Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Runtuhnya Masyarakat Sipil?

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 389
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perubahan paling mencolok terjadi di era digital. Ruang publik tidak lagi dimediasi oleh forum-forum fisik seperti kampus, diskusi terbuka, atau organisasi massa, melainkan oleh platform media sosial yang serba cepat dan cenderung dangkal. Kritik tetap hadir, bahkan mungkin lebih ramai dari sebelumnya, tetapi dalam bentuk yang berbeda: buzzing. Kritik menjadi viral, namun tidak selalu substansial. Konsolidasi bisa terbentuk dalam hitungan jam, tetapi juga dapat runtuh dalam waktu yang sama singkatnya.

Fenomena ini melahirkan paradoks. Di satu sisi, digitalisasi membuka ruang partisipasi yang luas—siapa pun dapat bersuara, mengkritik, dan membentuk opini. Namun di sisi lain, kelimpahan suara justru menghasilkan kebisingan yang melemahkan arah. Tidak ada lagi pusat gravitasi yang mampu menyatukan energi kritik menjadi gerakan yang berkelanjutan. Dalam kondisi ini, masyarakat sipil kehilangan salah satu kekuatan utamanya: kapasitas untuk mengorganisir diri.

Fragmentasi ini semakin kompleks dengan munculnya aktor-aktor baru dalam tubuh masyarakat sipil itu sendiri, seperti buzzer pro-pemerintah. Mereka tidak hadir sebagai entitas eksternal, melainkan menggunakan bahasa, medium, dan strategi yang sama dengan para pengkritik. Akibatnya, batas antara kritik dan propaganda menjadi kabur. Ruang publik berubah menjadi arena kontestasi yang tidak lagi bertumpu pada kekuatan argumen, melainkan pada kemampuan memproduksi dan mendistribusikan narasi secara masif.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Keanggotaan Indonesia di Board of Peace, Soroti Komitmen Dana Rp16,7 Triliun

    Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Keanggotaan Indonesia di Board of Peace, Soroti Komitmen Dana Rp16,7 Triliun

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) pada 22 Januari 2026 usai menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Koalisi menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia dan berpotensi membebani anggaran negara. Dalam siaran pers yang dirilis […]

  • Polres Maros Musnahkan 359 Gram Narkoba, Selamatkan 7.000 Warga dari Ancaman Penyalahgunaan

    Polres Maros Musnahkan 359 Gram Narkoba, Selamatkan 7.000 Warga dari Ancaman Penyalahgunaan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Polres Maros memusnahkan barang bukti (BB) narkoba hasil pengungkapan Satres Narkoba selama tiga bulan terakhir. Pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, di halaman Mapolres Maros, Jumat (5/12/2025). Total BB yang dimusnahkan mencapai 359 gram dengan nilai ekonomi diperkirakan mencapai Rp500 juta. Polisi menyebut jumlah tersebut setara dengan penyelamatan sedikitnya 7.000 […]

  • Seruan Moral Warga NU: Kembalikan Nahdlatul Ulama kepada Jamaah demi Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam photo_camera 10

    Seruan Moral Warga NU: Kembalikan Nahdlatul Ulama kepada Jamaah demi Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Musyawarah Besar Warga Nahdaltul Ulama  bertajuk “Mengembalikan NU kepada Jamaah demi Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam” lahir Suruan Moral Nahdlatul Ulama yang digelar di kediaman KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Ciganjur, Jakarta Selatan, Ahad (21/12/2025). Musyawarah tersebut dihadiri oleh warga, jamaah, serta para muhibbin Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah sebagai ikhtiar kolektif untuk […]

  • Ramadhan dan Semangat Temporal Beribadah

    Ramadhan dan Semangat Temporal Beribadah

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Berikut ini adalah salah satu contoh berpikir di ruang yang sempit : Jika ungkapan “Kun Rabbaniyyan Walaa Takun Ramadhaniyyan” ditarik ke wilayah akidah dengan konsep pemurnian tauhid yang diusung oleh kaum puritaniasme dengan pembahasan yang menggunakan patron tekstual dan kaku, maka kesimpulan yang muncul adalah siapa saja yang beribadah karena Ramadhan, maka dapat dikategorikan sebagai […]

  • Bantuan UEP dan PK Bukan untuk Dikonsumsi

    Bantuan UEP dan PK Bukan untuk Dikonsumsi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pentingnya pemanfaatan bantuan sosial secara produktif, bukan konsumtif. Hal ini disampaikannya saat menyerahkan bantuan bahan pokok dalam program BLP3G di dua kecamatan di Kabupaten Boalemo, Rabu (2/7/2025). Selain program BLP3G, Idah menjelaskan bahwa Dinas Sosial Provinsi Gorontalo juga memiliki berbagai skema bantuan lainnya, salah satunya adalah Usaha […]

  • GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Provinsi Gorontalo, yang dikomandoi oleh Abdul Wahidin Tutuna, resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dan monopoli dalam proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp50,9 miliar di Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo ke Kejaksaan Agung RI, Selasa (15 /7/2025). Laporan tersebut disampaikan langsung di Jakarta, dengan […]

expand_less