Breaking News
light_mode
Trending Tags

Runtuhnya Masyarakat Sipil?

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perubahan paling mencolok terjadi di era digital. Ruang publik tidak lagi dimediasi oleh forum-forum fisik seperti kampus, diskusi terbuka, atau organisasi massa, melainkan oleh platform media sosial yang serba cepat dan cenderung dangkal. Kritik tetap hadir, bahkan mungkin lebih ramai dari sebelumnya, tetapi dalam bentuk yang berbeda: buzzing. Kritik menjadi viral, namun tidak selalu substansial. Konsolidasi bisa terbentuk dalam hitungan jam, tetapi juga dapat runtuh dalam waktu yang sama singkatnya.

Fenomena ini melahirkan paradoks. Di satu sisi, digitalisasi membuka ruang partisipasi yang luas—siapa pun dapat bersuara, mengkritik, dan membentuk opini. Namun di sisi lain, kelimpahan suara justru menghasilkan kebisingan yang melemahkan arah. Tidak ada lagi pusat gravitasi yang mampu menyatukan energi kritik menjadi gerakan yang berkelanjutan. Dalam kondisi ini, masyarakat sipil kehilangan salah satu kekuatan utamanya: kapasitas untuk mengorganisir diri.

Fragmentasi ini semakin kompleks dengan munculnya aktor-aktor baru dalam tubuh masyarakat sipil itu sendiri, seperti buzzer pro-pemerintah. Mereka tidak hadir sebagai entitas eksternal, melainkan menggunakan bahasa, medium, dan strategi yang sama dengan para pengkritik. Akibatnya, batas antara kritik dan propaganda menjadi kabur. Ruang publik berubah menjadi arena kontestasi yang tidak lagi bertumpu pada kekuatan argumen, melainkan pada kemampuan memproduksi dan mendistribusikan narasi secara masif.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 294
    • 0Komentar

    nulondalo.com  –  Aktivis asal Kabupaten Pohuwato, Muhajir Laindi, mendesak Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk mengambil langkah lebih konkret dalam menyelesaikan persoalan pertambangan rakyat di daerah tersebut. Ia meminta pemerintah provinsi tidak hanya berfokus pada percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), tetapi juga aktif mengadvokasi revisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2025 yang dinilai belum […]

  • KOPRA Institut Desak KPK dan Kejagung Atas Dugaan Korupsi Bank Sumut KCP Krakatau

    KOPRA Institut Desak KPK dan Kejagung Atas Dugaan Korupsi Bank Sumut KCP Krakatau

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARTA – KOPRA Institut (Komite Perjuangan Rakyat) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung pada Kamis (26/2/2026) Aksi tersebut menuntut agar kedua lembaga penegak hukum mengambil alih pemeriksaan dugaan korupsi senilai Rp2,2 miliar yang diduga melibatkan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap. Koordinator aksi, Ardi, menyampaikan bahwa kedatangan […]

  • Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Kesinambungan ini bahkan merentang hingga ke dalam praktik agama Yahudi. Dalam hal ini, hari Asyura, di 10 Muharram, menjadi cikal-bakal munculnya tradisi puasa di bulan Ramadan. Mun’im Sirry, di dalam Islam Revisionis (2018), menyebut hal ini dengan dua alasan kunci: 1) Nabi memerintahkan puasa pada hari tersebut (hadist); 2) karena puasa Asyura sudah rutin dilakukan […]

  • Ditresnarkoba Polda Papua Musnahkan 6,3 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Kasus Februari 2026

    Ditresnarkoba Polda Papua Musnahkan 6,3 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Kasus Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua memusnahkan 6,3 kilogram narkotika jenis ganja yang merupakan hasil pengungkapan kasus sepanjang Februari 2026, Selasa (3/3), di Kantor Lama Ditresnarkoba Polda Papua, Dok V, Kota Jayapura. Pemusnahan tersebut dipimpin jajaran Subdit II dan turut disaksikan oleh jaksa dari Kejaksaan Tinggi Papua sebagai bagian dari prosedur hukum dan transparansi […]

  • Polemik Koperasi KIB Popayato Timur Memanas, Diduga Tak Lahir dari Musyawarah Petani Plasma

    Polemik Koperasi KIB Popayato Timur Memanas, Diduga Tak Lahir dari Musyawarah Petani Plasma

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Pengamat menilai, apabila dugaan ini terbukti, maka keberadaan koperasi tersebut berpotensi dipersoalkan secara hukum karena tidak memenuhi syarat sah pendirian koperasi, termasuk prinsip partisipasi anggota dan transparansi. Selain itu, masyarakat juga menyoroti adanya ketentuan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati tahun 2016 yang mengatur bahwa pengurus dan badan pengawas koperasi wajib berasal dari anggota. Hal ini […]

  • Beban Langit

    Beban Langit

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah momentum rekonsiliasi antara neraca dunia dan neraca langit. Kita rajin mencatat cicilan, tapi jarang mencatat cicilan dosa. Kita disiplin menghitung depresiasi kendaraan, tapi lupa menghitung depresiasi kesabaran. Padahal, dalam perspektif akuntansi moral, penyusutan akhlak jauh lebih berbahaya daripada penyusutan aset tetap. Beban langit itu unik. Ia tidak bisa dinegosiasi dengan restrukturisasi kredit. Ia […]

expand_less