Breaking News
light_mode
Trending Tags

SAKTI Sentil Banyak Mahasiswa di Majannang: Pintar di Luar, Membisu di Kampung Sendiri 

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS – Desa Majannang kembali menjadi sorotan setelah salah satu tokoh pemuda desa, Sakti, melontarkan kritik keras terhadap kondisi sebagian pemuda di Dusun Taipa, Desa Majannang, yang dinilai mulai kehilangan kepedulian terhadap masa depan desanya sendiri.

Menurut Sakti, banyak pemuda saat ini lebih memilih diam dan acuh terhadap berbagai persoalan sosial di desa. Bahkan, sebagian besar dianggap lebih sibuk dengan permainan game, nongkrong tanpa arah, hingga enggan hadir dalam forum diskusi kepemudaan.

“Kebanyakan pemuda memilih diam dengan alasan tidak tahu atau bodoh amat soal desanya sendiri. Padahal masa depan desa ada di tangan pemuda,” tegas Sakti.

Ia mengaku prihatin melihat minimnya minat generasi muda untuk belajar memahami kondisi desa. Menurutnya, banyak pemuda merasa suara mereka tidak pernah didengar, namun di sisi lain mereka juga tidak memiliki kemauan untuk ikut belajar dan terlibat dalam perubahan.

“Bagaimana mau tahu kalau tidak mau belajar? Ketika dipanggil diskusi, tidak ada yang minat. Lebih penting main game dan nongkrong tidak jelas arahnya mau ke mana,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sakti menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan bukan karena merasa paling pintar, melainkan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial pemuda di kampung halamannya. Ia percaya, jika seluruh pemuda bisa bersatu dan meninggalkan ego masing-masing, Desa Majannang dapat berkembang menjadi desa yang lebih maju, damai, dan sejahtera.

“Saya bukan sok pintar, tapi saya percaya kalau pemuda bersatu membangun desa, maka desa ini bisa berubah. Kita memang berbeda pemikiran, tapi sampai kapan kita terus diam?” katanya.

Tak hanya menyentil pemuda umum, Sakti juga menyoroti sikap sebagian mahasiswa asal Desa Majannang yang dinilai kehilangan jiwa kritis ketika kembali ke kampung halaman. Ia menyayangkan banyak mahasiswa yang aktif dan berani saat berada di luar daerah, namun memilih bungkam ketika melihat ketidakadilan di desanya sendiri.

“Mirisnya, banyak mahasiswa keluar kampung untuk belajar, tapi datang di kampung jadi cacing. Mereka tahu ada ketidakadilan, tapi tidak ada keberanian untuk bersuara. Di mana jiwa kritisnya?” ucap Sakti.

Ia juga menilai ilmu yang didapat di luar daerah seharusnya bisa dibawa pulang untuk membangun desa sendiri, bukan justru lebih sibuk membangun tempat lain sementara kampung halaman dibiarkan tertinggal.

“Belajar itu penting, tapi ilmu kalian juga harus disumbangkan untuk desa sendiri. Jangan lebih memilih membangun kampung orang daripada kampung sendiri,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Sakti mengajak seluruh pemuda Desa Majannang, khususnya di Dusun Taipa, agar mulai membuka mata terhadap kondisi sosial di lingkungan mereka. Ia berharap generasi muda tidak takut menyuarakan kebenaran dan berani terlibat dalam pembangunan desa.

“Mengetahui ketidakadilan lalu memilih diam adalah bentuk pengkhianatan. Pemuda jangan takut bersuara, karena perubahan desa dimulai dari keberanian anak mudanya sendiri,” tutupnya.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Ekspor Mei Provinsi Gorontalo Capai US.433.761

    Nilai Ekspor Mei Provinsi Gorontalo Capai US$11.433.761

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Nilai ekspor Mei 2025 Provinsi Gorontalo sebesar US$11.433.761. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 123,25 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar US$5.121.461. “Ekspor melalui pelabuhan atau bandara di Provinsi Gorontalo pada Mei 2025 adalah sebesar US$2.901.823 dengan komoditas Gula/Kembang Gula (HS 17) dan komoditas Pelet Kayu (HS 44),” kata Dwi Alwi Astuti […]

  • Trump dan Matinya Amerika

    Trump dan Matinya Amerika

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Kakek berusia 79 tahun itu datang dengan slogan yang terdengar seperti mantra kebangkitan: Make America Great Again. Di podium-podium, dari panggung ke panggung, ia kerap tampil dengan gaya komedian yang angkuh. Ia adalah Donald Trump. Ia sesumbar menjanjikan restorasi kejayaan dan kebesarannya; Amerika akan kembali disegani. Dunia akan kembali tunduk. Pabrik-pabrik akan hidup. Perbatasan akan […]

  • Intelektual NU Sentil Keras Seskab: Jawaban “Pokoknya Ada” Cermin Akuntabilitas yang Retak

    Intelektual NU Sentil Keras Seskab: Jawaban “Pokoknya Ada” Cermin Akuntabilitas yang Retak

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 597
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Intelektual muda Nahdlatul Ulama, Muhammad Aras Prabowo, mengkritik keras pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy, yang menyebut sumber anggaran program pasar murah di Monas dengan ungkapan “pokoknya ada”. Pernyataan tersebut dinilai problematik secara etik, administratif, dan epistemik dalam tata kelola keuangan negara. Menurut Aras, ungkapan tersebut mencerminkan lemahnya kesadaran terhadap prinsip dasar akuntabilitas publik dalam […]

  • Ketua IKPM-HT Yogyakarta Desak PDI-P Evaluasi Shanty Alda Terkait Konflik Tambang

    Ketua IKPM-HT Yogyakarta Desak PDI-P Evaluasi Shanty Alda Terkait Konflik Tambang

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 503
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta secara resmi menyuarakan mosi tidak percaya terhadap Shanty Alda Nathalia, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan. Mahasiswa mendesak DPP PDI-P segera mengevaluasi posisi Shanty yang diduga terjebak dalam pusaran konflik kepentingan bisnis pertambangan di Maluku Utara. Dalam pernyataan sikapnya, IKPM-HT Yogyakarta menyoroti beberapa kejanggalan yang […]

  • Pengurus Ormawa Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate Resmi Dilantik, ini Pesan Dekan Kepada Mahasiswa 

    Pengurus Ormawa Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate Resmi Dilantik, ini Pesan Dekan Kepada Mahasiswa 

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate resmi dilantik pada Senin, 10 Maret 2025. Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari pemilihan pengurus yang telah dilaksanakan bulan Desember 2024. Acara ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Sahjad M. Aksan, yang sekaligus melantik para pengurus baru. termasuk Dewan Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), serta Himpunan […]

  • Detik-Detik Mencekam Kebakaran Panti Jompo Manado, Lansia Terpanggang Saat Tidur!

    Detik-Detik Mencekam Kebakaran Panti Jompo Manado, Lansia Terpanggang Saat Tidur!

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Malam Minggu (28/12/2025) menjadi malam yang penuh duka bagi Panti Werdha Damai, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado. Sebanyak 16 lansia meninggal dunia dalam kebakaran hebat, sementara belasan lainnya selamat tetapi mengalami luka bakar dan trauma mendalam. Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menjelaskan bahwa pihak kepolisian dan Polda […]

expand_less