Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hari Ketiga Operasi Roaring Lion, Israel-AS Klaim Kuasai Udara Iran

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Operasi militer gabungan Israel dan Amerika Serikat yang diberi nama Operasi Roaring Lion memasuki hari ketiga pada Senin (3/3/2026).

Pemerintah Israel menyatakan operasi tersebut bertujuan menangkal ancaman nuklir dan balistik Iran, sekaligus melumpuhkan struktur kepemimpinan militer Teheran.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampil dalam sebuah video pidato yang direkam di lokasi yang disebut sebagai titik serangan di Teheran. Dalam pernyataannya, Netanyahu menekankan perbedaan sasaran antara kedua pihak.

“Iran menargetkan warga sipil. Kami menargetkan para pemimpin teror,” ujarnya, seraya menyebut operasi tersebut sebagai langkah defensif demi keamanan Israel dan sekutunya.

Di pihak Amerika Serikat, operasi ini disebut sebagai Epic Fury. Washington mengklaim telah menjatuhkan sekitar 2.000 bom pada hari kedua operasi, serta menyatakan telah mencapai “supremasi udara” di atas wilayah Iran.

Pejabat pertahanan AS menyebut target utama meliputi fasilitas militer strategis, instalasi rudal balistik, dan infrastruktur yang diduga terkait program nuklir.

Pemerintah Israel juga secara terbuka menyatakan bahwa operasi ini bertujuan melemahkan struktur kekuasaan Ayatollah di Iran, yang mereka anggap sebagai sumber ancaman jangka panjang bagi stabilitas kawasan dan keamanan global.

Respons Iran

Iran merespons dengan meluncurkan rudal ke sejumlah wilayah Israel, negara-negara Teluk, serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan “balasan proporsional” terhadap serangan yang lebih dahulu dilakukan Israel dan AS.

Teheran membantah tudingan bahwa mereka menargetkan warga sipil secara sengaja, dan menegaskan bahwa serangan diarahkan pada instalasi militer serta fasilitas strategis.

Reaksi Global

Eskalasi konflik ini memicu respons beragam di media sosial, khususnya di platform X. Sebagian pengguna menyuarakan dukungan kuat terhadap Israel dan menyebut operasi tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman nuklir Iran. Di sisi lain, banyak pula yang mengkritik eskalasi militer ini sebagai tindakan yang berisiko memicu perang regional berskala besar.

Sejumlah pengamat memperingatkan bahwa keterlibatan langsung Amerika Serikat dan serangan balasan Iran terhadap negara-negara Teluk berpotensi memperluas konflik di Timur Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban sipil secara menyeluruh, sementara situasi di kawasan dilaporkan masih sangat tegang.

Komunitas internasional mendesak semua pihak menahan diri dan membuka jalur diplomasi guna mencegah konflik yang lebih luas.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gorontalo dan Imajinasi Baru Ketangguhan Bencana

    Gorontalo dan Imajinasi Baru Ketangguhan Bencana

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Dr. Husin Ali
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Catatan Etnografis tentang Kepemimpinan, Dunia Usaha, dan Etika Merawat Kota Tulisan ini saya rampungkan di tengah malam—ketika jarum jam bergerak ke angka kecil di penghujung Januari, dan Februari 2026 mengintip dari balik kalender. Kota sedang senyap. Jalan-jalan lengang. Namun di kepala saya justru berdenyut percakapan, gestur, dan resonansi sosial yang belum ingin reda: bahwa saya […]

  • Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

    Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Polewali Mandar— Malam itu, langit Pambusuang tampak pekat. Rinai hujan turun perlahan, seolah menyapa tanah yang basah dengan kelembutan. Usai salat Magrib, meski langit masih gelap, hujan mulai reda. Di depan Masjid At-Taqwa, panggung berukuran 4 x 4 meter ditata dengan cermat. Pengeras suara yang sejak sore terbungkus terpal dibuka, sementara beberapa ruas jalan […]

  • Gerakan Kebudayaan, Titik Akupuntur dalam Krisis Demokrasi

    Gerakan Kebudayaan, Titik Akupuntur dalam Krisis Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 66
    • 0Komentar

    (Catatan naratif peta loop Komisi Media, Budaya, dan Masyarakat Sipil pada Sarasehan Gerakan Nurani Bangsa, 8 Juni 2025) Demokrasi Indonesia sedang mengalami paradoks . Secara prosedural, mekanisme demokrasi berjalan—pemilu dilaksanakan, lembaga negara berfungsi—namun secara substansial, demokrasi mengalami defisit. Kebebasan sipil menyusut, ruang berpikir kritis menyempit, dan masyarakat sipil kehilangan pijakan simbolik untuk mendorong perubahan. Dengan […]

  • Tokoh Moral Itu Telah Pergi

    Tokoh Moral Itu Telah Pergi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Ilham Sopu
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Pagi 31 Januari 2026, saat saya sedang mengikuti sertifikasi dai yang diselenggarakan PB DDI di Hotel UIN Alauddin Makassar, kabar duka itu datang tiba-tiba: Bapak Salim S. Mengga mengembuskan napas terakhir setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit di Makassar. Informasi itu saya baca lewat grup WhatsApp. Kaget, saya terdiam sejenak, menundukkan kepala, lalu membacakan […]

  • DPR Mengusulkan Sistim Pemilu Campuran Demi Perkuat Demokrasi

    DPR Mengusulkan Sistim Pemilu Campuran Demi Perkuat Demokrasi

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mengusulkan untuk diadaptasinya sistem pemilu campuran dalam rangka untuk memperkuat sistem demokrasi di Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II yang membahas evaluasi Pemilu Serentak 2024 dan penataan sistem pemilu untuk perubahan Undang-Undang Pemilu dan Undang-Undang Pilkada. RDPU tersebut menghadirkan sejumlah, […]

  • Shalat Tarawih, Emile Durkheim dan Solidaritas Organik

    Shalat Tarawih, Emile Durkheim dan Solidaritas Organik

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Samsi Pomalingo
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah penting dalam tradisi Islam, khususnya selama bulan Ramadan. Ibadah ini dilakukan setelah shalat Isya dan merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Shalat Tarawih bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga merupakan sarana spiritual yang mendalam bagi umat Muslim. Melalui ibadah ini, individu memiliki kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampunan, […]

expand_less