Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dunia Musik Berduka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai 6 Tahun Berjuang Lawan Kanker

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 65
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti kabar duka. Penyanyi pop Indonesia, Vidi Aldiano, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB setelah berjuang melawan Kanker Ginjal yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir.

Kabar wafatnya pelantun lagu Nuansa Bening itu pertama kali diketahui publik melalui unggahan di media sosial oleh sahabatnya, Deddy Corbuzier.

“My heart is broken badly broken. You gone too soon. Beautiful soul.. Vidi Aldiano,” tulis Deddy dalam unggahan Instagramnya.

Pihak keluarga kemudian membenarkan kabar tersebut melalui pesan singkat kepada awak media. Dalam pesan itu disebutkan bahwa Vidi meninggal dunia dalam keadaan didampingi oleh keluarga besar.

“Telah wafat anak saya: Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Allah SWT, 7 Maret jam 16.33. Selamat jalan menuju cahaya Ilahi nak,” bunyi pesan keluarga.

Profil Singkat Vidi Aldiano

Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia dikenal sebagai salah satu penyanyi pop pria Indonesia yang memiliki karakter vokal khas dan sejumlah lagu populer.

Vidi tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia musik. Ayahnya, Harry Aprianto Kissowo, merupakan pengusaha teknologi audio, sementara ibunya, Besbarini, dikenal sebagai guru piano.

Bakat musik Vidi sudah terlihat sejak kecil. Namanya mulai dikenal luas setelah merilis album debutnya pada 2008 berjudul Pelangi di Malam Hari yang melahirkan sejumlah lagu populer seperti Nuansa Bening dan Status Palsu.

Kariernya terus berkembang hingga merilis beberapa album, termasuk Persona yang sukses meraih triple platinum. Pada 2022, ia juga merilis album Senandika yang banyak menceritakan perjalanan pribadinya menghadapi penyakit.

Pendidikan dan Kehidupan Pribadi

Selain dikenal sebagai musisi, Vidi juga dikenal mementingkan pendidikan. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Pelita Harapan dengan jurusan Manajemen dan meraih IPK 3,62.

Ia kemudian melanjutkan studi magister di University of Manchester, Inggris, dalam program Innovation Management and Entrepreneurship dan lulus dengan predikat cumlaude pada 2015.

Dalam kehidupan pribadi, Vidi menikah dengan aktris Sheila Dara Aisha pada 15 Januari 2022 setelah menjalin hubungan yang sempat putus dan kembali bersatu.

Perjuangan Melawan Kanker

Pada Desember 2019, Vidi mengumumkan dirinya didiagnosis kanker ginjal stadium tiga. Ia kemudian menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri di Singapura serta berbagai pengobatan lanjutan seperti radiasi, kemoterapi, hingga terapi medis di beberapa negara.

Meski menghadapi kondisi kesehatan yang berat, Vidi tetap menunjukkan semangat untuk berkarya dan menghibur para penggemarnya.

Dalam salah satu kesempatan, ia pernah mengatakan akan terus bernyanyi selama masih mampu.

Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan karier dan perjuangannya melawan penyakit.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace Gagasan Trump, Desak Indonesia Mundur

    Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace Gagasan Trump, Desak Indonesia Mundur

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Jaringan Gusdurian Indonesia secara tegas menolak inisiatif internasional Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penolakan tersebut disampaikan melalui Pernyataan Sikap yang dikeluarkan di Yogyakarta, 2 Februari 2026. Board of Peace diluncurkan Donald Trump pada 22 Januari 2026 di sela Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss. Inisiatif […]

  • Alissa Wahid dan Kartini yang Tak Pernah Selesai

    Alissa Wahid dan Kartini yang Tak Pernah Selesai

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Setiap April, memori tentang Kartini akan menyeruak. Ia datang, dikenang, dirayakan, dan diabadikan. Di ruang kelas, anak-anak berseragam menggelar lomba busana adat. Di media sosial, ucapan selamat Hari Kartini berseliweran, disertai kutipan populer dan foto perempuan berkebaya. Sebuah ritual yang terasa akrab, bahkan otomatis. Tapi siapa Kartini yang sebenarnya sedang kita rayakan? Yang pasti bukan […]

  • Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    Keutamaan Hari Asyura: Hari Besar Penuh Hikmah dan Pelajaran

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Dalam kalender Hijriyah, bulan Muharram dikenal sebagai salah satu bulan suci yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di antara hari-hari di bulan ini, terdapat satu hari yang memiliki keutamaan luar biasa, yaitu Hari Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Asyura bukan hanya sekadar penanda waktu, namun ia sarat dengan nilai sejarah, spiritualitas, dan pelajaran moral […]

  • Nusantara sebagai nafas panjang Peradaban Dunia: Dari Migrasi Purba hingga kemandirian ilmiah

    Nusantara sebagai nafas panjang Peradaban Dunia: Dari Migrasi Purba hingga kemandirian ilmiah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Zulkifli
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Kepulauan Nusantara adalah sebuah ruang geografis dan kultural yang dibentuk oleh sejarah migrasi manusia yang panjang dan berlapis. Keberagaman etnis, bahasa, dan budaya yang kini menghuni Nusantara tidak dapat dipisahkan dari proses pergerakan nenek moyang manusia yang datang dalam beberapa gelombang migrasi besar. Nusantara adalah tempat dengan temuan manusia purba terbanyak di dunia dan menjadi […]

  • Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar FGD: Penataan Kembali Wilayah Aglomerasi sebagai Strategi Akselerasi Pembangunan Regional

    Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar FGD: Penataan Kembali Wilayah Aglomerasi sebagai Strategi Akselerasi Pembangunan Regional

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Urgensi Penataan Kembali Wilayah Aglomerasi: Sebuah Strategi Akselerasi Pembangunan Regional, Pemerataan, dan Peningkatan Kinerja Central Place”. Kegiatan berlangsung di Aula Prof. Kadir Abdussamad, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (6/11/2025). Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Wahyudin A. Katili, yang hadir mewakili Gubernur Provinsi […]

  • Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Apriyanto Radjak
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Penulis: Apriyanto Rajak –  (seorang petani, nelayan dan pemain sepak bola amatir) Di penghujung Agustus 2025, saya bersama Rizki memutuskan untuk bekerja sama menyelesaikan pekerjaan di kebun masing-masing. Kebetulan kebun milik kami berdua tidak terlalu berjauhan. Adapun jarak dari kampung bisa diasumsikan dengan waktu tempuh 15 menit menggunakan sepeda motor. Lokasinya berada di pegunungan Landaso, Kecamatan Bolaang […]

expand_less