Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Akuntansi Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 287
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Almarhum Gus Dur pernah berkelakar, “Tuhan tidak perlu dibela.” Saya tambahkan sedikit: Tuhan juga tidak perlu dimanipulasi laporan keuangannya. Tidak perlu markup sedekah dengan niat pencitraan. Dalam akuntansi langit, tidak ada creative accounting. Yang ada hanya creative taubat.

Ramadhan seharusnya menjadi periode tutup buku triwulan ruhani. Kita menghitung ulang: berapa aset sabar yang bertambah? Berapa liabilitas amarah yang masih menumpuk? Apakah kas empati kita likuid, atau justru defisit karena terlalu sering dipakai untuk menghakimi?

Dalam laporan posisi keuangan spiritual, puasa adalah instrumen pengendalian internal. Ia membatasi konsumsi, mengurangi fraud hawa nafsu, dan memperkuat sistem pengawasan diri. Sahur adalah opening balance kesadaran, berbuka adalah closing entry syukur.

Sebagai akademisi akuntansi, saya melihat Ramadhan sebagai laboratorium etika. Harga-harga boleh naik, diskon boleh menggoda, tetapi integritas tidak boleh dinegosiasikan. Sebab dalam akuntansi langit, yang dinilai bukan hanya angka transaksi, tetapi keadilan di baliknya.

Bayangkan jika konsep materialitas diterapkan secara spiritual. Di dunia, kesalahan kecil sering dianggap tidak material. Di langit, dosa kecil yang berulang bisa menjadi akumulasi signifikan. Sebaliknya, kebaikan kecil yang konsisten bisa menjadi cadangan pahala jangka panjang.

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putra Banggai Kepulauan Kevin Lapendos Desak Polres dan Pemda Tuntaskan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

    Putra Banggai Kepulauan Kevin Lapendos Desak Polres dan Pemda Tuntaskan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menuai sorotan. Kali ini, kritik keras datang dari putra kandung Banggai Kepulauan, Kevin Lapendos, aktivis asal Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, yang sementara melanjutkan studinya di Gorontalo. Kevin yang cukup aktif mengawal isu-isu nasional dan juga isu daerah sering kali menyampaikan kritikannya melalui […]

  • Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Polri Merespons Kritik Publik soal Kasus Korban Penjambretan

    Kapolres Sleman Dinonaktifkan, Polri Merespons Kritik Publik soal Kasus Korban Penjambretan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gelombang kritik publik terhadap penanganan kasus hukum yang menjerat Hogi Minaya, seorang suami korban penjambretan, akhirnya berujung pada keputusan tegas dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto resmi dinonaktifkan sementara dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil menyusul polemik penetapan status tersangka terhadap Hogi Minaya, yang justru diproses hukum setelah berusaha […]

  • Ketua PJI Sulsel Murka: Oknum Polisi Maros Diduga Aniaya Warga, Citra Polri Tercoreng!

    Ketua PJI Sulsel Murka: Oknum Polisi Maros Diduga Aniaya Warga, Citra Polri Tercoreng!

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) Sulawesi Selatan, Akbar Hasan, S. Sos,Mengecam, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian terhadap seorang warga sipil Berinisial A. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025.di Bantai Tak Berombak (PTB) Maros,yang di lakukan Oknum Kepolisian yang bertugas di […]

  • Transparansi APBN di Era Digital: Menyeimbangkan Keterbukaan Data dan Literasi Publik

    Transparansi APBN di Era Digital: Menyeimbangkan Keterbukaan Data dan Literasi Publik

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Isla Aulia'i Wasi Suhada
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Selain itu, kolaborasi lintas sektor patut ditingkatkan. Lembaga seperti Indonesia Corruption Watch (ICW) dan media independen dapat menjadi mitra dalam memproduksi konten edukatif, sementara perusahaan teknologi membantu mengembangkan AI sederhana untuk menjawab pertanyaan publik tentang APBN. Pengalaman negara seperti Estonia, yang sukses dengan e-governance transparan berkat literasi digital tinggi, bisa menjadi inspirasi. Di Indonesia, langkah […]

  • Kolaborasi, Komitmen, dan Kepercayaan

    Kolaborasi, Komitmen, dan Kepercayaan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Keberhasilan kerja organisasi tumbuh dari kerja kolektif yang tertata, bukan kerja segelintir orang, apalagi satu individu saja. Proses kerja selalu melibatkan banyak peran yang berada di ruang kerja yang berbeda. Setiap elemen punya posisi dan kontribusinya sendiri. Berbeda tetapi saling menopang. Kerja menjadi lebih efektif ketika setiap peran dijalankan secara proporsional dan tidak saling tumpang […]

  • Menag Nasaruddin Umar Luncurkan Buku Teladan Sang Menteri di Masjid Istiqlal

    Menag Nasaruddin Umar Luncurkan Buku Teladan Sang Menteri di Masjid Istiqlal

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar dijadwalkan meluncurkan buku berjudul Teladan Sang Menteri pada Senin (6/4/2026) di Aula VVIP Masjid Istiqlal. Peluncuran buku ini merupakan hasil kolaborasi antara UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal sebagai bagian dari penguatan tradisi intelektual serta kepemimpinan berbasis nilai. Buku karya akademisi UIN Ar-Raniry […]

expand_less