Breaking News
dark_mode
Trending Tags

BIM-MALUT Gelar Aksi di Kantor Pusat PT Harita Group Jakarta, Kecam Pencemaran Cr 6 di Pulau Obi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aktivis Barisan Intelektual Muda Maluku Utara (BIM-MALUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pusat PT Harita Group di Jakarta. Aksi ini merupakan bentuk protes keras atas dugaan pencemaran lingkungan oleh perusahaan tambang nikel tersebut di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, 14 Mei 2025.

Dalam orasinya, massa BIM-MALUT mengecam tindakan PT Harita Group yang diduga telah mencemari sumber air masyarakat dengan senyawa Kromium Heksavalen (Cr 6) zat karsinogenik berbahaya yang dapat menyebabkan kanker dan kerusakan organ vital. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Boikot PT Harita Group, Cabut IUP PT Harita Group” dan “Adili direksi PT Harita Group serta segera angkat kaki dari Maluku Utara”.

“Kami Mahasiswa Asli Maluku Utara yang sudah lama mengemban Pendidikan tinggi di Jakarta Datang Ke depan kantor pusat PT Harita Group/Harita Nikel untuk menyuarakan jeritan masyarakat Obi yang hari ini harus bertahan hidup dengan air tercemar, laut yang rusak, dan udara yang penuh polusi. PT Harita tidak hanya merusak alam, tapi juga masa depan generasi kami”, tegas Riswan, Koordinator Aksi BIM-MALUT.

Dalam pernyataan resminya, BIM-MALUT menyamakan kasus ini dengan tragedi Hinkley di California, AS, yang mengakibatkan ratusan warga menderita kanker akibat pencemaran Cr 6 oleh perusahaan energi PG&E. Mereka menegaskan bahwa Pulau Obi tidak boleh menjadi Hinkley kedua di Indonesia.

“Jika negara tidak hadir, maka kami yang akan bersuara. Ini bukan hanya soal lingkungan, ini soal hak hidup masyarakat Obi”, tutup Riswan.

TUNTUTAN BIM-MALUT:

1. Kementrian ESDM Segera Mengevaluasi dan Memberikan Teguran Tegas Kepada PT Harita Grup Jika Masalah tersebut tidak dapat di tangani, Menuntut Kepada Bapak Bahlil Lahadalia Mentri ESDM segera mencabut izin usaha pertambangan PT Harita Grup di Pulau Obi, Maluku Utara, akibat dampak pencemaran lingkungan yang parah dan merugikan masyarakat.

2. PT Harita Grup harus memberhentikan aktivitas operasional tambang jika tidak segera memberikan solusi. Menuntut PT Harita Nickel untuk segera menghentikan seluruh kegiatan operasional pertambangan nikel di Pulau Obi, Maluku Utara, hingga dilakukan penyelidikan menyeluruh terkait dampak pencemaran Cr 6 yang telah melebihi batas legal. Penghentian ini harus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan setempat.

3. Menuntut Kepada Aparat Penegak Hukum Untuk segera memanggil Bapak Bapak Roy Arman Arfandy. Karena diduga tidak bertanggung jawab atas pencemaran lingkungan di pulau obi maluku utara.

4. Transparansi dan Tanggung Jawab Hukum terhadap Pencemaran Lingkungan Menuntut PT Harita Nickel untuk membuka seluruh data pengujian lingkungan, termasuk hasil uji kualitas air dan tanah yang menunjukkan tingkat Cr 6 yang melebihi batas legal.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Suasana penuh kebersamaan mewarnai penutupan Pekan Ekonomi Syariah (PES) PWNU Gorontalo 2025 yang digelar sejak 28 Oktober 2025 sampai dengan Kamis 30 Oktober 2025 di pelataran kantor PWNU Gorontalo. Penutupan diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang berbagai lomba yang sebelumnya digelar, termasuk Lomba Da’i Cilik dan Lomba Mobile Legends bertema ekonomi syariah. Kedua lomba […]

  • Melihat Keadilan Gender dengan Kacamata Ulama Nusantara: Riwayat, Dalil, dan Jalan Perubahan Play Button

    Melihat Keadilan Gender dengan Kacamata Ulama Nusantara: Riwayat, Dalil, dan Jalan Perubahan

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 346
    • 0Komentar

    nulondalo.com – KH. Abdullah Aniq Nawawi menegaskan bahwa ijtihad ulama Nahdlatul Ulama (NU) dalam bidang sosial-politik terus berkembang untuk menjawab kebutuhan zaman, termasuk menghadirkan peradaban yang berkeadilan gender. Hal tersebut ia sampaikan dalam forum diskusi Halaqah Fiqih Peradaban PBNU bertajuk; Ijtihad Ulama NU dalam bidang sosial-politik untuk peradaban yang berkeadilan gender, yang digelar tahun lalu. […]

  • Breaking News : Prabowo Serukan Perang Terhadap Sampah

    Breaking News : Prabowo Serukan Perang Terhadap Sampah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 418
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menyerukan perang terhadap sampah dan meminta seluruh kepala daerah, kementerian, serta lembaga negara untuk serius menangani persoalan lingkungan. Seruan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintahan Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026). Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat sampah. […]

  • Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 449
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tradisi Lebaran Ketupat di kawasan Kampung Jawa, Kabupaten Gorontalo, resmi dimulai dengan pelaksanaan doa Bado Ketupat yang berlangsung khidmat di Masjid Al Muttaqin, Sabtu (28/03/2026). Prosesi religius ini dihadiri langsung oleh Sofyan Puhi, didampingi Tonny S. Junus serta Sugondo Makmur. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi yang […]

  • Bangsa yang Pandai Bertahan, Tapi Tak Lagi Percaya Perubahan, Ketika Sabar Berubah Menjadi Kepasrahan Sosial

    Bangsa yang Pandai Bertahan, Tapi Tak Lagi Percaya Perubahan, Ketika Sabar Berubah Menjadi Kepasrahan Sosial

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Dalam kamus kehidupan sehari-hari, kata sabar sering diperlakukan seperti obat mujarab untuk segala luka sosial. Ia terdengar menenangkan, penuh kebijaksanaan, bahkan dianggap sebagai jawaban paling aman atas berbagai persoalan hidup. Namun di balik itu, ada kekeliruan yang diam-diam terus dipelihara: kita terlalu sering mencampuradukkan antara kesabaran dan kepasrahan. Padahal keduanya lahir dari ruang batin yang […]

  • Sebanyak 2.490 Orang Berangkat Melalui Pelabuhan Feri Gorontalo

    Sebanyak 2.490 Orang Berangkat Melalui Pelabuhan Feri Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo merilis jumlah penumpang yang berangkat dengan angkutan penyeberangan/feri pada Mei 2025 sebanyak 2.490 orang. “Angka ini menurun 31,63 persen dibandingkan April 2025 yang tercatat sebanyak 3.642 orang,” kata Dwi Alwi Astuti Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Selasa (1/7/2025). Sedangkan orang […]

expand_less