Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Halalbihalal Harlah PMII, Alumni Didorong Jadi Agen Perubahan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lebih lanjut, Basnang menyoroti kompleksitas tantangan zaman yang menuntut penguatan peran kolektif.

Ia mengajak seluruh alumni untuk membangun jejaring yang solid dan kolaboratif lintas sektor, sehingga kontribusi yang dihasilkan dapat lebih luas dan berkelanjutan.

“Kader dan alumni PMII tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika sosial. Kita harus aktif bergerak, mengambil peran, dan memastikan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, serta kemanusiaan tetap hidup dalam setiap langkah pengabdian,” lanjutnya.

Menurutnya, jejaring alumni yang kuat merupakan modal sosial penting dalam mendorong perubahan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Sinergi yang terbangun tidak hanya memperkuat posisi alumni, tetapi juga memperluas dampak kontribusi PMII dalam pembangunan bangsa.

Kegiatan Halal Bi Halal ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam merawat nilai-nilai dasar PMII, seperti kritisisme, intelektualitas, dan keberpihakan pada masyarakat.

Selain itu, forum ini diharapkan mampu mempererat solidaritas antaralumni lintas generasi.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, PB IKA PMII optimistis kader dan alumni PMII akan terus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu memberikan dampak positif secara berkelanjutan.

Hal ini menegaskan bahwa PMII bukan sekadar organisasi kaderisasi, melainkan juga ladang pengabdian nyata bagi umat dan bangsa.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilusi Kesejahteraan di Daerah: Mengapa Dana Transfer Daerah Belum Menyentuh Akar Masalah?

    Ilusi Kesejahteraan di Daerah: Mengapa Dana Transfer Daerah Belum Menyentuh Akar Masalah?

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Thahira Azzahra
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Selain itu, tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) menambah kompleksitas permasalahan. Dana dalam jumlah besar justru mengendap tanpa pemanfaatan optimal, sementara kebutuhan masyarakat di lapangan masih sangat mendesak. Situasi ini menunjukkan adanya kelemahan dalam perencanaan serta pelaksanaan anggaran. Pemerintah daerah tampak lebih aktif dalam mengajukan tambahan dana dibandingkan memastikan implementasi program berjalan efektif. Di sisi […]

  • Antrean Solar Subsidi Dan Atrian penggunaan jalan,Menjadi tanda tanya Besar Ada apa dengan BBM?

    Antrean Solar Subsidi Dan Atrian penggunaan jalan,Menjadi tanda tanya Besar Ada apa dengan BBM?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Nulondalo.com,Maros – Sudah berbulan bulan masyarakat menyaksikan antrean panjang truk di hampir setiap SPBU Pertamina,  contonhnya di SPBU Pettuadae Kabupaten maros  Pemandangan ini seolah menjadi hal yang biasa, padahal dampaknya sangat nyata. Truk-truk yang mengantri hingga memakan badan jalan menyebabkan kemacetan panjang, mengganggu aktivitas masyarakat, dan menghambat kelancaran transportasi. Pertanyaannya, apa sebenarnya yang sedang terjadi? Apakah stok […]

  • Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan internasional dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, yang mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam acara penyerahan bantuan oleh Branch Singapore Aid kepada 150 keluarga berisiko stunting di Kota Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Kita sering membayangkan bahwa puncak kebahagiaan terletak pada keberlimpahan materi. Sejak kecil, banyak dari kita diajarkan—secara halus maupun terang-terangan—bahwa sukses berarti kaya, terkenal, dan berkuasa. Dalam imajinasi sosial yang dibentuk oleh kapitalisme modern, kekayaan adalah simbol kemenangan. Namun pengakuan Musk menghadirkan celah refleksi: mungkinkah ada sesuatu yang tak bisa dibeli, bahkan oleh orang paling kaya […]

  • Belanja Non-Prioritas dalam APBN: Siapa yang Menentukan Skala Kepentingan?

    Belanja Non-Prioritas dalam APBN: Siapa yang Menentukan Skala Kepentingan?

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rahma Diva Febryana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Dampak dari kebijakan ini tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga nyata di lapangan. Program bantuan pendidikan seperti KIP-Kuliah berpotensi berkurang, akses pendidikan bagi kelompok rentan semakin terbatas, dan kemungkinan kenaikan biaya kuliah meningkat. Di sektor kesehatan, pemangkasan anggaran dapat berdampak pada menurunnya kualitas layanan dasar. Dalam jangka panjang, pengurangan investasi pada sektor-sektor ini berpotensi menghambat […]

  • Senja di Panti Waluya: Luka Anak Bangsa dan Rumah bagi Mereka yang Pernah Dibuang

    Senja di Panti Waluya: Luka Anak Bangsa dan Rumah bagi Mereka yang Pernah Dibuang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Siang itu, Jakarta enggan berkompromi. Matahari menyengat tanpa ampun, membakar aspal dan menyilaukan pandangan. Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, rombongan peserta Temu Nasional Gusdurian 2025 melangkah pelan, menyusuri lorong-lorong sejarah yang tak tercatat dalam buku pelajaran. Tujuan mereka bukan gedung megah atau aula ber-AC, melainkan sebuah bangunan sederhana di Jalan Kramat V Jakarta Pusat: Panti […]

expand_less