Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Maros untuk Indonesia: Chaidir Syam Diganjar Penghargaan Bela Negara

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam menanamkan nilai-nilai bela negara kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Maros, Chaidir Syam, menerima Penghargaan Apresiasi Bela Negara 2025 yang digelar oleh Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Markas Besar TNI, di Hotel El Royal Bandung.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Freddy Ardianzah, yang hadir mewakili Panglima TNI, didampingi Ketua FPRMI, Bernadus Wilson Lumi.

Apresiasi Bela Negara 2025 diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Maros dalam menginternalisasi nilai-nilai bela negara melalui kebijakan pembangunan daerah, penguatan wawasan kebangsaan, serta sinergi berkelanjutan dengan unsur TNI dan masyarakat.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah, mulai dari aparatur pemerintah, TNI, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.

“Bela negara tidak hanya dimaknai dalam konteks pertahanan militer, tetapi juga melalui pengabdian, pelayanan publik, serta upaya membangun karakter kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Chaidir Syam.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Maros akan terus berupaya menghadirkan kebijakan dan program yang memperkuat nilai kebangsaan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Freddy Ardianzah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para kepala daerah penerima penghargaan.

“Kami menyampaikan selamat. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan kepemimpinan daerah dalam menumbuhkan semangat bela negara di tengah masyarakat,” ungkap Freddy Ardianzah.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi simbol pencapaian, tetapi juga mendorong konsistensi dan keberlanjutan program bela negara di daerah.

“Nilai-nilai bela negara diharapkan terus diimplementasikan secara nyata melalui kebijakan publik, penguatan karakter generasi muda, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tambahnya.

Senada dengan hal itu, Ketua FPRMI, Bernadus Wilson Lumi, turut memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan. Ia menilai para kepala daerah telah menunjukkan komitmen kuat dalam mengintegrasikan nilai-nilai bela negara ke dalam berbagai program strategis.

“Kami ucapkan selamat kepada seluruh penerima. Penghargaan ini adalah apresiasi kami kepada seluruh elemen yang telah bekerja keras membangun bangsa ini,” kata Bernadus.

Menurutnya, penguatan nilai bela negara yang diterapkan di daerah, mulai dari sektor pendidikan hingga kolaborasi lintas sektor, menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan nasional.

Acara Apresiasi Bela Negara 2025 turut dihadiri sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah, pimpinan lembaga, perwakilan Kementerian Pertahanan, serta pejabat TNI.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ummu Athiyah, Sang Juru Rawat di Medan Perang (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #8)

    Ummu Athiyah, Sang Juru Rawat di Medan Perang (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #8)

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Ummu ‘Athiyah al‑Ansariyah adalah sahabat perempuan dari kalangan Anshar yang hidup dan beraktivitas di Madinah pada masa Nabi Muhammad SAW. Sumber-sumber klasik mencatat namanya sebagai Nusaibah binti al-Harith, meskipun terdapat variasi penulisan nasabnya di berbagai teks sejarah. Identitasnya sebagai sahabat yang aktif tetap konsisten dalam riwayat yang sampai kepada generasi setelahnya. Ummu ‘Athiyah ikut terlibat […]

  • Bappeda Gorontalo Gelar FGD Bahas Strategi Penanggulangan Anak Putus Sekolah karena Faktor Ekonomi

    Bappeda Gorontalo Gelar FGD Bahas Strategi Penanggulangan Anak Putus Sekolah karena Faktor Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Strategi Penanggulangan Anak Putus Sekolah SMP karena Faktor Ekonomi Keluarga di Provinsi Gorontalo”. Kegiatan ini berlangsung di kantor Bappeda Provinsi Gorontalo dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan, senin (27 Oktober 2025). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris […]

  • Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros— Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Maros terhadap seorang warga kini memasuki babak baru. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Maros selaku kuasa hukum korban menyatakan telah mengantongi sejumlah nama anggota kepolisian yang diduga turut mengambil bagian dalam peristiwa tersebut. Perkembangan penting dalam penanganan perkara ini […]

  • Hasil Perdagangan Karbon diterima Pusat, DPR : Daerah Harus Dapat Manfaat

    Hasil Perdagangan Karbon diterima Pusat, DPR : Daerah Harus Dapat Manfaat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra menyoroti manfaat konkret dari perdagangan karbon bagi daerah, serta mekanisme distribusi manfaat bagi daerah penyumbang penurunan emisi karbon di Indonesia. “Jika perdagangan karbon ini diterima di pusat, apakah kabupaten penghasil karbon seperti di Jambi juga mendapatkan manfaatnya? Bagaimana mekanisme perhitungannya agar mereka mendapatkan hak yang seharusnya?” tanya Cek […]

  • Sekali lagi, Tentang Tudingan Ijazah Palsu

    Sekali lagi, Tentang Tudingan Ijazah Palsu

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Roy Suryo sejak awal bersuara lantang soal dugaan kejanggalan dalam ijazah mantan presiden Joko Widodo. Ia bahkan menyatakan bahwa foto dalam ijazah tersebut bukanlah Jokowi, melainkan sepupunya. Sebelumnya ada Bambang Tri Mulyono, ada Rismon Sianipar, ada Dr Tifa sebagai pihak yang terus memperkarakan keaslian ijazah Jokowi. Mereka yakin betul sedang memperjuangkan “kebenaran”—bukan hanya soal selembar […]

  • Benarkah Orang Gorontalo sebegitu Bencinya terhadap Yahudi? Tanggapan untuk tulisan Funco Tanipu

    Benarkah Orang Gorontalo sebegitu Bencinya terhadap Yahudi? Tanggapan untuk tulisan Funco Tanipu

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Tulisan Funco Tanipu yang berjudul Yahudi, Sanksi Sosial dan Migrasi yang terbit di kanal bakukabar.id pada 4 April 2025 adalah tulisan yang bagi saya tidak menggambarkan apa-apa, selain menguatkan stigma negatif serta menembakkan tuduhan serius terhadap Yahudi (baik agama maupun komunitas) dengan dalih adat istiadat serta agama, khususnya Islam, di Gorontalo. Tulisan tersebut berangkat dari […]

expand_less