Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pemprov Sulsel Genjot Preservasi Jalan Paket 3 Senilai Rp478,1 Miliar, Ruas Strategis di Pinrang Dikebut

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 235
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus menggenjot penanganan preservasi jalan melalui Paket 3 dengan total anggaran mencapai Rp478,1 miliar. Program ini mencakup penanganan jalan sepanjang 254,85 kilometer yang tersebar di 15 ruas jalan pada sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan.

Salah satu ruas yang saat ini tengah dikerjakan berada di Kabupaten Pinrang, yakni ruas Paleteang–Malimpung–Batas Enrekang dengan panjang 19 kilometer. Ruas ini menjadi jalur strategis lintas wilayah yang menghubungkan Sulawesi Barat, Makassar, hingga Tana Toraja.

Kepala Pelaksana Proyek Paket 3 PT Bumi Karsa, Faisal Hamka, mengatakan bahwa pekerjaan di lapangan telah memasuki sejumlah tahapan penting, mulai dari penyiapan badan jalan hingga rekonstruksi.

“Pekerjaan yang sementara berjalan meliputi penyiapan badan jalan, perbaikan badan jalan, rekonstruksi kelas A (primer), pengaspalan di beberapa segmen, pembangunan talud, pasangan batu untuk saluran ngendong atau drainase kecil, saluran samping, serta pekerjaan bahu jalan selebar 1,5 meter dengan rigid beton kiri dan kanan,” ujar Faisal Hamka, Sabtu (11/1/2025).

Ia menambahkan, pekerjaan di ruas lainnya juga terus berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Selain ruas Paleteang–Malimpung–Batas Enrekang, proyek preservasi juga mencakup ruas Batas Enrekang–Kabere sepanjang 4,56 kilometer yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

Untuk ruas Paleteang–Malimpung–Batas Enrekang, proyek ini ditargetkan rampung sesuai kontrak pada Desember 2026. Namun demikian, pihak pelaksana menargetkan percepatan penyelesaian, sehingga jalan tersebut dapat difungsikan lebih awal pada April 2026.

Dampak pembangunan infrastruktur ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Kepala Dusun Bonne, Desa Sipatuo, Kabupaten Pinrang, Mustamin, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme warga atas perbaikan jalan yang telah lama dinantikan.

“Kami sangat senang sekali, Pak. Sudah sekian lama jalan ini rusak. Kasihan, kendaraan sering antre panjang di jalan. Sekarang masyarakat sangat antusias,” ujarnya.

Menurut Mustamin, ruas tersebut merupakan jalur vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi antarwilayah, sehingga keberadaannya sangat strategis bagi pertumbuhan ekonomi lokal maupun regional.

“Kami masyarakat di sini sangat bersyukur dan berterima kasih atas perbaikan dan pembangunan kembali jalan ini oleh Pemprov Sulsel,” katanya.

Ia juga mengenang kunjungan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ke wilayah tersebut beberapa waktu lalu, di mana warga menyampaikan langsung berbagai aspirasi pembangunan.

“Waktu Pak Gubernur berkunjung ke sini, kami sampaikan persoalan pembangunan, termasuk jalan, persawahan, dan pengairan. Alhamdulillah sekarang sudah terbukti. Terima kasih, Bapak Gubernur,” tutup Mustamin.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kematian Ali Khamenei memicu dinamika baru dalam politik Iran. Di tengah spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pemimpin tertinggi berikutnya, nama Hassan Rouhani kembali mencuat dan mulai diperbincangkan di kalangan elite politik maupun pengamat internasional. Rouhani dikenal sebagai salah satu tokoh moderat dalam struktur Republik Islam Iran. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Iran […]

  • Gusdur Dalam Memori  Mbak Yenny dan Gus Mus

    Gusdur Dalam Memori Mbak Yenny dan Gus Mus

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Riski Hidayat
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Oleh: Riski Hidayat, Mahasiswa Pasca Sarjana UAC Mojokerto Tulisan ini Merupakan Refleksi Penulis pada saat Menghadiri Acara Peringatan Haul Gus Dur ke 16 dan Tasyakuran Penganugrahan Gelar Pahlawan Nasional K.H Abdurrahman Wahid di Tebu Ireng Pada 17 Desember 2025. Berangkat dari pertanyaan yang dilontarkan oleh Mbak Yenny Wahid. Apa yang membuat Gus Dur begitu istimewa […]

  • Status Lolos Dianulir, DPR Murka: Polemik Talent Scouting Universitas Indonesia Diprotes Publik

    Status Lolos Dianulir, DPR Murka: Polemik Talent Scouting Universitas Indonesia Diprotes Publik

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 322
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Polemik pengumuman penerimaan mahasiswa baru jalur Talent Scouting di Universitas Indonesia memicu kemarahan publik sekaligus sorotan tajam dari parlemen. Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan kekecewaan mendalam setelah sejumlah calon mahasiswa yang semula dinyatakan lolos, tiba-tiba dianulir statusnya hanya dalam hitungan jam. Insiden bermula dari pengumuman hasil seleksi yang dirilis […]

  • Belanja Negara dan Ilusi Kinerja: Apakah Realisasi Anggaran Mencerminkan Keberhasilan?

    Belanja Negara dan Ilusi Kinerja: Apakah Realisasi Anggaran Mencerminkan Keberhasilan?

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Dzaky Alfarisi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Setiap akhir tahun anggaran, pemerintah pusat maupun daerah hampir selalu memasuki fase yang sama: perlombaan mengejar target penyerapan anggaran. Narasi yang dibangun ke publik pun cenderung seragam—realisasi belanja mencapai angka tinggi, sering kali di atas 90 persen, dan hal tersebut diklaim sebagai bukti keberhasilan kinerja. Di permukaan, angka-angka ini memang terlihat meyakinkan. Namun, jika ditelaah […]

  • Akuntansi Tidak Menjual Angka, Melainkan Kepercayaan

    Akuntansi Tidak Menjual Angka, Melainkan Kepercayaan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Sutanti Idris
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Di tengah gelombang transformasi digital, ketika kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), big data, dan otomatisasi mulai mengambil alih berbagai pekerjaan administratif, profesi akuntan kerap dipertanyakan relevansinya. Jika mesin mampu menyusun laporan keuangan dalam hitungan detik dengan tingkat akurasi yang tinggi, apakah akuntan masih dibutuhkan? Pertanyaan tersebut sesungguhnya berangkat dari pemahaman yang keliru bahwa akuntansi hanyalah aktivitas […]

  • Belanja Non-Prioritas dalam APBN: Siapa yang Menentukan Skala Kepentingan?

    Belanja Non-Prioritas dalam APBN: Siapa yang Menentukan Skala Kepentingan?

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rahma Diva Febryana
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Pada 22 Januari 2025, Presiden Prabowo Subianto menetapkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja APBN dan APBD. Kebijakan ini menargetkan penghematan sebesar Rp306,69 triliun, dengan fokus pada pemangkasan belanja yang dianggap “non-prioritas” seperti perjalanan dinas, seminar, alat tulis kantor, hingga kegiatan seremonial. Secara normatif, langkah ini patut diapresiasi karena berupaya mengurangi pemborosan […]

expand_less