Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah 2025: Perkuat Ekonomi Umat Menuju Kemandirian

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 145
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo akan menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025 pada 28–30 Oktober 2025. Agenda besar ini mengusung tema “Memperkuat Peran Ekonomi Syariah untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Umat.”
PES 2025 menjadi wadah kolaborasi antara PWNU Gorontalo dengan berbagai lembaga keuangan, regulator, serta pelaku ekonomi syariah nasional.
Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat literasi ekonomi syariah, memperluas akses keuangan inklusif, dan mendorong tumbuhnya ekosistem bisnis berbasis syariah di daerah.
Dalam rilis resmi yang diterima redaksi, sejumlah tokoh nasional dan daerah dijadwalkan hadir, antara lain:
•Robert H. Sianipar, Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara
•Prof. Dr. KH. Hasanuddin, M.Ag., Ketua Bidang Pelaksana Harian DSN MUI Pusat
•Drs. KH. Sholahudin Al Aiyubi, M.Si., Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS)
•Irwan Abdollah, Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI)
•Mario Laurens Iroth, S.E., M.M., Kepala Wilayah Sulawesi dan Gorontalo BEI Kantor Perwakilan Sulawesi Utara
•Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., Gubernur Gorontalo
•H. Adnan Dambea, S.Sos., S.H., M.A., Wali Kota Gorontalo
KH. Abdullah Aniq Nawawi, M.A., Katib Syuriyah PWNU Gorontalo sekaligus Ketua Steering Committee PES 2025
•KH. Burhanudin Umar, Rais Syuriyah PWNU Gorontalo
•Andree Mahardika Sinudarsono, Head Sales Phintraco Sekuritas
•Drs. H. Ibrahim T. Sore, Ketua Tanfidziyah PWNU Gorontalo
•Iskandar Uno, S.H., Ketua Panitia PES 2025
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai lembaga dan institusi keuangan nasional seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), IDX Islamic, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Indonesia Sharia Stock Index (ISSI), Phintraco Sekuritas, dan Bank Syariah Indonesia (BSI), dengan PWNU Gorontalo sebagai penyelenggara utama.
Ketua Steering Committee PES 2025, KH. Abdullah Aniq Nawawi, PWNU Gorontalo menilai bahwa salah satu persoalan mendasar masyarakat Gorontalo adalah problem ekonomi. Mulai dari angka kemiskinan yang masih tinggi, fenomena pinjaman online (pinjol) dan investasi bodong yang marak, hingga petani dan nelayan yang terjerat praktik rentenir.
PWNU Gorontalo bertekad untuk terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. Karena itu, PWNU Gorontalo bekerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) akan berupaya menyusun road map ekonomi syariah daerah, yang fokus pada upaya mengurai problem kemiskinan, pinjol, dan jeratan rentenir melalui solusi berbasis syariah dan kemaslahatan.
“Pekan Ekonomi Syariah juga menjadi langkah awal PWNU Gorontalo menjalin kemitraan strategis dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), serta lembaga-lembaga keuangan nasional lainnya. Harapannya, ke depan akan terbangun kerja sama berkelanjutan dalam memberikan edukasi dan memperluas inklusi keuangan syariah bagi warga Nahdliyyin di seluruh Gorontalo”, ujarnya.
Selain itu, PWNU Gorontalo juga akan menyusun kurikulum perencanaan keuangan syariah yang akan diajarkan kepada para santri secara khusus, dan siswa secara umum. Harapannya, para santri sejak dini memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip syariah, sehingga lahir generasi yang melek finansial dan berkarakter islami.
Sementara Ketua Panitia PES 2025, Iskandar Uno, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini akan diisi dengan berbagai agenda edukatif dan kolaboratif, mulai dari seminar, expo produk halal, hingga pelatihan keuangan syariah.
“PES 2025 menjadi momentum bagi Gorontalo untuk tampil sebagai daerah yang siap menjadi bagian dari gerakan ekonomi syariah nasional,” katanya.
Pria yang akrab disapa Ciko itu juga menambahkan bahwa dalam rangkaian kegiatan PES 2025, PWNU Gorontalo akan menghadirkan Galeri Ekonomi Syariah, sebagai ruang literasi masyarakat terhadap layanan keuangan syariah dan produk halal.
“Melalui expo dan galeri ini, masyarakat dapat lebih mengenal layanan keuangan syariah sekaligus mendukung tumbuhnya ekonomi umat berbasis halal dan berkeadilan,” tambahnya.
Dengan kehadiran tokoh-tokoh strategis dan dukungan lintas sektor, Pekan Ekonomi Syariah PWNU Gorontalo 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun ekonomi umat yang kuat, berdaya saing, dan mandiri.
  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Genap Sebulan Menjabat, Hakim MK Adies Kadir digugat 21 Guru Besar ke MKMK

