe, KIBAR Desak DPP PDIP Pecat Shanty Alda Nathalia

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gelombang unjuk rasa besar menyambangi Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari ini, Jumat, 6 Maret 2026. Massa yang tergabung dalam Koalisi Independen Bersama Rakyat (KIBAR) menuntut tindakan tegas dan pemecatan terhadap Shanty Alda Nathalia, yang menjabat sebagai anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI-P sekaligus […]

expand_less