Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lalampa: Kue Tradisional Gorontalo yang Kaya Cita Rasa dan Sejarah

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 120
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di antara beragam kuliner Nusantara yang menggoda selera, Lalampa menjadi salah satu kue tradisional khas Gorontalo yang patut diperkenalkan lebih luas. Kue ini merupakan simbol kekayaan kuliner pesisir Sulawesi, terutama dari masyarakat Gorontalo yang kaya akan rempah dan hasil laut.

Sekilas, Lalampa terlihat seperti lemper dari Jawa. Namun, di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan keunikan rasa yang kuat. Lalampa terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan, lalu diisi dengan abon ikan yang gurih dan sedikit pedas, kemudian dibungkus daun pisang dan dipanggang di atas bara api. Proses pemanggangan ini menghadirkan aroma khas yang tak bisa ditiru oleh kue sejenis lainnya.

Isian Lalampa umumnya menggunakan ikan cakalang atau tongkol yang disuwir dan dibumbui rempah khas Gorontalo, termasuk bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, dan daun jeruk. Perpaduan ini memberikan sensasi gurih, pedas, dan harum yang begitu menggoda.

Makna Budaya dalam Setiap Gigitan

Lalampa bukan hanya sekadar camilan, tapi juga bagian dari tradisi. Kue ini biasa disajikan dalam berbagai acara adat, syukuran keluarga, hingga sebagai kudapan saat berkumpul bersama. Masyarakat Gorontalo percaya bahwa menyajikan Lalampa adalah bentuk penghormatan kepada tamu dan keluarga.

Proses pembuatan Lalampa juga masih banyak dilakukan secara tradisional, menggunakan alat-alat sederhana dan melibatkan banyak tangan. Hal ini menjadikan kue ini bukan hanya lezat, tapi juga penuh makna kekeluargaan.

Gizi dan Kelezatan yang Menyehatkan

Lalampa mengandung karbohidrat dari ketan, protein dari ikan, dan lemak sehat dari santan, menjadikannya pilihan camilan yang mengenyangkan dan bergizi. Kandungan bumbu dan daun pisang juga memberikan manfaat antioksidan alami.

Kini, Lalampa tidak hanya bisa ditemukan di pasar tradisional atau acara keluarga. Berkat geliat industri rumahan dan promosi kuliner daerah, banyak UMKM di Gorontalo yang mulai memproduksi Lalampa dalam versi modern—termasuk lalampa beku (frozen) yang bisa dikirim ke luar daerah dan tinggal dipanaskan saat ingin disantap.

Beberapa inovasi juga mulai bermunculan, seperti lalampa dengan isian ayam suwir, abon sapi, bahkan keju pedas. Namun, versi tradisional dengan ikan tetap menjadi favorit banyak orang.

Lalampa adalah salah satu warisan kuliner Gorontalo yang layak dibanggakan. Di tengah gempuran makanan instan dan modern, Lalampa hadir sebagai pengingat bahwa kelezatan sejati berasal dari resep-resep tradisional yang dibuat dengan ketulusan dan cinta.

Jika Anda berkunjung ke Gorontalo, jangan lupa untuk mencicipi atau membawa pulang Lalampa. Sebab, dalam setiap gigitannya tersimpan cerita panjang tentang budaya, rasa, dan kearifan lokal.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikejar Notifikasi

    Dikejar Notifikasi

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Di zaman sekarang, manusia tidak lagi dikejar macan, tapi dikejar notifikasi. Dulu orang bangun subuh karena azan, sekarang karena pesan WhatsApp bertuliskan: “Segera lunasi pinjaman Anda!” Inilah zaman ketika rezeki datang lewat transfer, tapi musibah juga ikut nyempil lewat aplikasi bernama pinjaman online, atau yang lebih akrab disebut: pinjol. Awalnya pinjol katanya solusi. Cepat, mudah, […]

  • KIBR Desak KPK Adili Ade Irawan, Dirut PT Halmahera Sukses Mineral Atas Dugaan Penyuapan WIUP

    KIBR Desak KPK Adili Ade Irawan, Dirut PT Halmahera Sukses Mineral Atas Dugaan Penyuapan WIUP

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Koalisi Independet Bersama Rakyat (KIBR) Gelar aksi demonstrasi di Kantor PT Halmahera Sukses Mineral dan KPK RI menyoroti persoalan di Maluku Utara Terkait Penyuapan Kepada Eks Gubernur Maluku Utara, almarhum Abdhul Gani Kasuba. Dalam Kasus Tersebut, diduga keterlibatan Direktur Uatama PT Halmahera Sukses Mineral Ade Irawan, Sebagai salah satu pihak yang ikut menyuap AGK. Jakarta, […]

  • Gorontalo Kawal Keberlanjutan Hiu Paus Lewat Program LAUTRA

    Gorontalo Kawal Keberlanjutan Hiu Paus Lewat Program LAUTRA

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk implementasi Program Oceans for Prosperity Project – Laut untuk Kesejahteraan (LAUTRA), Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar melaksanakan kegiatan monitoring habitat Hiu Paus (Rhincodon typus) di Kawasan Konservasi Wilayah Perairan Teluk Gorontalo pada tahun 2025, Kamis, 3/7/2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program LAUTRA Komponen 1, yang berfokus pada pengembangan […]

  • Perda Data Desa Presisi: Langkah Strategis Pohuwato Tinggalkan Kebijakan Berbasis Asumsi photo_camera 7

    Perda Data Desa Presisi: Langkah Strategis Pohuwato Tinggalkan Kebijakan Berbasis Asumsi

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 150
    • 0Komentar

    nulondalo.com – DPRD Kabupaten Pohuwato bersama Pemerintah Daerah secara resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa dan Kelurahan Presisi dalam Rapat Paripurna ke-29 DPRD Kabupaten Pohuwato. Perda ini diproyeksikan menjadi fondasi baru tata kelola pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, terukur, dan terintegrasi hingga level desa dan kelurahan. Abdullah K. Diko, […]

  • KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak lagi hanya melibatkan elite, tetapi mulai menyasar generasi muda. KPK bahkan mencatat pelaku tindak pidana korupsi termuda berusia 24 tahun, sebuah kondisi yang dinilai sebagai alarm serius bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Agus […]

  • Tunis Tidak Pernah Usai

    Tunis Tidak Pernah Usai

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Di sebuah pagi yang bergerak perlahan di jantung Jakarta, Aula Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal tidak sekadar menjadi aula pertemuan. Ia berubah menjadi semacam ruang ingatan—tempat waktu tidak berjalan lurus, melainkan berputar, mempertemukan yang dulu pernah berangkat dengan yang baru saja pulang ke tanah air. Ahad, 12 April 2026, sekitar 80 orang berkumpul di aula […]

expand_less