IAIN Gorontalo Serahkan Buku “Sepiring Cerita Bersama Jagung–Binthe Molamahu” ke Menteri Pertanian
- account_circle Redaksi
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 207
- print Cetak

Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menyerahkan buku “Sepiring Cerita Bersama Jagung–Binthe Molamahu” kepada Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., usai kegiatan Silaturahmi dan Tausiyah Swasembada Pangan di Kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jumat (20/6/2025).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Dari arena utama Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII di Limboto (20/06), kunjungan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., berlanjut ke ruang yang tidak biasa bagi pejabat teknis, yakni Kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam agenda Silaturahmi dan Tausiyah Swasemada Pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menyerahkan buku “Sepiring Cerita Bersama Jagung–Binthe Molamahu” kepada Menteri Pertanian RI usai pemaparan program swasembada pangan, sebagai bentuk kontribusi akademik kampus keislaman dalam isu ketahanan pangan.
Buku “Sepiring Cerita Bersama Jagung–Binthe Molamahu” merupakan hasil penelitian para dosen IAIN Sultan Amai Gorontalo yang didanai melalui Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan tahun 2024 yang dikelola oleh LPDP Kementerian Keuangan RI bersama Kemendikbudristek.
Karya ini terdiri atas 348 halaman dan diterbitkan oleh Deepublish (CV Budi Utama), Yogyakarta pada tahun 2025. Buku ini merekam secara etnografis praktik kehidupan masyarakat Gorontalo di Molamahu yang menjadikan jagung (binthe) sebagai sumber pangan, sekaligus sebagai bagian dari sistem pengetahuan, pengalaman sosial, dan kebudayaan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Kajian dalam buku ini memposisikan jagung (binthe) sebagai komponen utama dalam kehidupan masyarakat Gorontalo, yang mencakup dimensi pangan, pengalaman hidup, pengetahuan lokal, serta praktik budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Gagasan yang diangkat dalam buku ini memiliki keterkaitan dengan karya Dosen IAIN Gorontalo sebelumnya, yakni Ritual Mopo’a Huta di Gorontalo: Kajian Fungsional yang diterbitkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada tahun 2024.
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar