Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bappeda Gorontalo Gelar Kajian Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 178
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Wahyudin A. Katili membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kajian dan Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring”, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah peneliti, di antaranya Zulham Sirajudin, Ph.D, Ferdiansyah Hasan, SP, M.Si, Ivana Butolo, SE, MP, serta Gema Putra Baculu, ST, M.PA. Turut diundang pula Staf Khusus Bidang Agromaritim untuk memberikan pandangan terkait isu pertanian berkelanjutan di wilayah Gorontalo.

Dalam sambutannya, Wahyudin menyoroti tantangan utama budidaya jagung di lahan miring yang selama ini menjadi praktik umum di berbagai wilayah Gorontalo. Menurutnya, tidak semua area di provinsi ini ideal untuk penanaman jagung.

“Lahan kita terbatas, sementara permintaan produksi jagung terus meningkat. Ini menjadi tantangan besar yang tidak bisa dihindari,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan lembaga penelitian untuk mencari solusi yang komprehensif dan aplikatif.

“Kita tidak hanya butuh rekomendasi di atas kertas, tetapi juga hasil kajian yang menyentuh titik-titik krusial di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wahyudin menyinggung kondisi infrastruktur yang turut memengaruhi kegiatan pertanian di daerah, mulai dari kerusakan jalan, pemukiman, hingga dampak terhadap lingkungan hidup.

“Selama ini persoalan tersebut hanya menjadi wacana tanpa langkah nyata penyelesaian,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam struktur sosial ekonomi Gorontalo.

“Sebanyak 67 persen tenaga kerja kita masih bergantung pada sektor pertanian. Karena itu, masalah pertanian bukan hanya soal produksi, tetapi juga persoalan sosial yang harus ditangani secara serius,” katanya menutup.

Kegiatan FGD ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pertanian berkelanjutan, khususnya di lahan miring yang rentan terhadap degradasi lingkungan.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • As-Salam Tenjo Berbagi Tali Sayang 500 Paket ke Guru dan Murid

    As-Salam Tenjo Berbagi Tali Sayang 500 Paket ke Guru dan Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 377
    • 0Komentar

    nulondalo.com -Lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan As-Salam Terpadu Tenjo (YATT) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga besar sekolah dengan membagikan 500 paket “Tali Sayang” kepada para guru dan murid. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, yayasan, dan orang tua murid. Acara pembagian paket sembako ini […]

  • Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Mubarak Idrus
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Tepat pukul 20.00 wita, jamaah Tarekat Khalwatiyah mulai memadati halaman masjid Baitul Izzah yang terletak di Jl. Baji Bicara 7. Beberapa di antaranya menenteng makanan yang akan disajikan selepas acara doa asyura dan tolak bala. Doa Asyura dan Tolak Bala merupakan salah satu amalan yang rutin dilakukan oleh Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassari. Seperti tahun-tahun […]

  • Dugaan Kriminalisasi Warga di Kasus Tambang Banggai Tuai Kritik Aktivis Lingkungan

    Dugaan Kriminalisasi Warga di Kasus Tambang Banggai Tuai Kritik Aktivis Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 490
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Pantas Indomining di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kembali menuai sorotan publik. Kali ini, isu dugaan kriminalisasi terhadap warga yang memprotes aktivitas tambang memicu kritik dari kalangan aktivis lingkungan. Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan (APPLI) Sulawesi Tengah melalui ketuanya, Aulia Hakim, menyampaikan bahwa masyarakat setempat sejak awal telah […]

  • Sabilul Alif: MTQ Imam Masjid Banten Lahirkan Imam Profesional Menuju IGIC 2026

    Sabilul Alif: MTQ Imam Masjid Banten Lahirkan Imam Profesional Menuju IGIC 2026

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    nulondalo.com-Ketua Steering Committee (SC) International Grand Imams Conference (IGIC) 2026, Irjen Pol. Dr. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Imam Masjid Tingkat Provinsi Banten yang digelar pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Provinsi Banten sekaligus menegaskan komitmen memperkuat […]

  • Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring Play Button

    Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Periode 2019–2025, saat saya memimpin Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), menjadi fase penting dalam pembelajaran kepemimpinan dan pengelolaan program pengembangan sumber daya manusia keagamaan. Berbagai program yang dilaksanakan—mulai dari MB Speak Up, Sekolah Penguatan Moderasi Beragama, hingga Klinik Moderasi Beragama—menjadi laboratorium bagi pengembangan strategi, inovasi, dan implementasi kebijakan moderasi beragama di tingkat operasional. Pengalaman memimpin […]

  • KH Zulfa Mustofa: NU Sedang Menata Diri, Bukan Berkonflik

    KH Zulfa Mustofa: NU Sedang Menata Diri, Bukan Berkonflik

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di tengah riuhnya perbincangan di media sosial mengenai kondisi internal Nahdlatul Ulama (NU), Penjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil Rapat Pleno PBNU kelompok Sultan, KH Zulfa Mustofa, memilih untuk meluruskan keadaan dengan nada yang menyejukkan. Ia menegaskan bahwa NU tidak sedang berada dalam pusaran konflik, melainkan tengah menjalani proses penegakan […]

expand_less