Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polemik P-BMR Kian Memanas, Ersad Mamonto Soroti Epistemik dan Kuasa, KNPI Boltara Ancam Gabung Gorontalo

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 183
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Isu pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya (P-BMR) kembali memantik perdebatan tajam di Sulawesi Utara. Setelah Muhamad Ersad Mamonto menyampaikan kritik konseptual terhadap fondasi historis dan relasi kuasa dalam wacana P-BMR, penolakan keras juga datang dari Ketua KNPI Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Donal Palandi.

Dalam responsnya terhadap tulisan Tyo Mokoagow berjudul: “Dekonstruksi PBMR”, Ersad menilai perumusan P-BMR berisiko jatuh pada kekerasan epistemik apabila sejarah dibangun secara tunggal dan sentralistik.

Ia mengkritik kecenderungan menarik legitimasi BMR ke masa lampau dengan menempatkan Mongondow sebagai pusat kosmologi. Menurutnya, label administratif seperti Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow, dan Kotamobagu tidak otomatis berarti legitimasi kosmologis tunggal.

Ersad juga menyoroti penggunaan sumber kolonial seperti “Boek verhalen Mongondusch” sebagai dasar sejarah. Ia mengingatkan bahwa tradisi tutur masyarakat seperti Bintauna, Kaidipang, dan Bolango tidak dapat dilebur dalam satu narasi pusat.

Selain soal sejarah, ia menyinggung relasi kuasa yang timpang sejak pembentukan administrasi modern Bolaang Mongondow pada 1954. Menurutnya, reposisi kewenangan dari struktur kerajaan ke sistem administratif telah memunculkan marginalisasi wilayah non-Mongondow.

Ersad menekankan bahwa jika BMR ingin diwujudkan, maka harus dibangun di atas prinsip rekognisi, kesetaraan akses, dan distribusi kuasa yang adil.

KNPI Boltara Tolak Keras, Ancam Gabung Gorontalo

Penolakan lebih keras datang dari Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bolaang Mongondow Utara, Donal Palandi. Ia secara terbuka menentang pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) P-BMR.

Menurut Donal, arah perjuangan pemekaran telah menyimpang dari tujuan kesejahteraan rakyat. Ia menilai Boltara berpotensi hanya dijadikan pelengkap wilayah tanpa jaminan posisi strategis maupun pemerataan pembangunan.

“Ini bukan lagi soal pemekaran untuk rakyat. Ini soal siapa dapat jabatan, siapa kuasai anggaran, dan siapa duduk di kursi kekuasaan. Rakyat hanya dipakai sebagai stempel,” tegas Donal dikutip dari senandika.id, Sabtu (14/2/2026)

Ia menyebut wacana pembangunan dalam P-BMR sebagai bungkus politik elit. KNPI Boltara, lanjutnya, tidak akan tinggal diam jika pemekaran dipaksakan tanpa partisipasi masyarakat akar rumput.

Donal bahkan melontarkan ancaman politik terbuka. Jika pemekaran tetap dipaksakan, pihaknya siap mendeklarasikan sikap untuk bergabung dengan Gorontalo.

“Secara historis dan kultural, Boltara punya keterikatan kuat dengan Gorontalo,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keutuhan Sulawesi Utara tidak boleh dikorbankan demi kepentingan elit.

Pernyataan Donal menunjukkan bahwa polemik P-BMR tidak lagi berada pada tataran akademik atau konseptual semata, melainkan telah bergerak menjadi arena pertarungan kepentingan politik.

Jika sebelumnya Ersad mengingatkan bahaya kekerasan epistemik dan ketimpangan relasi kuasa, kini penolakan terbuka dari KNPI Boltara memperlihatkan potensi eskalasi konflik wilayah dan krisis kepercayaan publik.

Wacana P-BMR pun memasuki fase krusial antara rekognisi identitas dan distribusi kuasa, atau justru fragmentasi politik di jazirah utara Sulawesi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Fatayat NU. Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj Margaret Aliyatul Maimunah binti KH Faruq, wafat pada Ahad (1/3/2026) pukul 08.25 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Fatmawati, Jakarta. Kabar berpulangnya almarhumah disampaikan langsung oleh suaminya, KH Abdullah Masud, yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Tangerang Selatan. […]

  • Asyiknya Sensus Burung Air di Danau Limboto

    Asyiknya Sensus Burung Air di Danau Limboto

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 88
    • 0Komentar

    NULONDALO.com  – Ratusan individu burung air residen (penetap) dan jenis migran (pendatang) di Danau Limboto tercatat dalam pengamatan dan sensus burung-air Asia (Asian Waterbird Census) pada Sabtu, 7 Februari 2026. Jenis burung-burung tersebut antara lain blekok sawah (Ardeola speciosa), kuntul kecil (Egretta garzetta), kuntul kerbau (Bubulcus ibis), cangak merah (Ardea purpurea), gagang bayam (Himantopus himantopus), […]

  • Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

    Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 143
    • 0Komentar

    NU tidak membangun kekuasaan dengan cara merebut pusat. Ia tidak lahir dari istana, parlemen, atau kantor administrasi. NU lahir dari pinggir—dari desa, dari surau kecil, dari pesantren kampung yang jauh dari kota, dari obrolan yang tidak pernah berniat menjadi wacana besar. Karena itu, teori kekuasaan NU sejak awal berlawanan dengan logika kekuasaan modern yang bertumpu […]

  • Kabar Gembira untuk ASN Kota Gorontalo: TPP Desember Segera Dibayarkan

    Kabar Gembira untuk ASN Kota Gorontalo: TPP Desember Segera Dibayarkan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengumumkan kabar gembira bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan Desember akan segera dicairkan dalam waktu dekat. “TPP ASN (Bulan Desember) akan segera kita bayarkan,” ujar Wali Kota Adhan saat memberikan arahan pada apel kendaraan dinas operasional (KDO) pimpinan […]

  • Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 217
    • 0Komentar

    nulondalo.com  –  Aktivis asal Kabupaten Pohuwato, Muhajir Laindi, mendesak Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk mengambil langkah lebih konkret dalam menyelesaikan persoalan pertambangan rakyat di daerah tersebut. Ia meminta pemerintah provinsi tidak hanya berfokus pada percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), tetapi juga aktif mengadvokasi revisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2025 yang dinilai belum […]

  • Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Ramadan selalu hadir dengan semarak yang khas. Beragam ekspresi keagamaan mencuat ke ruang publik, mulai pengajian rutin, ceramah agama, semarak majelis taklim, hingga seruan sahur jelang dini hari. Ramadan seolah telah menjadi panggung besar ekspresi keagamaan. Selain dimaknai sebagai bulan suci, juga diyakini sebagai bulan penuh berkah; bulan yang dirindukan umat Islam karena pahala amal […]

expand_less