Breaking News
light_mode
Trending Tags

Berdebat Panjang di Kemendagri, Srikandi Puncak Botu Ini Bersikeras Bonpes Jadi Daerah Definif

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 53
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo mendatangi gedung Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat, (7/2/2025), kemarin.

Kedatangan mereka guna menindaklanjuti usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), Bone Pesisir.

Akan tetapi saat kedatangan itu didapati Bone Pesisir tidak termasuk dalam daftar usulan.

Dari sekian daftar usulan yang tengah dipaparkan, hanya Bone Pesisir yang tidak ada dalam daftar usulan.

Menurut Kemendagri bahwa dokumen usulan untuk Bone Pesisir tercecer.

Alhasil, setelah mendengar penyampaian itu ikut memicu reaksi keras dari Srikandi Puncak Botu, Kristina Muhammad Udoki.

Femmy sapaan akrab secara tegas agar Bone Pesisir yang merupakan daerah kelahirannya segera dimasukkan kembali dalam daftar usulan.

“Saya kaget, saat materi dipaparkan, tiba-tiba DOB Bone Pesisir tidak ada dalam daftar usulan. Ini sangat mengecewakan karena tercecernya dokumen bukan alasan yang dapat diterima,” ujar Femmy usai audiensi dengan Kemendagri, dikutip NULONDALO, Sabtu (8/2/2025).

Menurutnya, Bone Pesisir adalah wilayah paling siap ketimbang daerah lain, terutama dalam proses usulan DOB.

Femmy menegaskan bahwa Komisi II DPR RI dan Kemendagri telah beberapa kali melakukan kunjungan dan menyatakan bahwa Bone Pesisir paling lengkap.

“Saya bersikeras meminta Bone Pesisir masuk dalam daftar karena sudah lama diperjuangkan. Bahkan Ketua Komisi II DPR RI, Bang Doli Kurnia, pernah mengatakan bahwa kelengkapan dokumen Bone Pesisir sudah yang terbaik,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, puluhan ribu warga Bone Pesisir telah menjatuhkan harapan agar wilayah mereka segera dimekarkan. Ia menyayangkan usulan DOB Bone Pesisir masih terkendala dokumen yang tercecer.

“Saya sempat menyatakan tidak akan keluar dari gedung Kemendagri jika Bone Pesisir tidak dimasukkan. Perjuangan ini bukan sekadar janji politik, tetapi wujud nyata komitmen terhadap masyarakat,” tegas Femmy.

Akan tetapi, melalui diskusi panjang dan alot, Kemendagri akhirnya memasukkan Bone Pesisir dalam daftar usulan DOB. Keputusan ini menjadi titik terang bagi masyarakat yang telah lama menantikan kabupaten baru tersebut.

Dengan langkah ini, perjuangan Komisi I DPRD Gorontalo membuktikan bahwa aspirasi masyarakat Bone Pesisir bukan sekadar mimpi, tetapi memiliki potensi nyata untuk diwujudkan.

Sebelumnya ada 5 yang masuk dalam daftar usulan, yakni, Kabupaten Gorontalo Barat, Kabupaten Boliyohuto, Kabupaten Panipi, Kabupaten Paguyaman Raya, dan Kota Talaga. Setelah diperkuat kembali, akhirnya Bone Pesisir masuk dalam daftar usulan.

Hadir dalam audiensi itu, Ketua Komisi I Fadly Poha, Wakil Ketua DPRD Sulyanto Pateda, Laode Haimudin, Yeyen Sidiki, Umar Karim, Siti Nurain Sompie, Ekwan Ahmad, Fikram Salilama dan Ramdan Liputo serta dari Komisi IV, Ghalib Lahidjun.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemarahan di Paruh Ramadan

    Kemarahan di Paruh Ramadan

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jokowi dikenal sebagai presiden yang tanpa malu-malu melakukan manuver pengerahan polisi dalam pemenangan Pilpres 2024. Publik pun dengan sinis dan sarkas menyebut ada fenomena “NKRI” alias  “negara kepolisian republik indonesia”. Bahkan mengolok kepolisian sebagai “partai cokelat” alias parcok yang memenangkan wapres fufufafa dan dinasti Jokowi. Kini Prabowo mendorong fungsi baru bagi TNI dalam kehidupan sosial […]

  • Pariwisata Bersinar: Bersih dari Narkoba dan Sampah

    Pariwisata Bersinar: Bersih dari Narkoba dan Sampah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah mencanangkan gerakan Pariwisata Gorontalo Bersinar, sebuah kegiatan untuk mewujudkan destinasi wisata yang bersih dari narkoba dan bebas dari sampah. Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dan dilaksanakan bersamaan dengan Car Free Day di sepanjang Jalan Panjaitan, Kota Gorontalo, Minggu (6/7/2025). “Gerakan Pariwisata Bersih Tanpa Narkoba ini […]

  • Danau Limboto: Luka Ekologis yang Terabaikan

    Danau Limboto: Luka Ekologis yang Terabaikan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Dadang Sudardja
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Setelah lima kali berkunjung ke Gorontalo, barulah pada kunjungan kali ini saya memiliki kesempatan dan waktu untuk menginjakkan kaki di Danau Limboto—sebuah nama yang sejak lama sangat akrab di ingatan saya. Danau ini pertama kali saya kenal ketika masih duduk di bangku SMP, sekitar tahun 1973, melalui pelajaran Ilmu Bumi. Saat itu, Danau Limboto diperkenalkan […]

  • Dari Roti hingga Rambutan, Beginilah Wajah MBG di Lapangan

    Dari Roti hingga Rambutan, Beginilah Wajah MBG di Lapangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Nulondalo.com- Di tengah semangat Ramadan, suasana sekolah seharusnya dipenuhi keceriaan anak-anak yang menanti paket Makanan Bergizi Gratis (MBG). Namun, yang terjadi justru membuat dahi orangtua berkerut. Alih-alih menerima makanan bergizi sesuai harapan, siswa mendapati isi paket yang sederhana: roti, rambutan, kacang goreng, telur rebus, kurma, dan kentang rebus. Meski variasi menu berbeda di tiap sekolah, […]

  • Ketika Guru PAI SD Tak Fasih Baca Al-Qur’an, Ke Mana Arah Pendidikan Agama?

    Ketika Guru PAI SD Tak Fasih Baca Al-Qur’an, Ke Mana Arah Pendidikan Agama?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Turmuji Jafar
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Oleh: Turmuji Jafar, Mahasiswa Pascasarjana UAC Mojokerto Mengawali tahun baru kita di suguhi dengan catatan merah oleh Kementerian Agama (Kemenang) dari hasil asesmen Pendidikan Agama Islam (PAI) akhir tahun 2025, menunjukkan data sebanyak 58,26 persen guru agama Islam tingkatan sekolah dasar (SD) di Indonesia belum fasih dalam membaca Al-Qur’an. Temuan ini berdasarkan asesmen terhadap 160.143 […]

  • Siapa Mengototkan Tambang Ormas? Yeni Wahid Sebut Peran Menteri

    Siapa Mengototkan Tambang Ormas? Yeni Wahid Sebut Peran Menteri

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polemik izin pengelolaan tambang bagi organisasi kemasyarakatan keagamaan kembali memanas. Kali ini datang dari pernyataan terbuka Zanuba Arifah Chafso Wahid atau Yeni Wahid, putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid. Di hadapan ribuan jamaah Haul Gus Dur di Pesantren Tebuireng, Jombang, Yeni mengungkap adanya peran seorang menteri yang disebut paling ngotot mendorong pemberian konsesi […]

expand_less