Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Keanggotaan Indonesia di Board of Peace, Soroti Komitmen Dana Rp16,7 Triliun

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) pada 22 Januari 2026 usai menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.

Koalisi menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia dan berpotensi membebani anggaran negara.

Dalam siaran pers yang dirilis pada 5 Februari 2026, koalisi yang terdiri dari sejumlah organisasi masyarakat sipil seperti Imparsial, PBHI, YLBHI, KontraS, Amnesty International Indonesia hingga WALHI menyoroti besarnya komitmen dana yang harus dikeluarkan Indonesia sebagai anggota permanen BOP, yakni sekitar Rp16,7 triliun.

Menurut mereka, pembiayaan tersebut dianggap tidak masuk akal di tengah kondisi ekonomi nasional dan berbagai kebutuhan mendesak di sektor pendidikan, kesehatan, serta penciptaan lapangan kerja. “Komitmen anggaran sebesar itu dinilai sebagai pemborosan dan tidak sebanding dengan manfaat yang jelas bagi kepentingan nasional,” tulis koalisi dalam pernyataannya.

Koalisi juga mengkritik struktur organisasi BOP yang dinilai tidak demokratis. Dalam piagamnya, Dewan Perdamaian disebut sebagai badan internasional yang dipimpin Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Posisi kepemimpinan yang dinilai terlalu dominan itu dianggap berpotensi menciptakan praktik otoriter dan tidak mencerminkan prinsip kesetaraan dalam hubungan internasional.

Selain itu, mereka menyoroti klaim BOP sebagai upaya perdamaian dan rekonstruksi Gaza. Koalisi menilai tidak ada pasal yang secara tegas mengatur keterlibatan Palestina dalam proses tersebut. Hal ini dinilai bertentangan dengan sikap historis Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

Koalisi juga menilai bergabungnya Indonesia dalam BOP berpotensi mengaburkan dukungan terhadap berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait konflik Israel-Palestina. Mereka bahkan menyebut langkah tersebut dapat bertentangan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 yang menolak segala bentuk penjajahan.

Dalam konteks hukum nasional, koalisi mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk tidak menyetujui keterikatan Indonesia dalam BOP apabila diajukan pemerintah. Mereka menegaskan, tanpa persetujuan DPR sebagaimana diatur dalam Pasal 11 ayat (2) UUD 1945, perjanjian tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat secara domestik.

Koalisi juga menyerukan agar pemerintah lebih fokus pada dukungan terhadap mekanisme hukum internasional, termasuk International Criminal Court (ICC), yang sebelumnya menetapkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai pihak yang harus diadili atas dugaan kejahatan perang.

Pernyataan sikap ini ditandatangani oleh berbagai organisasi masyarakat sipil lintas isu, mulai dari lembaga bantuan hukum, organisasi HAM, hingga jaringan aktivis lingkungan dan mahasiswa. Mereka menilai kebijakan luar negeri Indonesia seharusnya tetap berlandaskan prinsip independensi, keadilan global, dan penghormatan terhadap hukum internasional.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Jagat 2026 Dorong Agama Jadi Kekuatan Gerakan Pelestarian Alam

    Festival Jagat 2026 Dorong Agama Jadi Kekuatan Gerakan Pelestarian Alam

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, JOMBANG — Jaringan GUSDURian bersama Pesantren Khoiriyah Hasyim akan menggelar Festival Jagat 2026 (Jejaring Agama untuk Gerakan Alam dan Toleransi) di Seblak, Jombang, Jawa Timur, pada 29–30 Agustus 2026. Festival tersebut mengangkat tema “Agama untuk Alam Semesta: Merusak Alam Sama dengan Merusak Kemanusiaan.” Agenda ini menjadi ruang konsolidasi lintas agama, akademisi, aktivis lingkungan, dan […]

  • Membaca Nahdlatul Ulama Gorontalo Pasca Konferwil Kelima

    Membaca Nahdlatul Ulama Gorontalo Pasca Konferwil Kelima

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-V Nahdlatul Ulama (NU) Gorontalo telah digelar pada 27 Oktober 2022 di Asrama Haji Gorontalo. Dalam proses pelaksanaannya, sejumlah catatan prosedural sempat menjadi perbincangan di kalangan internal. Namun tulisan ini tidak bermaksud mengurai seluruh polemik tersebut. Catatan ini lebih merupakan ajakan kepada para nahdliyin untuk membaca arah perjalanan NU Gorontalo lima tahun […]

  • Sekjen PP MBS Persoalkan Hubungan Ketua Bawaslu Padang Lawas Dengan Bupati Yang Diduga Melanggar Kode Etik 

    Sekjen PP MBS Persoalkan Hubungan Ketua Bawaslu Padang Lawas Dengan Bupati Yang Diduga Melanggar Kode Etik 

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Akun pribadi TikTok Komisioner Bawaslu Padang Lawas, Alex Nasution pada saat live yang memunculkan wajah bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, dikritik Sekretaris Pengurus Pusat Mahasiswa Bebas Merdeka (Sekjen PP MBS), Hamzah Siddik Harahap. Hamzah menganggap Fenomena yang tergambar dalam tangkapan layar ini memperlihatkan sebuah persoalan serius dalam ranah etika dan integritas lembaga penyelenggara […]

  • Tragedi Laut di Pangkep: Kapal Tujuan Pulau Sarappo Terbalik, Tiga Nyawa Melayang

    Tragedi Laut di Pangkep: Kapal Tujuan Pulau Sarappo Terbalik, Tiga Nyawa Melayang

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Pangkep — Kapal kayu KLM Fitri Jaya dilaporkan tenggelam setelah terbalik di tengah perjalanan menuju Pulau Sarappo, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Sabtu (27/12/2025). Insiden kecelakaan laut tersebut menewaskan tiga orang penumpang. Peristiwa tragis ini diduga kuat dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda perairan setempat. Kapal […]

  • PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 179
    • 0Komentar

    nulondilon.com, Maros – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menggelar rapat evaluasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) per 26 November 2025. Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, digelar di ruang rapatnya, Senin (1/12/2025), dan memaparkan capaian terkini realisasi PBB-P2 di 14 kecamatan. Hingga akhir November, realisasi penerimaan PBB-P2 Maros […]

  • Koalisi Desak Presiden Hentikan Proyek Jalan 135 Km di Merauke, Diduga Langgar AMDAL dan HAM

    Koalisi Desak Presiden Hentikan Proyek Jalan 135 Km di Merauke, Diduga Langgar AMDAL dan HAM

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 500
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua mendesak Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertahanan untuk segera menghentikan pembangunan jalan akses sepanjang 135 kilometer di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Desakan ini disampaikan menyusul dugaan bahwa proyek sarana prasarana ketahanan pangan tersebut dijalankan tanpa memenuhi ketentuan lingkungan hidup serta berpotensi melanggar hak masyarakat […]

expand_less