Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Runtuhnya Masyarakat Sipil?

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 331
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pada dekade 1990-an, masyarakat sipil di Indonesia menemukan momentumnya. Ia hadir sebagai kekuatan penekan terhadap negara. Organisasi mahasiswa, LSM, kelompok intelektual, hingga komunitas berbasis agama dan budaya membentuk jejaring resistensi yang relatif solid. Dalam konteks itu, masyarakat sipil berfungsi sebagai oposisi ekstra-parlementer—sebuah ruang di mana kritik tidak hanya diproduksi, tetapi juga dikonsolidasikan menjadi gerakan yang mampu mengguncang struktur kekuasaan. Puncaknya terlihat dalam momentum Reformasi 1998, ketika tekanan kolektif masyarakat sipil berhasil memaksa perubahan politik yang fundamental.

Pada fase tersebut, ekspektasi terhadap masyarakat sipil juga meningkat tajam. Berbagai bentuk organisasi dan inisiatif berbasis warga bermunculan, seiring dengan optimisme bahwa demokrasi Indonesia akan semakin kuat jika ditopang oleh masyarakat sipil yang solid. Reformasi birokrasi turut memperkuat harapan ini, ditandai dengan kebijakan demiliterisasi serta keterlibatan aktor-aktor sipil dalam struktur negara, termasuk di sektor strategis seperti Kementerian Pertahanan. Masyarakat sipil tidak lagi berada di pinggiran, melainkan mulai masuk ke dalam orbit kekuasaan.

Namun, setelah lebih dari dua dekade, lanskap tersebut mengalami pergeseran yang signifikan. Masyarakat sipil tidak lagi tampil sebagai kekuatan yang utuh dan terorganisir. Ia justru tampak tercerai-berai, baik akibat tekanan dari sistem politik maupun karena dinamika internalnya sendiri. Negara, melalui berbagai instrumen kekuasaan—regulasi, kooptasi, hingga distribusi sumber daya—secara perlahan mengelola dan meredam potensi oposisi. Di saat yang sama, masyarakat sipil mengalami kelelahan ideologis dan fragmentasi kepentingan yang menggerus daya kohesinya.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasat Binmas Polres Maros Kumpulkan Bhabinkamtibmas Camba-Mallawa: “Jadilah Solusi bagi Warga”

    Kasat Binmas Polres Maros Kumpulkan Bhabinkamtibmas Camba-Mallawa: “Jadilah Solusi bagi Warga”

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Maros, AKP Ilham Yuliani, mengumpulkan seluruh Bhabinkamtibmas yang bertugas di Kecamatan Camba dan Mallawa dalam pertemuan terpisah di Aula Polsek Camba dan Polsek Mallawa, Kamis (4/12/2025). Pertemuan ini digelar untuk memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). […]

  • Gerakan Kebudayaan, Titik Akupuntur dalam Krisis Demokrasi

    Gerakan Kebudayaan, Titik Akupuntur dalam Krisis Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    (Catatan naratif peta loop Komisi Media, Budaya, dan Masyarakat Sipil pada Sarasehan Gerakan Nurani Bangsa, 8 Juni 2025) Demokrasi Indonesia sedang mengalami paradoks . Secara prosedural, mekanisme demokrasi berjalan—pemilu dilaksanakan, lembaga negara berfungsi—namun secara substansial, demokrasi mengalami defisit. Kebebasan sipil menyusut, ruang berpikir kritis menyempit, dan masyarakat sipil kehilangan pijakan simbolik untuk mendorong perubahan. Dengan […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo secara resmi menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) di Kantor PWNU Gorontalo, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi umat melalui penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah. Acara pembukaan turut dihadiri oleh berbagai lembaga dan instansi strategis, antara lain Bursa Efek Indonesia (BEI), Pintraco, Otoritas […]

  • Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Apriyanto Rajak
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Menjelang 17 Agustus, suasana di Desa Tolondadu II dan Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, berubah. Sepanjang jalan desa, ratusan bendera Merah Putih dipasang berjejer. Bendera-bendera itu diikat pada tiang bambu kecil dan ditancapkan dengan jarak kurang lebih tiga meter. Ratusan bendera tersebut sengaja ditancapkan tepat di tengah pembatas jalan […]

  • Mengapa Literasi Keuangan Perempuan Menentukan Masa Depan Anak

    Mengapa Literasi Keuangan Perempuan Menentukan Masa Depan Anak

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Sutanti Idris
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Di tengah perubahan ekonomi yang semakin kompleks, perempuan tidak lagi hanya dipandang sebagai pendamping dalam rumah tangga, melainkan sebagai penentu arah masa depan keluarga. Salah satu kekuatan terbesar perempuan modern hari ini bukan hanya pendidikan tinggi atau karier, tetapi kemampuan mengelola keuangan dengan bijak. Literasi keuangan perempuan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat, […]

  • Menjemput Hari Raya Idul Fitri, FPPMB dan Pemdes Bobawa Gelar Bukber Dengan Masyarakat 

    Menjemput Hari Raya Idul Fitri, FPPMB dan Pemdes Bobawa Gelar Bukber Dengan Masyarakat 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa Bobawa (FPPMB) menggelar agenda buka puasa bersama di Masjid Al-Fajri, Desa Bobawa, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan. Jum’at, 28 Maret 2025. Acara ini melibatkan masyarakat, badan syara, serta pemerintah desa dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kepala Desa Bobawa, Ludin Halek, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang berbuka bersama, […]

expand_less