Bursa Efek Gorontalo Ajak Masyarakat Waspada Investasi Ilegal dalam Pekan Ekonomi Syariah PWNU
- account_circle Rivaldi Bulilingo
- calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
- visibility 35
- print Cetak

Penyampaian materi oleh Bursha Efek , Dodi Prasetya pada acara Seminar dikantor PWNU Gorontalo, Foto : Istimewah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bursa Efek Gorontalo hadir sebagai narasumber dalam Seminar Pasar Modal Syariah bertajuk “Investasi Itu Mudah dan Waspada Investasi Ilegal” yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah PWNU Gorontalo, Rabu (29/10/2025), di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo.
Perwakilan Bursa Efek, Dodi Prasetya, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PWNU Gorontalo yang dianggap sebagai salah satu perintis penyelenggaraan Pekan Ekonomi Syariah di daerah tersebut.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus, terlebih PWNU Gorontalo bisa dikatakan sebagai perintis Pekan Ekonomi Syariah di Gorontalo,” ujar Dodi.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat. PWNU, kata Dodi, berperan sebagai katalisator dalam memperkuat perekonomian umat melalui akses investasi yang sesuai prinsip syariah di pasar modal Indonesia.
“Jika masyarakat mulai berinvestasi di pasar modal syariah, artinya mereka sedang membangun kemandirian dalam mengelola keuangan untuk kebutuhan hari ini dan masa mendatang,” tambahnya.
Dodi juga mengajak masyarakat Gorontalo untuk mulai belajar dan mencoba berinvestasi secara legal dan sesuai syariah, agar tidak mudah terjebak dalam tawaran investasi bodong.
“Kami berharap masyarakat Gorontalo dapat menyisihkan sebagian uangnya untuk berinvestasi yang legal dan sesuai syariah. Pastikan produk atau platform investasi yang dipilih memiliki izin resmi agar terhindar dari investasi ilegal,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, PWNU Gorontalo bersama Bursa Efek berharap semakin banyak masyarakat yang melek investasi syariah, sehingga dapat berkontribusi dalam mewujudkan perekonomian umat yang mandiri dan berkelanjutan
- Penulis: Rivaldi Bulilingo

Saat ini belum ada komentar