Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Puluhan Ulama Perempuan Isi Pengajian Ramadan yang digagas KUPI

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) baru saja meluncurkan (launching) program Ngaji KUPI Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025.

Acara pembukaan tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting yang dihadiri oleh puluhan ulama perempuan dan lembaga jejaring KUPI. Pertemuan dipandu langsung oleh penulis dan pegiat isu gender, Kalis Mardiasih.

Melalui rangkaian pengajian yang digelar selama satu bulan tersebut, KUPI ingin mengajak semua kalangan agar semakin mengenal ajaran Islam yang ramah, adil, dan maslahat bagi semua umat.

Di samping itu, Ngaji KUPI Ramadan juga bertujuan untuk menghidupi bulan Ramadan agar lebih berkah dan bermakna.

Sekretaris Majelis Musyawarah KUPI, Masruchah, menyampaikan bahwa ada banyak ulama perempuan yang berasal dari 28 provinsi di Indonesia yang siap mengambil peran untuk mengisi rangkaian Ngaji KUPI Ramadan.

Ia juga menjelaskan, proses penyebaran pengetahuan ini akan mengambil berbagai isu, seperti isu kemanusiaan, isu lingkungan, dan isu-isu lainnya.

“Nantinya berbagai isu tersebut akan disampaikan melalui pendekatan makruf (baik), mubadalah (kesalingan), dan keadilan hakiki. Ini adalah bagian dari agenda untuk membumikan pandangan KUPI , baik di dalam ruang keluarga, masyarakat, komunitas, atau negara,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, beberapa lembaga penyangga KUPI seperti Alimat, Rahima, Fahmina, Jaringan GUSDURian, dan AMAN Indonesia juga turut menyampaikan program Ngaji Ramadan mereka masing-masing. Agenda lima lembaga penyangga tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian Ngaji KUPI Ramadan.

Pera Sopariyanti dari Rahima mengungkapkan agenda lembaganya selama Ramadan adalah “Ngabuburit bersama 33 Ulama Perempuan”.

Kegiatan ini diselenggarakan secara daring dan tayang setiap hari selama Ramadan di Youtube Swararahima dotcom dan Instagram @swararahima, dengan menghadirkan ulama perempuan dari Jawa, Sulawesi, hingga Aceh.

Ngabuburit bersama 33 Ulama Perempuan diadakan dua kali setiap harinya, yaitu pukul 17.00 WIB dan 20.30 WIB. Sementara itu, tema-tema yang akan diangkat adalah tema-tema aktual yang dekat dengan kehidupan orang muda.

“Rahima mengambil tiga tema besar, yaitu tema ibadah, khususnya terkait puasa. Kemudian tema keluarga, khususnya terkait hak ekonomi perempuan, dan terakhir adalah tema aktual, misalnya tentang penyakit ain, yang biasa ditujukan perempuan sebagai objek.

Selain ada juga tema seperti disabilitas apakah aib bagi keluarga hingga feminine energy,” terangnya.

Berbeda dengan Rahima, Fahmina Institute yang diwakilli oleh Roziqoh menjelaskan program Ramadan yang akan diadakan lembaganya adalah Ramadan Iklusi atau RAIN.

Dirinya juga menjelaskan terkait tema inklusi yang dimaksud serta filosofi dari kata rain.

“Sebagaimana kata rain yang berarti hujan, semoga kita juga akan mendapat percikan berkah selama Ramadan. Tema yang kami amgkat adalah inklusi, terutama inklusi terhadap disabilitas,” jelasnya.

Sementara itu, Iklilah dari Alimat menerangkan bahwa lembaganya bekerja sama dengan Akademi Feminis Muslim akan mengadakan kursus singkat (short course) dan intensif mengkaji isu feminisme Muslim. Acara ini menghadirkan Profesor Alimatul Qibtiyah.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBPOM di Makassar Jalani Reakreditasi ISO/IEC 17025:2017, Perkuat Keandalan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan

    BBPOM di Makassar Jalani Reakreditasi ISO/IEC 17025:2017, Perkuat Keandalan Laboratorium Pengawasan Obat dan Makanan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Nulondalo.com Makassar – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar melaksanakan kegiatan reakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2017 yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Tim Asesor dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), yaitu Tri Pratiwi selaku Asesor Kepala bersama Ani Suwitaningsih, Effi Setiawati, Anissa Tiana Sheilayanti, dan Herawati, yang melakukan asesmen dan witness […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Lailatul Ijtima’, Gus Aniq Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Peradaban

    PWNU Gorontalo Gelar Lailatul Ijtima’, Gus Aniq Tekankan Kolaborasi sebagai Kunci Peradaban

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 468
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menggelar kegiatan Lailatul Ijtima’ dengan menghadirkan Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Musthofa, Ahad (19/4/2025). Katib Syuriyah PWNU Gorontalo, KH. Abdullah Aniq Nawawi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima’ bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi mencerminkan hakikat manusia sebagai makhluk sosial yang harus membangun peradaban secara kolektif. Kegiatan […]

  • Sepanjang 2025 Gorontalo Terima Manfaat Pelayanan Kesehatan BPJS Rp825 Miliar

    Sepanjang 2025 Gorontalo Terima Manfaat Pelayanan Kesehatan BPJS Rp825 Miliar

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 304
    • 0Komentar

    GORONTALO, NULONDALO.com – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyampaikan bahwa Provinsi Gorontalo menerima manfaat pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan dari BPJS Kesehatan sebesar Rp825 miliar sepanjang tahun 2025. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp741 miliar. Hal itu disampaikan Anang usai […]

  • Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Pada edisi sebelumnya, saya menulis Abdullah ibn Umm Maktum sebagai partner muadzin Bilal ibn Rabah. Keduanya adalah muadzin yang ditunjuk Nabi untuk pelaksanaan salat di Madinah. Dari sekitar Masjid Nabawi, suara azan mereka menjadi penanda waktu bagi kehidupan kaum Muslim di kota itu. Pasca peristiwa Fathul Makkah, Nabi Kembali ke Mekkah dan membangun Mekkah dengan […]

  • Politik Identitas di Ruang Publik; Sebuah Gugatan Atas Praktik Penamaan Fasilitas Umum di Era Rum Pagau Jilid II

    Politik Identitas di Ruang Publik; Sebuah Gugatan Atas Praktik Penamaan Fasilitas Umum di Era Rum Pagau Jilid II

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Nurmawan Pakaya
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Pernakah kita berpikir kenapa fasilitas publik seperti rumah sakit atau taman kota bisa dinamai sesuai dengan nama seseorang? Memang sih, terkadang kita menganggap bagian dari menamai ruang publik itu adalah salah satu bentuk penghormatan kepada seseorang. Tapi, yang menjadi pertanyaan kemudian adalah; apakah semua fasilitas publik harus terhubung dengan nama seseorang? Lebih-lebih di balik penamaan […]

  • Dosa karena Sombong Sulit Diampuni, KH. Muhyidin Zeni Ungkap Perbedaannya Play Button

    Dosa karena Sombong Sulit Diampuni, KH. Muhyidin Zeni Ungkap Perbedaannya

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 369
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Rais Syuriyah PWNU Gorontalo, KH. Muhyidin Zeni, menegaskan bahwa dosa yang bersumber dari kesombongan memiliki dampak spiritual yang jauh lebih berbahaya dibanding dosa yang lahir dari dorongan syahwat. Hal ini disampaikan dalam pengajian rutin yang tayang di Nutizen TV, yang disadur dari Kitab Nashoihul Ibad karya Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani yang berisi […]

expand_less