Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tingkat Hunian Lapas Medan Didominasi Narapidana Narkotika

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Tingkat hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan didominasi oleh narapidana kasus narkotika. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI, sekitar 70 persen warga binaan di Lapas Kelas I Medan merupakan pelaku tindak pidana narkoba.

Data tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Panja Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI ke Lapas Kelas I Medan, Sumatra Utara, dikutip nulondalo.com, Sabtu (31/1/2026).

Anggota Tim Panja Pemasyarakatan, Maruli Siahaan, menyebut tingginya persentase narapidana narkotika menjadi catatan penting dalam evaluasi sistem pemasyarakatan.

“Dari data yang kami lihat sesuai paparan, hampir 70 persen warga binaan di lapas adalah pelaku narkoba,” ujar Maruli di Medan.

Menurut politisi Fraksi Partai Golkar tersebut, dominasi kasus narkotika di lapas tidak dapat dilepaskan dari berbagai faktor di luar lembaga pemasyarakatan.

Ia menilai persoalan ekonomi, lingkungan pergaulan, serta lemahnya pengawasan keluarga turut memengaruhi tingginya angka penyalahgunaan narkoba yang berujung pada pidana penjara.

Ia menegaskan, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, melalui pengawasan terhadap anak-anak dan generasi muda.

Selain soal komposisi warga binaan, Panja Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI juga mencermati isu peredaran narkoba di dalam lapas.

Maruli mempertanyakan efektivitas pengawasan terhadap barang yang masuk ke lapas serta kesiapan petugas dalam mengenali berbagai jenis narkotika yang semakin beragam.

Data dan temuan tersebut, kata Maruli, akan menjadi bahan evaluasi Panja Pemasyarakatan dalam menjalankan fungsi pengawasan DPR RI.

Panja berencana memberikan masukan kepada jajaran pemasyarakatan, mulai dari Kepala Kantor Wilayah hingga pimpinan lapas dan rumah tahanan, guna memperkuat sistem pengamanan dan pencegahan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Panja Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI menegaskan bahwa evaluasi ini bertujuan memperbaiki sistem pemasyarakatan agar lembaga pemasyarakatan benar-benar berfungsi sebagai tempat pembinaan, sekaligus terbebas dari praktik peredaran narkotika.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Dunia abad ke-21 sering dipromosikan sebagai dunia paling maju dalam sejarah manusia. Teknologi berkembang pesat, konektivitas lintas benua terjadi dalam hitungan detik, dan pengetahuan seolah tak lagi memiliki batas. Tetapi di balik semua itu, dunia justru terasa semakin terbelah. Perang tidak berhenti, ketimpangan melebar, dan rasa saling percaya antarbangsa semakin menipis. Alih-alih membangun dunia baru, […]

  • Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipuu Keluarkan Pernyataan Sikap Atas Meninggalnya Mahasiswa UNG dalam Diksar Mapala Butoiyo Nusa

    Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipuu Keluarkan Pernyataan Sikap Atas Meninggalnya Mahasiswa UNG dalam Diksar Mapala Butoiyo Nusa

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 71
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dunia pendidikan Gorontalo berduka setelah meninggalnya salah seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), almarhum Muhammad Jeksen, dalam kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Butoiyo Nusa. Menanggapi peristiwa ini, Yayasan Pendidikan Nulondalo Lipuu mengeluarkan pernyataan sikap resmi yang disampaikan langsung oleh Ketua Yayasan, Abdul Kadir Lawero. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Peristiwa ini bukan hanya […]

  • Arus Balik dari Sebuah Negeri yang Tidak Dibiarkan Berkuasa

    Arus Balik dari Sebuah Negeri yang Tidak Dibiarkan Berkuasa

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 322
    • 0Komentar

    “Biar aku ceritai kalian. Dahulu, di jaman kejayaan Majapahit, arus bergerak dari selatan ke utara, dari Nusantara ke Atas Angin.” Kalimat ini ditulis Pramoedya Ananta Toer dalam Arus Baliknya. Ia seakan memberi tahu dengan seksama bahwa kalimat itu tak hanya sekadar nostalgia sejarah. Tetapi merupakan sebuah pernyataan geopolitik yang tajam. Kalimat itu seolah menantang asumsi […]

  • Pemkab Maros Berlakukan WFA Terbatas bagi ASN Selama Libur Nataru 2025

    Pemkab Maros Berlakukan WFA Terbatas bagi ASN Selama Libur Nataru 2025

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 75
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros memberikan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kebijakan ini berlaku selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Desember 2025, dengan catatan penerapannya bersifat selektif dan tidak mengganggu pelayanan publik. Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan bahwa tidak seluruh […]

  • Tonggeyamo: Cara Gorontalo Menyambut Puasa

    Tonggeyamo: Cara Gorontalo Menyambut Puasa

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dr. Husin Ali
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Refleksi Antropologis tentang Perbedaan, Kesepakatan, dan Kedewasaan Beragama Setiap Ramadhan selalu diawali oleh satu pertanyaan yang terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya menyimpan kegelisahan yang dalam: kapan kita mulai berpuasa? Pertanyaan ini bukan semata soal tanggal, melainkan tentang ketenangan batin, rasa aman dalam beribadah, dan kerinduan untuk menjalani waktu suci secara bersama. Dari tahun ke tahun, saya […]

  • Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Barat Laut Luwu Timur, BMKG: Kedalaman 10 Kilometer

    Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Barat Laut Luwu Timur, BMKG: Kedalaman 10 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah barat laut Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Rabu (4/3/2026) dini hari. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui rilis resminya. Dalam keterangan itu disebutkan gempa terjadi pada pukul 02.10.29 WIB. BMKG mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 2,35 Lintang Selatan (LS) dan 120,86 […]

expand_less