Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Abdullah bin Ummi Maktum, Muadzin Yang Tunanetra (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #3)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 273
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebutan ini akhirnya menjadi identitas yang melekat kuat. Dalam banyak riwayat hadis dan kitab sejarah, namanya hampir selalu disebut dengan bentuk itu. Bahkan dalam hadis tentang azan subuh, Nabi menyebutnya dengan nama tersebut: Ibnu Ummi Maktum.

Jadi, “Ummi Maktum” bukan nama ayah atau kabilah, melainkan kunyah (panggilan kehormatan) ibunya yang kemudian menjadi penanda identitasnya. Ini juga menunjukkan bahwa dalam masyarakat Arab saat itu, identitas seseorang bisa terbentuk dari berbagai jalur—tidak selalu dari garis ayah saja.

Meski tunanetra, tetapi Abdullah bin Ummi Maktum sangat peka dengan waktu. Itulah sebabnya dia diberi kepercayaan sebagai muadzin sebagai penanda waktu salat masuk, terutama di subuh hari. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Sesungguhnya Bilal mengumandangkan azan pada malam hari, maka makan dan minumlah sampai kalian mendengar azan Ibnu Ummi Maktum.” Ini berarti  apabila Abdullah bin Ummi Maktum sudah azan, waktu subuh benar-benar telah masuk. Tidak boleh lagi makan sahur, pada bulan Ramadhan.

Abdullah bin Ummi Maktum memang tidak berasal dari keluarga besar dan terhormat, tetapi posisinya cukup Istimewa dalam Sejarah Islam. Dia mungkin salah satu dari sedikit sahabat yang menjadi insipirasi turunnya ayat. Jika anda pernah membaca surah abasa. Kisah tentang nabi yang bermuka masam karena munculnya seorang tunanetra dalam pertemuan, orang itu adalah Abdullah bin Ummi Maktum.

Dalam sejumlah riwayat sejarah disebutkan bahwa Abdullah bin Ummi Maktum ikut dalam Perang Qadisiyah pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab. Pasukan Muslim saat itu dipimpin oleh Saad bin Abi Waqqash. Dalam pertempuran tersebut, Abdullah disebut memegang panji hitam pasukan. Tugas itu bukan tugas ringan. Panji menjadi penanda posisi pasukan di medan perang dan simbol keteguhan barisan. Selama panji tetap berdiri, pasukan dianggap masih kokoh. Beberapa riwayat juga menyebutkan bahwa Abdullah gugur dalam peperangan itu, tetap berada di posisinya hingga akhir.

Dari Abdullah bin Ummi Maktum, kita belajar bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berbuat dan berperan dalam ruang sosial.

Penulis : Jamaah Gusdurian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Terlibat Tambang Ilegal PT. Smart Marsindo di Pulau gebe, KIBAR Desak DPP PDIP Pecat Shanty Alda Nathalia

    Diduga Terlibat Tambang Ilegal PT. Smart Marsindo di Pulau gebe, KIBAR Desak DPP PDIP Pecat Shanty Alda Nathalia

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    JAKARTA – Gelombang unjuk rasa besar menyambangi Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari ini, Jumat, 6 Maret 2026. Massa yang tergabung dalam Koalisi Independen Bersama Rakyat (KIBAR) menuntut tindakan tegas dan pemecatan terhadap Shanty Alda Nathalia, yang menjabat sebagai anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI-P sekaligus […]

  • SulSel darurat perbaikan jalan, Gubernur Paving Blok!!!

    SulSel darurat perbaikan jalan, Gubernur Paving Blok!!!

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — Provinsi Sulawesi Selatan adalah Provinsi yang paling strategis di pulau Sulawesi namun menyimpang dalam perbaikan jalan. Hampir setiap hari sosial media menjadi media kritik namun gubernur Sulawesi Selatan A. Sudirman Sulaiman lamban dalam menangani kritik yang hadir akan daerahnya Berbeda dengan saudaranya A. Amran Sulaiman selaku menteri Pertanian yang sangat jelas Kinerjanya […]

  • Misteri Emas Molalahu dan Keserakahan yang Terus Berulang

    Misteri Emas Molalahu dan Keserakahan yang Terus Berulang

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 518
    • 0Komentar

    Sebagai salah seorang warganegara yang terlahir di tanah Molalahu, saya terkejut membaca postingan yang dibagikan warganet di media sosial, menyayat hati. Tentang aktivitas liar, mencabik-cabik bumi tanah leluhur. Kabar itu seketika menjadi viral. Berbagai komentar penolakan berseliweran di jagad maya, seturut viralnya 100 ribu rupiah ongkos naik bentor pada acara Penas Tani dan Nelayan Ke […]

  • Menag Nasaruddin Umar Luncurkan Buku Teladan Sang Menteri di Masjid Istiqlal

    Menag Nasaruddin Umar Luncurkan Buku Teladan Sang Menteri di Masjid Istiqlal

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar dijadwalkan meluncurkan buku berjudul Teladan Sang Menteri pada Senin (6/4/2026) di Aula VVIP Masjid Istiqlal. Peluncuran buku ini merupakan hasil kolaborasi antara UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal sebagai bagian dari penguatan tradisi intelektual serta kepemimpinan berbasis nilai. Buku karya akademisi UIN Ar-Raniry […]

  • Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR, Sanksi Pidana Mengintai Oknum Jaksa

    Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR, Sanksi Pidana Mengintai Oknum Jaksa

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Safaruddin juga menyoroti adanya dugaan pelanggaran serius, termasuk tidak dilaksanakannya perintah hakim dalam perkara tersebut. Ia menilai tindakan itu berpotensi masuk dalam ranah pidana. “Ada ketentuan soal tidak menaati perintah hakim. Ini tidak bisa dianggap ringan dan harus ditindaklanjuti,” katanya. Selain itu, ia mengkritisi lemahnya pengawasan internal di tubuh kejaksaan. Banyaknya laporan masyarakat ke Komisi […]

  • Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban photo_camera 2

    Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan perhatian dan dukungan. Selain menyalurkan bantuan, pemerintah kota juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait pentingnya meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman. Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi […]

expand_less