Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

  • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
  • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Viral dan sangat viral……ungkapan “Bagaimana Staw, Bagaimana Staw,” yang diucapkan oleh Kesya kepada temannya saat live TikTok dapat dianalisis secara semiotika untuk memahami makna dan implikasi yang terkandung di dalamnya. Saya mengamati dan menonton sampai habis video tersebut yang tidak hanya viral di TikTok tapi juga di Facebook.

Saya mencoba memahami ungkapan “Bagaimana staw” tersebut sebagai tanda yang penuh makna. Ungkapan “Bagaimana Staw” berfungsi sebagai ekspresi keheranan atau kebingungan.

“Bagaimana” menunjukkan pertanyaan yang mendalam tentang suatu fenomena, sedangkan “Staw” menambahkan nuansa informal dan akrab, yang mencerminkan gaya bahasa anak muda.

Dalam konteks ini, Kesya menciptakan kedekatan dengan audiens, menggugah rasa ingin tahu, dan menciptakan suasana yang lebih santai, meskipun topik yang dibahas cukup serius.

Konteks viral dari pernyataan ini menunjukkan bagaimana media sosial menjadi sarana untuk mendiskusikan isu-isu penting. Ketika Kesya mengaitkan ungkapan ini dengan P3K sebagai giveaway (tapi apakah benar itu bersifat giveaway), terdapat implikasi bahwa pemerintah mengedepankan pendekatan yang lebih menarik dan mudah diterima oleh generasi muda.

Bagi saya ada nuansa kritik yang tersirat, di mana keseriusan sebuah program yang seharusnya berfokus pada pengembangan SDM dan pelayanan publik diperlakukan seakan-akan hanya sebagai tawaran menarik.

Secara semiotika ungkapan “bagaimana staw” ini mencerminkan ironi di mana program yang seharusnya serius dan berfokus pada peningkatan kualitas pegawai pemerintah disajikan dalam bentuk giveaway. Ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pendidikan dan praktik yang dilakukan.

Hal ini bisa ditafsirkan sebagai kritik terhadap cara pemerintah dalam menyampaikan program-program penting, yang dinilai kurang efektif dan terkesan superficial.

Dari perspektif komunikasi, penggunaan ungkapan “bagaimana staw” ini oleh Kesya memperlihatkan bagaimana bahasa dan tanda-tanda dapat membangun koneksi emosional dengan audiens.

Dengan mengadopsi gaya bahasa yang akrab dan santai, Kesya berhasil menarik perhatian banyak orang, membawa isu P3K ke dalam diskusi publik yang lebih luas.

Ini menunjukkan bahwa cara penyampaian informasi dapat memengaruhi bagaimana pesan diterima dan dipahami oleh masyarakat.

Dalam analisis semiotika, ungkapan “Bagaimana Staw” oleh Kesya bukan hanya sekadar kalimat, melainkan refleksi dari dinamika antara bahasa, budaya, dan pengelolaan sumber daya manusia di sektor publik.

Ungkapan ini menjadi lebih dari sekadar fenomena viral, tapi mencerminkan tantangan dan peluang dalam komunikasi publik di era digital.

Penulis : Dr. Samsi Pomalingo, MA –(Akademisi di Universitas Negeri Gorontalo)

  • Penulis: Dr. Samsi Pomalingo, MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penerima Bantuan Pemprov Gorontalo Akan Dievaluasi

    Penerima Bantuan Pemprov Gorontalo Akan Dievaluasi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menginginkan penerima bantuan sosial dievaluasi secara berkala progresnya. Menurutnya, bantuan sosial, UMKM dan banyak lagi perlu dipantau dampaknya bagi penerima. “Sampai saat ini kita belum bisa memetakan secara baik UMKM mana yang layak dikembangkan. Kita beri bantuan, lalu selesai. Padahal kalau dimonitor kualitasnya bisa meningkat,” ujar Gubernur Gusnar saat Rapat Paripurna […]

  • IKAMI Sulsel Gelar Sarasehan Ramadan di Istiqlal, Perkuat Solidaritas Diaspora Bugis-Makassar photo_camera 2

    IKAMI Sulsel Gelar Sarasehan Ramadan di Istiqlal, Perkuat Solidaritas Diaspora Bugis-Makassar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 387
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta-Suasana Ramadan yang penuh berkah terasa hangat di Aula PKUMI, Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Lebih dari 200 peserta yang terdiri dari politisi, akademisi, pengusaha, ulama, serta mahasiswa asal Sulawesi Selatan di DKI Jakarta berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar IKAMI Sulsel. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan santunan kepada […]

  • Pengawasan KNMP Kalumbatan Kembali Disorot, Kevin Lapendos Desak Pengerjaan Dihentikan Sementara

    Pengawasan KNMP Kalumbatan Kembali Disorot, Kevin Lapendos Desak Pengerjaan Dihentikan Sementara

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Persoalan pengawasan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kalumbatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, kembali menjadi sorotan. Koordinator Aliansi Pemuda Kalumbatan, Kevin Lapendos, mendesak agar pengerjaan proyek tersebut dihentikan sementara sampai aspek pengawasan, keamanan area kerja, dan kepatuhan terhadap ketentuan pelaksanaan proyek dapat dievaluasi secara menyeluruh. Desakan tersebut disampaikan Kevin setelah menurut pantauannya, […]

  • Sambut Idul Fitri, Kemenag Sulsel Siapkan Program Ramah Pemudik

    Sambut Idul Fitri, Kemenag Sulsel Siapkan Program Ramah Pemudik

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Makassar– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, memaparkan kesiapan program Ramah Pemudik dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi “Ketupat-2026” di Hotel Harper Makassar, Kamis 5 Maret 2026. Rakor tersebut dibuka Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro dan dihadiri unsur Forkopimda, Pangdam XIV Hasanuddin, serta pejabat lintas instansi. Dalam […]

  • Jejak Safari Ramadan H. Ali Yafid di Bone

    Jejak Safari Ramadan H. Ali Yafid di Bone

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Bone- Ramadan hari ke-12 menjadi momen istimewa bagi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid. Safari Ramadan kali ini membawanya pulang ke tanah kelahirannya di Kabupaten Bone. Kehadirannya bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan rangkaian kegiatan penuh makna yang menyentuh hati masyarakat. Di Bone, Ali Yafid memulai agenda dengan kunjungan ke MAN 2 Bone, […]

  • Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar FGD Bahas Tata Kelola Pengelolaan Sampah Terpadu di TPA Talumelito

    Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar FGD Bahas Tata Kelola Pengelolaan Sampah Terpadu di TPA Talumelito

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kajian Implementasi Kebijakan dan Tata Kelola Pengelolaan Sampah di TPA Talumelito dengan Sistem Terintegrasi dan Berkelanjutan di Provinsi Gorontalo”, yang berlangsung di TPS3R Proklim Bulla, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan ketua tim riset , Prof. Dr.Sukirman Rahim, S.Pd, […]

expand_less