    Belum Genap Sebulan Menjabat, Hakim MK Adies Kadir digugat 21 Guru Besar ke MKMK

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 331
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebanyak 21 guru besar, dosen, hingga praktisi hukum yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) melaporkan Hakim Konstitusi Adies Kadir ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Laporan tersebut diajukan setelah Adies resmi mengucap sumpah jabatan sebagai hakim MK pada Kamis (5/2/2026). Perwakilan CALS, Yance Arizona, mengatakan pelaporan dilakukan untuk menjaga keluhuran […]

  • Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Dalam kalender Hijriyah, bulan Muharram dikenal sebagai salah satu bulan suci yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di antara hari-hari di bulan ini, terdapat satu hari yang memiliki keutamaan luar biasa, yaitu Hari Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Asyura bukan hanya sekadar penanda waktu, namun ia sarat dengan nilai sejarah, spiritualitas, dan pelajaran moral […]

  • Banjir Bandang Biau Belum Usai, Rumah Zakat Bertahan di Garis Depan Kemanusiaan

    Banjir Bandang Biau Belum Usai, Rumah Zakat Bertahan di Garis Depan Kemanusiaan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Iduladha yang seharusnya diselimuti suka cita dan kekhusyukan ibadah kurban, berubah menjadi ujian berat bagi warga Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. Banjir bandang menerjang wilayah tersebut pada Selasa (26/5/2026), tepat satu hari sebelum perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H. Sejak awal bencana terjadi, lembaga kemanusiaan Rumah Zakat bergerak cepat di garda terdepan. […]

  • Fasilitas Umum Diduga Dipakai untuk Kepentingan Privat, Kepala Desa Tellumpoccoe Disorot Warga

    Fasilitas Umum Diduga Dipakai untuk Kepentingan Privat, Kepala Desa Tellumpoccoe Disorot Warga

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Dugaan penyalahgunaan aliran listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, kembali menuai sorotan warga. Kali ini, masyarakat mempertanyakan sikap pemerintah desa yang dinilai lamban dan terkesan membiarkan persoalan tersebut berlangsung bertahun-tahun tanpa penindakan tegas. Warga dari Dusun Palisi, Dusun Matana, dan Dusun Bontoulu menilai persoalan ini bukan […]

  • Nuzulul Qur’an di Istiqlal Hadirkan Dai Tionghoa Koko Liem, Cerita Perjalanan Masuk Islam

    Nuzulul Qur’an di Istiqlal Hadirkan Dai Tionghoa Koko Liem, Cerita Perjalanan Masuk Islam

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Istiqlal berlangsung meriah dan penuh inspirasi. Salah satu momen yang paling menarik perhatian jamaah adalah kehadiran dai kondangan Tionghoa, Koko Liem, yang membagikan kisah perjalanan spiritualnya memeluk Islam dalam dialog inspiratif yang menggugah hati. Dalam paparannya, Koko Liem menjelaskan bahwa kekagumannya terhadap umat Islam berawal dari tradisi membaca […]

  • Pemkot Jayapura Siapkan 100 Hektare Sawah, Usulkan Tambahan hingga 300 Hektare untuk Dukung Swasembada Pangan

    Pemkot Jayapura Siapkan 100 Hektare Sawah, Usulkan Tambahan hingga 300 Hektare untuk Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    nulondalo.com, JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menyiapkan sekitar 100 hektare lahan di Distrik Muara Tami untuk pengembangan tanaman padi sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan di Tanah Papua. Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengatakan potensi lahan pertanian di Distrik Muara Tami hingga kawasan perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini masih cukup luas […]

expand_less