Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Abdullah bin Ummi Maktum, Muadzin Yang Tunanetra (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #3)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 185
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebutan ini akhirnya menjadi identitas yang melekat kuat. Dalam banyak riwayat hadis dan kitab sejarah, namanya hampir selalu disebut dengan bentuk itu. Bahkan dalam hadis tentang azan subuh, Nabi menyebutnya dengan nama tersebut: Ibnu Ummi Maktum.

Jadi, “Ummi Maktum” bukan nama ayah atau kabilah, melainkan kunyah (panggilan kehormatan) ibunya yang kemudian menjadi penanda identitasnya. Ini juga menunjukkan bahwa dalam masyarakat Arab saat itu, identitas seseorang bisa terbentuk dari berbagai jalur—tidak selalu dari garis ayah saja.

Meski tunanetra, tetapi Abdullah bin Ummi Maktum sangat peka dengan waktu. Itulah sebabnya dia diberi kepercayaan sebagai muadzin sebagai penanda waktu salat masuk, terutama di subuh hari. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Sesungguhnya Bilal mengumandangkan azan pada malam hari, maka makan dan minumlah sampai kalian mendengar azan Ibnu Ummi Maktum.” Ini berarti  apabila Abdullah bin Ummi Maktum sudah azan, waktu subuh benar-benar telah masuk. Tidak boleh lagi makan sahur, pada bulan Ramadhan.

Abdullah bin Ummi Maktum memang tidak berasal dari keluarga besar dan terhormat, tetapi posisinya cukup Istimewa dalam Sejarah Islam. Dia mungkin salah satu dari sedikit sahabat yang menjadi insipirasi turunnya ayat. Jika anda pernah membaca surah abasa. Kisah tentang nabi yang bermuka masam karena munculnya seorang tunanetra dalam pertemuan, orang itu adalah Abdullah bin Ummi Maktum.

Dalam sejumlah riwayat sejarah disebutkan bahwa Abdullah bin Ummi Maktum ikut dalam Perang Qadisiyah pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab. Pasukan Muslim saat itu dipimpin oleh Saad bin Abi Waqqash. Dalam pertempuran tersebut, Abdullah disebut memegang panji hitam pasukan. Tugas itu bukan tugas ringan. Panji menjadi penanda posisi pasukan di medan perang dan simbol keteguhan barisan. Selama panji tetap berdiri, pasukan dianggap masih kokoh. Beberapa riwayat juga menyebutkan bahwa Abdullah gugur dalam peperangan itu, tetap berada di posisinya hingga akhir.

Dari Abdullah bin Ummi Maktum, kita belajar bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berbuat dan berperan dalam ruang sosial.

Penulis : Jamaah Gusdurian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17 Mahasantri Khatamun Nabiyyin Raih Sertifikasi CAP, Bukti Santri Unggul di Era Digital

    17 Mahasantri Khatamun Nabiyyin Raih Sertifikasi CAP, Bukti Santri Unggul di Era Digital

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Asep Alfarizi
    • visibility 320
    • 0Komentar

    “Fiqih muamalah membutuhkan alat bantu modern. Menguasai Accurate adalah bentuk kesiapan kami menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan di masa depan,” ujarnya. Hal senada disampaikan oleh mahasantriwati Asri Nur Husaini. Ia menilai lingkungan pesantren justru sangat mendukung pembelajaran teknologi karena membentuk karakter disiplin dan pola pikir sistematis. “Belajar akuntansi membutuhkan ketelitian tinggi, sama seperti saat kami […]

  • Hari Buruh, Akademisi Prekariat, dan Kampus yang Diam-Diam Menjadi Pabrik

    Hari Buruh, Akademisi Prekariat, dan Kampus yang Diam-Diam Menjadi Pabrik

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Di kampus, situasi tersebut hadir dengan bentuk yang khas. Seorang dosen muda bisa diminta mengajar beberapa kelas, menyiapkan materi kuliah, membimbing mahasiswa, mengoreksi tugas, mengurus administrasi, menghadiri rapat, menulis artikel ilmiah, mengejar publikasi, ikut kegiatan promosi kampus, bahkan terlibat dalam akreditasi. Semua dilakukan dengan tuntutan profesionalisme penuh. Namun ketika bicara pendapatan, jawabannya sering jauh dari […]

  • Trump Hadapi Tekanan di Tengah Eskalasi Perang Iran, Sekutu Menjauh dan Harga Energi Melonjak

    Trump Hadapi Tekanan di Tengah Eskalasi Perang Iran, Sekutu Menjauh dan Harga Energi Melonjak

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Trump bahkan menyebut sikap sekutu itu sebagai “pengecut,” memperuncing friksi dalam aliansi. Dilansir dari Reuters.com, Senin (23/3/2026), seorang pejabat Gedung Putih, yang berbicara dengan syarat anonim, membantah anggapan bahwa situasi berada di luar kendali. Ia menyatakan operasi militer telah berhasil melemahkan kekuatan Iran, termasuk melalui eliminasi sejumlah pemimpin kunci dan penghancuran sebagian besar kemampuan militer […]

  • Covid-19 dan “Matinya” Agama

    Covid-19 dan “Matinya” Agama

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia telah menyerang banyak jiwa manusia. Tidak mengenal yang tua maupun yang muda, laki-laki atau perempuan, bahkan anak-anak ikut menjadi korban dari ganasnya virus ini. Negara“kewalahan” melawan serangan virus corona. Beberapa program telah diberlakukan oleh pemerintah untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini. Sebut saja physical distancing (jaga jarak), […]

  • Putra Banggai Murka di RDP: DPRD Sulteng Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Izin Tambang PT Pantas Indomining

    Putra Banggai Murka di RDP: DPRD Sulteng Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Izin Tambang PT Pantas Indomining

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Firman Dauda
    • visibility 400
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Sulteng – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan PT Pantas Indomining berlangsung alot. Rapat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi tegas menyangkut sengketa lahan, dugaan kriminalisasi warga, hingga persoalan dokumen perizinan perusahaan. Dalam forum itu, DPRD menyoroti aktivitas pertambangan […]

  • Aliansi Anak Muda Nahdliyyin Maluku Utara Tuntut Bebaskan 11 aktivis Pejuang Lingkungan dan Cabut IUP PT Position

    Aliansi Anak Muda Nahdliyyin Maluku Utara Tuntut Bebaskan 11 aktivis Pejuang Lingkungan dan Cabut IUP PT Position

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Aliansi Anak Muda Nahdliyin Maluku Utara menggelar aksi demonstrasi pada Selasa (3/6), menuntut pembebasan 11 warga Maba Sangaji yang ditahan oleh Polda Maluku Utara serta pencabutan izin tambang PT Position yang dianggap menyerobot lahan masyarakat adat dan merusak lingkungan. Selasa, 3 Juni 2025. Aksi dimulai sekitar pukul 13.20 WIT dengan titik kumpul di depan lankmart […]

expand_less