Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Runtuhnya Masyarakat Sipil?

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 388
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pada dekade 1990-an, masyarakat sipil di Indonesia menemukan momentumnya. Ia hadir sebagai kekuatan penekan terhadap negara. Organisasi mahasiswa, LSM, kelompok intelektual, hingga komunitas berbasis agama dan budaya membentuk jejaring resistensi yang relatif solid. Dalam konteks itu, masyarakat sipil berfungsi sebagai oposisi ekstra-parlementer—sebuah ruang di mana kritik tidak hanya diproduksi, tetapi juga dikonsolidasikan menjadi gerakan yang mampu mengguncang struktur kekuasaan. Puncaknya terlihat dalam momentum Reformasi 1998, ketika tekanan kolektif masyarakat sipil berhasil memaksa perubahan politik yang fundamental.

Pada fase tersebut, ekspektasi terhadap masyarakat sipil juga meningkat tajam. Berbagai bentuk organisasi dan inisiatif berbasis warga bermunculan, seiring dengan optimisme bahwa demokrasi Indonesia akan semakin kuat jika ditopang oleh masyarakat sipil yang solid. Reformasi birokrasi turut memperkuat harapan ini, ditandai dengan kebijakan demiliterisasi serta keterlibatan aktor-aktor sipil dalam struktur negara, termasuk di sektor strategis seperti Kementerian Pertahanan. Masyarakat sipil tidak lagi berada di pinggiran, melainkan mulai masuk ke dalam orbit kekuasaan.

Namun, setelah lebih dari dua dekade, lanskap tersebut mengalami pergeseran yang signifikan. Masyarakat sipil tidak lagi tampil sebagai kekuatan yang utuh dan terorganisir. Ia justru tampak tercerai-berai, baik akibat tekanan dari sistem politik maupun karena dinamika internalnya sendiri. Negara, melalui berbagai instrumen kekuasaan—regulasi, kooptasi, hingga distribusi sumber daya—secara perlahan mengelola dan meredam potensi oposisi. Di saat yang sama, masyarakat sipil mengalami kelelahan ideologis dan fragmentasi kepentingan yang menggerus daya kohesinya.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KIBR Desak KPK Adili Ade Irawan, Dirut PT Halmahera Sukses Mineral Atas Dugaan Penyuapan WIUP

    KIBR Desak KPK Adili Ade Irawan, Dirut PT Halmahera Sukses Mineral Atas Dugaan Penyuapan WIUP

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Koalisi Independet Bersama Rakyat (KIBR) Gelar aksi demonstrasi di Kantor PT Halmahera Sukses Mineral dan KPK RI menyoroti persoalan di Maluku Utara Terkait Penyuapan Kepada Eks Gubernur Maluku Utara, almarhum Abdhul Gani Kasuba. Dalam Kasus Tersebut, diduga keterlibatan Direktur Uatama PT Halmahera Sukses Mineral Ade Irawan, Sebagai salah satu pihak yang ikut menyuap AGK. Jakarta, […]

  • Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Kecamatan Bontoa Berlangsung Khidmat Dan Gembira

    Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Kecamatan Bontoa Berlangsung Khidmat Dan Gembira

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com–Bontoa, 17 Agustus 2026– Camat Bontoa Muh Maudu S.Hut M.Sp memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Bontoa pada Minggu pagi Di lapangan Mannan talawe Kecamatan Bontoa. Upacara diikuti Forkopimcam, ASN,Kepala Desa/Kelurahan TNI-Polri, Instansi-instansi terkait se kecamatan Bontoa,Ormas,OKP,Kepala-kepala Sekolah Se kecamatan Bontoa,Guru-guru ,Lembaga adat Kekaraengan Bontoa,Mahasiswa,pelajar dan semua elemen Masyarakat Kecamatan Bontoa. Petugas […]

  • Bank Sampah hingga Ketahanan Pangan: Langkah Nyata Ecopesantren di Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah photo_camera 2

    Bank Sampah hingga Ketahanan Pangan: Langkah Nyata Ecopesantren di Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 1.894
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Pondok Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah tampak berbeda pada Senin (8/12/2025) sore itu. Bukan hanya lantunan kajian kitab yang terdengar, tetapi juga dialog hangat tentang sampah, ketahanan pangan, dan masa depan bumi. Para santri, mahasiswa, hingga perwakilan komunitas duduk bersama menyimak penjelasan tentang bagaimana pesantren dapat menjadi kekuatan besar dalam gerakan pelestarian lingkungan. […]

  • Ilmu yang Masuk Angin

    Ilmu yang Masuk Angin

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Di pesantren, ada petuah sederhana: “Ilmu iku kudu manfaat, nek mung pinter tok yo mblenger.” Ilmu itu harus bermanfaat, kalau cuma pintar saja bisa bikin kembung. Sayangnya, sebagian akademisi hari ini tampak bukan kembung karena terlalu banyak makan, tetapi karena terlalu lama tinggal di menara gading, ruang tinggi, dingin, dan jauh dari sawah, laut, serta […]

  • Geliat Ekonomi GP Ansor di Tangan Addin Jauharudin

    Geliat Ekonomi GP Ansor di Tangan Addin Jauharudin

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) telah lama menjadi garda depan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) dalam menegakkan nilai-nilai keislaman yang moderat, menjaga keutuhan bangsa, dan memperkuat identitas kebangsaan. Namun, satu aspek yang selama ini belum tergarap secara maksimal adalah penguatan ekonomi kader dan organisasi. Di bawah kepemimpinan Addin Jauharudin, wajah GP Ansor mulai menunjukkan arah baru: […]

  • Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga (poto: Istimewah)

    Wagub Sulbar Salim S Mengga Wafat, Ini Kronologi Lengkapnya

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kabar duka menyelimuti Sulawesi Barat. Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, meninggal dunia pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 06.40 Wita. Salim S Mengga mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Siloam Makassar. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa almarhum wafat akibat sakit, tanpa merinci […]

expand_less