Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mahasiswa KKN-T Unhas Laksanakan Edukasi Pencegahan PMK Secara Door To Door di Desa Bontomanurung Kecamatan Tompobulu

  • account_circle Hardiansyah
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 73
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM–MAROS–Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan ternak, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja individu berupa sosialisasi pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara door to door di Desa Bontomanurung. Kegiatan ini dipadukan dengan pembagian obat cacing kepada RT, Kepala Dusun, kelompok tani, dan masyarakat yang memiliki ternak.

Program kerja tersebut dilaksanakan oleh Rifqah Nabila Rasyid, Mahasiswa Peternakan Universitas Hasanuddin, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya
mendukung peningkatan kesehatan ternak di tingkat desa. Pendekatan door to door dipilih agar penyampaian informasi dapat dilakukan secara lebih personal sehingga masyarakat memiliki
kesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai permasalahan kesehatan ternak yang mereka hadapi.

Dalam kegiatan sosialisasi, Rifqah menjelaskan bahwa Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit menular yang menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau,
kambing, dan domba. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar karena mengakibatkan penurunan produktivitas ternak, seperti menurunnya nafsu makan serta
berat badan,ujarnya.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan gejala klinis PMK, cara penularan penyakit dan langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya penerapan biosekuriti di lingkungan peternakan. Masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, membatasi keluar masuknya ternak dari luar daerah, melakukan disinfeksi secara
berkala, serta segera melaporkan kepada petugas apabila ditemukan ternak yang menunjukkan gejala PMK.

Selain memberikan edukasi, Rifqah turut membagikan Brosur mengenai PMK yang berisi informasi singkat dan mudah dipahami oleh masyarakat. Brosur tersebut diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang dapat dibaca kembali oleh para peternak sehingga informasi mengenai pencegahan PMK tetap dapat diingat dan diterapkan dalam kegiatan beternak sehari-hari.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan ternak secara menyeluruh, kegiatan ini juga disertai dengan pembagian obat cacing kepada RT, Kepala Dusun, kelompok tani, serta
masyarakat yang memiliki ternak. Pemberian obat cacing bertujuan membantu meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak melalui pengendalian infeksi cacing yang sering menjadi salah satu penyebab menurunnya performa ternak.

Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias. Selama kunjungan berlangsung, warga aktif mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penanganan awal apabila ternak menunjukkan gejala PMK, pentingnya vaksinasi, hingga cara menjaga kebersihan kandang agar risiko penularan penyakit dapat diminimalkan. Pendekatan secara langsung ke rumah-
rumah dinilai lebih efektif karena memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara mahasiswa dan masyarakat

edukasi kepada peternak merupakan langkah penting dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit hewan menular,keberhasilan pengendalian PMK tidak hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga kesehatan hewan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan praktik pemeliharaan ternak yang baik.

Melalui program kerja ini, diharapkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan PMKsemakin meningkat sehingga mampu mengurangi risiko penyebaran penyakit  di lingkungan peternakan. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kontribusi Mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam mendukung pembangunan melalui edukasi,pendampingan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat, diharapkan upaya menjaga kesehatan ternak dapat terus berlanjut sehingga produktivitas peternakan di Desa Bontomanurung  semakin meningkat dan mampu mendukung kesejahteraan para peternak

  • Penulis: Hardiansyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BP3NU Gorontalo Gelar Raker, Bahas Statuta dan Regulasi Perguruan Tinggi NU

    BP3NU Gorontalo Gelar Raker, Bahas Statuta dan Regulasi Perguruan Tinggi NU

    • calendar_month Minggu, 10 Feb 2019
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 164
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (BP3NU) Provinsi Gorontalo dijadwalkan menggelar Rapat Kerja (Raker) yang akan berlangsung di Ballroom Hotel Damhil, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pada Minggu, 10 Februari 2019. Rapat kerja tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan statuta serta kebijakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), sekaligus membahas regulasi perguruan tinggi swasta di lingkungan […]

  • Dana BOS Madrasah Sudah Cair, Bisa Bayar Honor Guru Non ASN

    Dana BOS Madrasah Sudah Cair, Bisa Bayar Honor Guru Non ASN

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle -
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Nulondalo.com- Jakarta. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudhatul Athfal (RA) hari ini sudah bisa dicairkan secara bertahap. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk membayar gaji guru non-ASN atau guru honorer yang belum memiliki sertifikasi. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, mengatakan, kebijakan ini menjadi salah satu langkah afirmatif pemerintah dalam […]

  • Tuntaskan Amanah, Mahasantri Semester Akhir Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin Gelar Sidang LPJ Santri Dakwah

    Tuntaskan Amanah, Mahasantri Semester Akhir Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin Gelar Sidang LPJ Santri Dakwah

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Asep Alfarizi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta – Mahasantri semester akhir Pondok Pesantren Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin resmi menggelar Sidang Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tabligh atau Santri Dakwah Khatamun Nabiyyin (SDKN), Rabu (07/05/2026). Sidang tersebut menjadi puncak dari rangkaian pengabdian dakwah yang sebelumnya dijalankan di berbagai wilayah Indonesia. Berbekal keilmuan dan semangat pengabdian, para mahasantri telah menuntaskan program tabligh di delapan […]

  • MUI Sambut Rencana Pembangunan Gedung Baru di Bundaran HI, Presiden Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

    MUI Sambut Rencana Pembangunan Gedung Baru di Bundaran HI, Presiden Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut baik rencana Presiden RI Prabowo Subianto yang akan membangunkan gedung baru bagi MUI di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Nusron Wahid, mengatakan pihaknya mendukung gagasan tersebut sebagai upaya memperkuat konsolidasi umat Islam. Hal itu disampaikan Nusron kepada MUI Digital usai acara […]

  • PPPK Terancam? Wali Kota Gorontalo Buka Suara, Ini Jaminannya

    PPPK Terancam? Wali Kota Gorontalo Buka Suara, Ini Jaminannya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kekhawatiran tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terkait kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat mulai dirasakan di berbagai daerah. Isu pengurangan belanja pegawai memicu kecemasan akan nasib ribuan tenaga PPPK, termasuk di Kota Gorontalo. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, akhirnya buka suara pada Senin, 30 Maret 2026. Ia menegaskan […]

  • Akhirnya Anjing Masuk Surga

    Akhirnya Anjing Masuk Surga

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Dr. Hi. Mansur Basie
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kalau ada hewan atau binatang yang berterima kasih (numpang viral) karena hiruk pikuk social media dua hari terakhir ini, maka binatang itu adalah anjing. Betapa tidak, tanpa diminta “persetujuannya”, ia disebut dan diviralkan oleh mungkin dari lebih separuh penduduk negeri +62. Berdasarkan laporan We Are Social dari situs dataIndonesia.com, jumlah pengguna aktif media sosial di […]

expand_less