Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Runtuhnya Masyarakat Sipil?

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 263
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di sisi lain, para pengkritik pun tidak sepenuhnya lepas dari problem. Banyak kritik berhenti pada level narasi makro—retoris, tajam, tetapi minim data. Kritik terhadap isu-isu strategis, seperti program Makanan Bergizi Gratis, sering kali lebih didominasi oleh analisis politis ketimbang kajian empiris. Figur-figur aktivis kampus, misalnya, masih menggunakan pola kritik ala 1990-an, tetapi tanpa dukungan data yang memadai. Akibatnya, argumen mereka mudah dipatahkan oleh kelompok sipil pro-pemerintah. Kritik pun berakhir sebagai komoditas media, bukan sebagai pemantik gerakan. Ia kehilangan daya gugah karena gagal menawarkan alternatif yang konkret.

Pada titik ini, terlihat bahwa pelemahan masyarakat sipil tidak semata-mata disebabkan oleh represi negara, tetapi juga oleh krisis epistemik di dalam dirinya sendiri. Masyarakat sipil tidak lagi cukup kuat dalam memproduksi pengetahuan; ia lebih banyak bereaksi daripada merumuskan. Dalam formulasi yang lebih tajam, masyarakat sipil hari ini cenderung menjadi konsumen wacana, bukan produsen pengetahuan.

Konfigurasi politik kontemporer menunjukkan simbiosis yang problematik: negara semakin adaptif dalam mengelola kritik, sementara masyarakat sipil semakin sulit mengonsolidasikan diri. Negara tidak selalu perlu membungkam; cukup dengan membiarkan masyarakat sipil terfragmentasi, maka daya tekan itu akan melemah dengan sendirinya. Dalam situasi ini, “keruntuhan” masyarakat sipil tidak terjadi secara dramatis, melainkan melalui proses erosi yang perlahan dan nyaris tak terasa.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gegana Polda Jatim Temukan Black Powder dalam Kasus Ledakan Mercon di Ponorogo

    Gegana Polda Jatim Temukan Black Powder dalam Kasus Ledakan Mercon di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Timur mengungkap temuan bahan peledak jenis low explosive atau black powder dalam penyelidikan kasus ledakan mercon di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) tersebut menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar berat. Sejak Senin (2/3/2026) pagi, […]

  • Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 116
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Cendekiawan dan budayawan Yudi Latif menyoroti berbagai persoalan mendasar dalam tata kelola pendidikan nasional yang dinilainya semakin kehilangan arah peradaban. Dalam tulisannya berjudul “Sengkarut Dunia Pendidikan” yang dimuat di Kompas pada Kamis (21/5/2026), Yudi menilai problem utama pendidikan Indonesia terletak pada kesenjangan antara apa yang disuarakan pemerintah dan kebijakan yang benar-benar dipilih. Menurutnya, […]

  • Pendapatan Langit

    Pendapatan Langit

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Ramadhan juga mengajarkan prinsip full disclosure. Kita diminta transparan kepada diri sendiri: apakah sedekah kita benar-benar karena Allah, atau karena kamera? Dalam standar akuntansi, pengungkapan penting untuk mencegah misleading information. Dalam standar langit, pengungkapan penting untuk mencegah misleading intention. Humor ala NU mengingatkan kita bahwa agama tidak anti tawa. Di pesantren, santri bisa tertawa lepas, […]

  • Qays, Safinah Maula Rasulullah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #4)

    Qays, Safinah Maula Rasulullah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #4)

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Safinah menambahkan bahwa meski memikul muatan seberat satu unta, dua unta, atau bahkan lima wasaq—satuan besar muatan pada masa itu—ia tidak merasa berat. Julukan ini bukan sekadar lelucon atau ungkapan biasa. Kapal adalah simbol kekuatan, ketahanan, dan kemampuan membawa banyak muatan hingga menyeberangkan orang lain. Demikian pula Safinah: ia memikul tanggung jawab, membantu sahabat lain, dan […]

  • Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace Gagasan Trump, Desak Indonesia Mundur

    Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace Gagasan Trump, Desak Indonesia Mundur

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 487
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Jaringan Gusdurian Indonesia secara tegas menolak inisiatif internasional Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penolakan tersebut disampaikan melalui Pernyataan Sikap yang dikeluarkan di Yogyakarta, 2 Februari 2026. Board of Peace diluncurkan Donald Trump pada 22 Januari 2026 di sela Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss. Inisiatif […]

  • Habis Gelap Ada yang Belum Terang: Kartini, Emansipasi dan Ilusi Kolonial

    Habis Gelap Ada yang Belum Terang: Kartini, Emansipasi dan Ilusi Kolonial

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    “Ibu Kita Kartini, putri sejati, wanita yang mulia dan harum namanya.” Begitulah yang terpatri di benak para anak-anak sekolah.  Lagunya kerap didendangkan, hari lahirnya ditetapkan sebagai emansipasi wanita dan kiprahnya dijadikan patokan gerakan perempuan di Indonesia.  Setiap tanggal 21 April, Kartini dan narasi tentangnya dilantangkan kembali. Kalau anda hidup dan sudah bisa memahami situasi pada masa orde […]

expand_less