Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Melihat Keadilan Gender dengan Kacamata Ulama Nusantara: Riwayat, Dalil, dan Jalan Perubahan

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 300
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – KH. Abdullah Aniq Nawawi menegaskan bahwa ijtihad ulama Nahdlatul Ulama (NU) dalam bidang sosial-politik terus berkembang untuk menjawab kebutuhan zaman, termasuk menghadirkan peradaban yang berkeadilan gender. Hal tersebut ia sampaikan dalam forum diskusi Halaqah Fiqih Peradaban PBNU bertajuk; Ijtihad Ulama NU dalam bidang sosial-politik untuk peradaban yang berkeadilan gender, yang digelar tahun lalu.

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Gorontalo dan mantan Rais Syuriyah PCNU Maroko tersebut menjelaskan bahwa fikih peradaban (fikih al-hadlarah) merupakan bagian dari fikih muamalah yang bertujuan membawa pengalaman umat Islam menjadi percakapan global. Dengan prinsip dasar al-muamalah al-ashliyah al-ibahah, umat Islam diberi ruang berekspresi dan melakukan terobosan keilmuan selama tidak bertentangan dengan syariat.

Namun ia mengingatkan bahwa terobosan keilmuan dalam fikih peradaban tetap berlandaskan lima pondasi: keadilan, kebebasan, kesetaraan, musyawarah, dan kontrol umat (raqabatul ummah). “Inilah nilai-nilai yang mengawal arah ijtihad dalam pembangunan peradaban Islam,” ujarnya.

Peran Sayyidah Khadijah dalam Fase Awal Kenabian: Bukti Kontribusi Perempuan dalam Peradaban

Gus Aniq sapaan akrab, membuka pemaparan dengan kisah dalam Sahih Bukhari saat Rasulullah SAW pertama kali menerima wahyu. Pada momen tersebut, sosok yang menguatkan psikologis Nabi secara berkelanjutan adalah Sayyidah Khadijah.

Beliau menyoroti penggunaan kata zammiluni yang bermakna jamak maskulin ketika Nabi meminta perlindungan kepada Khadijah, meski konteksnya ditujukan kepada satu perempuan. Mengutip penjelasan Syekh al-Syanwani, penggunaan redaksi tersebut menunjukkan kapasitas keilmuan dan keteguhan Sayyidah Khadijah yang setara dengan beberapa laki-laki. “Ini menjadi pondasi penting dalam khazanah kita mengenai bagaimana Rasulullah memandang perempuan,” terangnya.

Kitab-kitab Politik Islam Membentuk Cara Pandang Ulama Nusantara

Gus Aniq juga menyinggung temuan penelitian yang menunjukkan bahwa karya-karya etika politik seperti at-Tibr al-Matsbuk fi Nashihat al-Muluk karya Imam al-Ghazali turut membentuk DNA berpikir ulama Nusantara. Dalam kitab tersebut, Imam al-Ghazali menyebut dua unsur yang memungkinkan peradaban bertahan lama: keadilan dan kesetaraan.

“Prinsip-prinsip ini sejalan dengan gagasan NU dalam membangun relasi gender yang berkeadilan,” jelasnya.

Gus Aniq  memaparkan dua keputusan penting NU yang menjadi fondasi diskursus keadilan gender: Munas 1997 Kedudukan perempuan mulia dalam Islam; perempuan memiliki hak yang sama mengabdi pada agama, bangsa, dan negara; perlunya meninjau ulang pandangan yang merendahkan perempuan akibat distorsi budaya. Kedudukan perempuan mulia dalam Islam; perempuan memiliki hak yang sama mengabdi pada agama, bangsa, dan negara; perlunya meninjau ulang pandangan yang merendahkan perempuan akibat distorsi budaya.

Muktar NU ke-30 1999, Relasi gender tidak adil adalah penyimpangan dari spirit Islam; penghalang keadilan gender terdiri dari aspek teologi, budaya, dan politik; solusi melalui penafsiran ulang ajaran agama, pembacaan kritis budaya, dan perombakan praktik politik diskriminatif.

Menurutnya, gagasan yang dikembangkan PBNU hari ini merupakan kelanjutan dari amanah kedua forum keulamaan tersebut. “Apa yang sedang dilakukan NU, khususnya Fatayat NU, adalah upaya menerjemahkan mandat besar Munas 1997 dan Muktamar 1999 ke dalam konteks kekinian,” ucapnya.

