Breaking News
light_mode
Trending Tags

Investasi Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 182
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam akuntansi perusahaan, laporan keuangan harus direview secara berkala. Ada audit, ada koreksi, ada penyesuaian jurnal. Tetapi dalam kehidupan sehari-hari, manusia jarang melakukan audit diri. Ramadhan sebenarnya adalah musim audit spiritual tahunan.

Puasa adalah proses meninjau ulang perilaku. Zakat dan sedekah adalah proses redistribusi aset. Tarawih adalah pengingat bahwa manusia tidak hanya hidup untuk mengejar laba dunia.

Dalam humor khas pesantren, sering ada guyonan: “Kalau di dunia kita sibuk mengejar saldo rekening, di akhirat nanti yang ditanya bukan saldo bank, tapi saldo amal.”

Humor seperti ini sederhana, tetapi menyimpan pesan yang dalam. Bahwa manusia modern sering terjebak pada akuntansi materi, sementara lupa pada akuntansi berkah. Padahal dalam perspektif spiritual, keberkahan adalah variabel yang tidak tercatat dalam neraca, tetapi sangat menentukan kualitas kehidupan.

Banyak orang berpenghasilan besar tetapi hidupnya terasa sempit. Sebaliknya ada orang yang hidup sederhana tetapi hatinya lapang. Dalam bahasa ekonomi spiritual, mungkin ini yang disebut dividen keberkahan.

Humor ala Gus Dur sering kali menyinggung paradoks seperti ini. Beliau pernah menggambarkan bahwa kadang manusia terlalu serius menghitung dunia, tetapi terlalu santai menghitung akhirat.

Padahal logikanya sederhana. Kalau manusia berani investasi besar untuk masa depan lima atau sepuluh tahun, seharusnya lebih berani lagi berinvestasi untuk masa depan yang tidak berbatas. Dalam konteks inilah Ramadhan menjadi semacam bursa amal terbesar dalam setahun.

Masjid penuh, kotak amal sibuk, dan sedekah mengalir seperti pasar yang sedang bullish. Bahkan orang yang biasanya pelit pun mendadak menjadi filantropis dadakan.

Seorang kiai pernah bercanda: “Ramadhan itu bulan di mana orang paling mudah bersedekah. Setelah Syawal, sebagian kembali ke mode hemat ekstrem.” Humor itu tentu bukan untuk menyindir, tetapi untuk mengingatkan bahwa investasi langit seharusnya tidak hanya musiman.

Karena pada akhirnya, dalam perspektif akuntansi kehidupan, manusia tidak hanya menyusun laporan laba rugi dunia. Ada satu laporan yang jauh lebih penting: laporan pertanggungjawaban akhirat.

Dan yang menarik, laporan itu tidak bisa dimanipulasi. Tidak ada creative accounting, tidak ada rekayasa angka, tidak ada window dressing. Semua transaksi tercatat dengan sangat akurat.

Penulis : Intelektual Muda Nahdlatul Ulama

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 793 Sapi untuk Kesejahteraan Warga Gorontalo

    793 Sapi untuk Kesejahteraan Warga Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo menyerahkan bantuan sapi kepada masyarakat Kabupaten Gorontalo. Kegembiraan masyarakat terlihat saat menerima bantuan sapi dari Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Kamis (23/10/2025). Gubernur Gorontalo menyerahkan bantuan ternak sapi di tiga kecamatan, yaitu Limboto Barat, Limboto, dan Telaga Biru. Total ada sebanyak 793 ekor sapi akan disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo sebagai bagian […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah 2025: Perkuat Ekonomi Umat Menuju Kemandirian

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah 2025: Perkuat Ekonomi Umat Menuju Kemandirian

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo akan menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025 pada 28–30 Oktober 2025. Agenda besar ini mengusung tema “Memperkuat Peran Ekonomi Syariah untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Umat.” PES 2025 menjadi wadah kolaborasi antara PWNU Gorontalo dengan berbagai lembaga keuangan, regulator, serta pelaku ekonomi syariah nasional. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat literasi […]

  • Covid-19 dan “Matinya” Agama

    Covid-19 dan “Matinya” Agama

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia telah menyerang banyak jiwa manusia. Tidak mengenal yang tua maupun yang muda, laki-laki atau perempuan, bahkan anak-anak ikut menjadi korban dari ganasnya virus ini. Negara“kewalahan” melawan serangan virus corona. Beberapa program telah diberlakukan oleh pemerintah untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini. Sebut saja physical distancing (jaga jarak), […]

  • Pemkab Pohuwato Apresiasi Program Kakao Burung Indonesia

    Pemkab Pohuwato Apresiasi Program Kakao Burung Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk penjabaran visi misi Bupati dan wakil Bupati terpilih Kabupaten Pohuwato, Pemda Pohuwato meluncurkan Gerbang Pohuwato Siap atau Gerakan Pembangunan Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, dan Produktif.di Desa Puncak Jaya Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato. Implementasi Pohuwato Hijau diwujudkan dalam rehabilitasi lahan melalui program penanaman MPTS (multi purpose trees species) yakni jenis tanaman multiguna yang memberikan […]

  • Menjelaskan “Makuta Ilmu” Tanpa Menyesatkan: Kritik atas Kritik Tarmizi Abbas

    Menjelaskan “Makuta Ilmu” Tanpa Menyesatkan: Kritik atas Kritik Tarmizi Abbas

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Donald Qomaidiasyah Tungkagi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Memang, seringkali terjadi akademisi terjebak dalam genetic fallacy, argumen Tarmizi tampak menunjukkan itu. Dalam filsafat logika, genetic fallacy merujuk pada kesalahan penalaran yang menolak atau menerima argumen bukan karena keseluruhan isinya, tapi terperangkap kaku pada argumen jejak asal-usul (Dowden, 2021). Biasanya kesalahan logika seperti ini muncul pada akademisi yang menilai validitas sebuah gagasan hanya sebatas […]

  • Parkir di Gorontalo Kini Cukup Bayar Sekali Setahun, Ini Tarif Lengkapnya

    Parkir di Gorontalo Kini Cukup Bayar Sekali Setahun, Ini Tarif Lengkapnya

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo resmi menerapkan program parkir berlangganan sebagai terobosan baru dalam pelayanan perparkiran. Melalui program ini, masyarakat cukup membayar satu kali untuk masa berlaku satu tahun, tanpa perlu lagi mengeluarkan biaya setiap kali memarkir kendaraan di tepi jalan umum. Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Rahmanto Idji, menjelaskan bahwa kebijakan […]

expand_less