Di akhir pemaparan, Gus Aniq menekankan pentingnya ijtihad berkelanjutan dalam menawarkan pandangan fikih yang relevan dengan realitas sosial modern. Sebagai contoh, terdapat pendapat ulama kontemporer yang menilai bahwa dalam konteks negara modern, sistem negara dapat berfungsi sebagai mahram bagi perempuan yang melakukan perjalanan, selama aspek keamanan terpenuhi.

“Di sinilah fikih hadir sebagai solusi peradaban, bukan sebagai penghalang kemajuan,” tutupnya.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring Play Button

    Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Periode 2019–2025, saat saya memimpin Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), menjadi fase penting dalam pembelajaran kepemimpinan dan pengelolaan program pengembangan sumber daya manusia keagamaan. Berbagai program yang dilaksanakan—mulai dari MB Speak Up, Sekolah Penguatan Moderasi Beragama, hingga Klinik Moderasi Beragama—menjadi laboratorium bagi pengembangan strategi, inovasi, dan implementasi kebijakan moderasi beragama di tingkat operasional. Pengalaman memimpin […]

  • Falaqiah, Tradisi Penentuan 1 Ramadhan di Desa Bobawa

    Falaqiah, Tradisi Penentuan 1 Ramadhan di Desa Bobawa

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sebelum adanya kemudahan akses informasi seperti sekarang, masyarakat Desa Bobawa, kec. makian barat, kab. Halmahera Selatan, Maluku Utara, memiliki cara tersendiri secara tradisional dalam menentukan awal Ramadhan. Bapak Haji Said Ahmad selaku Imam desa bobawa menyampaikan ada dua metode utama yang digunakan di masa lalu yakni perhitungan falaqiah dan pengamatan pasang surut air laut. Menurut […]

  • Gerar Raditya Juara 1 O2SN Pencak Silat Tingkat Provinsi, Siap Wakili Gorontalo ke Nasional

    Gerar Raditya Juara 1 O2SN Pencak Silat Tingkat Provinsi, Siap Wakili Gorontalo ke Nasional

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Fitri Nur'aini
    • visibility 208
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Gorontalo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Kabupaten Gorontalo. Gerar Raditya, siswa SMK Negeri 1 Mootilango sekaligus atlet Perguruan IKSPI Kera Sakti Cabang Boalemo, berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Cabang Pencak Silat Putra Tingkat Provinsi Gorontalo, Kamis (9/7/2026). Atas capaian tersebut, Gerar dipastikan akan mewakili Provinsi Gorontalo pada ajang […]

  • Asyiknya Sensus Burung Air di Danau Limboto

    Asyiknya Sensus Burung Air di Danau Limboto

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 235
    • 0Komentar

    NULONDALO.com  – Ratusan individu burung air residen (penetap) dan jenis migran (pendatang) di Danau Limboto tercatat dalam pengamatan dan sensus burung-air Asia (Asian Waterbird Census) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Jenis burung-burung tersebut antara lain blekok sawah (Ardeola speciosa), kuntul kecil (Egretta garzetta), kuntul kerbau (Bubulcus ibis), cangak merah (Ardea purpurea), gagang bayam (Himantopus himantopus), […]

  • Peringati Maulid Nabi 1447 H, Pesantren Salafiyah Syafiiyah Angkat Tema Pembelaan Kaum Mustadh’afin

    Peringati Maulid Nabi 1447 H, Pesantren Salafiyah Syafiiyah Angkat Tema Pembelaan Kaum Mustadh’afin

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Ribuan santri dan warga Nahdlatul Ulama dari berbagai wilayah di Kabupaten Pohuwato bakal memadati Aula Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kamis malam (4/9/2025), dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Mengusung tema “Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Membela Kaum Mustadh’afin dan Menjaga Stabilitas Sosial”, kegiatan ini tak hanya menjadi ajang […]

  • Mahasantri Khatamun Nabiyyin Tebar Dakwah Ramadan Melalui Program SDKN di Palu photo_camera 5

    Mahasantri Khatamun Nabiyyin Tebar Dakwah Ramadan Melalui Program SDKN di Palu

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 281
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dakwah merupakan salah satu ikhtiar penting dalam menghidupkan nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin, yaitu Islam yang membawa rahmat, kedamaian, dan kebaikan bagi seluruh umat manusia. Oleh karena itu, kegiatan dakwah tidak boleh berhenti hanya pada ruang-ruang tertentu, tetapi harus terus berkembang hingga mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Dakwah juga perlu dilakukan dengan […]

expand_less