Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Investasi Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 315
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam akuntansi perusahaan, laporan keuangan harus direview secara berkala. Ada audit, ada koreksi, ada penyesuaian jurnal. Tetapi dalam kehidupan sehari-hari, manusia jarang melakukan audit diri. Ramadhan sebenarnya adalah musim audit spiritual tahunan.

Puasa adalah proses meninjau ulang perilaku. Zakat dan sedekah adalah proses redistribusi aset. Tarawih adalah pengingat bahwa manusia tidak hanya hidup untuk mengejar laba dunia.

Dalam humor khas pesantren, sering ada guyonan: “Kalau di dunia kita sibuk mengejar saldo rekening, di akhirat nanti yang ditanya bukan saldo bank, tapi saldo amal.”

Humor seperti ini sederhana, tetapi menyimpan pesan yang dalam. Bahwa manusia modern sering terjebak pada akuntansi materi, sementara lupa pada akuntansi berkah. Padahal dalam perspektif spiritual, keberkahan adalah variabel yang tidak tercatat dalam neraca, tetapi sangat menentukan kualitas kehidupan.

Banyak orang berpenghasilan besar tetapi hidupnya terasa sempit. Sebaliknya ada orang yang hidup sederhana tetapi hatinya lapang. Dalam bahasa ekonomi spiritual, mungkin ini yang disebut dividen keberkahan.

Humor ala Gus Dur sering kali menyinggung paradoks seperti ini. Beliau pernah menggambarkan bahwa kadang manusia terlalu serius menghitung dunia, tetapi terlalu santai menghitung akhirat.

Padahal logikanya sederhana. Kalau manusia berani investasi besar untuk masa depan lima atau sepuluh tahun, seharusnya lebih berani lagi berinvestasi untuk masa depan yang tidak berbatas. Dalam konteks inilah Ramadhan menjadi semacam bursa amal terbesar dalam setahun.

Masjid penuh, kotak amal sibuk, dan sedekah mengalir seperti pasar yang sedang bullish. Bahkan orang yang biasanya pelit pun mendadak menjadi filantropis dadakan.

Seorang kiai pernah bercanda: “Ramadhan itu bulan di mana orang paling mudah bersedekah. Setelah Syawal, sebagian kembali ke mode hemat ekstrem.” Humor itu tentu bukan untuk menyindir, tetapi untuk mengingatkan bahwa investasi langit seharusnya tidak hanya musiman.

Karena pada akhirnya, dalam perspektif akuntansi kehidupan, manusia tidak hanya menyusun laporan laba rugi dunia. Ada satu laporan yang jauh lebih penting: laporan pertanggungjawaban akhirat.

Dan yang menarik, laporan itu tidak bisa dimanipulasi. Tidak ada creative accounting, tidak ada rekayasa angka, tidak ada window dressing. Semua transaksi tercatat dengan sangat akurat.

Penulis : Intelektual Muda Nahdlatul Ulama

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

    Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 128
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua DPD Forum Kaum Pembela Rakyat (FKPR) Kota Gorontalo, Ikbal Ka’u, kembali menyuarakan kritik keras terhadap kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam pernyataannya, ia menilai BK DPRD seolah-olah menjalankan fungsi pengawasan etik secara tebang pilih. Ikbal menyampaikan apresiasi bahwa BK DPRD mampu menyelesaikan persoalan terkait ucapan kontroversial anggota DPRD, Wahyu Moridu, […]

  • BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan photo_camera 2

    BNPB Imbau Warga Waspada Pasca Gempa M 7,6 dan Potensi Gelombang Susulan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sementara itu, laporan awal menunjukkan adanya kerusakan ringan hingga sedang di Kota Ternate, termasuk satu unit tempat ibadah di Kecamatan Pulau Batang Dua serta dua rumah warga di Kelurahan Ganbesi, Kecamatan Ternate Selatan. Di Kota Bitung, pendataan masih terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). BNPB memastikan pemantauan terus dilakukan secara intensif dan akan […]

  • Organisasi Masyarakat Sipil Gorontalo Mengecam Represi Aparat dalam Aksi 1 September

    Organisasi Masyarakat Sipil Gorontalo Mengecam Represi Aparat dalam Aksi 1 September

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Provinsi Gorontalo menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait pembubaran paksa dan penangkapan demonstran dalam aksi yang digelar di kawasan perlimaan Kota Gorontalo, Senin (1/9/2025). Mereka mengecam keras tindakan represif aparat yang dinilai sebagai bentuk pengingkaran terhadap prinsip demokrasi. Dalam rilis yang diterima bakukabar.id, Rabu (3/9/2025 itu meyebut, aksi yang awalnya berjalan […]

  • Cerita Gus Dur yang Berpulang Bersama Jenderal Salim

    Cerita Gus Dur yang Berpulang Bersama Jenderal Salim

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Ada sebuah kisah yang sejatinya akan terdengar pada peringatan Haul ke-16 Gus Dur, yang diselenggarakan di Masjid At-Taqwa, Pambusuang, Polewali Mandar, 12 Februari 2026. Kisah itu semula hendak disampaikan oleh Mayjen TNI (Purn.) Salim S. Mengga. Namun, cerita sejarah tersebut tampaknya tidak akan pernah terucap, sebab Puang Salim, sapaan akrab beliau telah berpulang ke hadirat […]

  • Senja di Panti Waluya: Luka Anak Bangsa dan Rumah bagi Mereka yang Pernah Dibuang

    Senja di Panti Waluya: Luka Anak Bangsa dan Rumah bagi Mereka yang Pernah Dibuang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Siang itu, Jakarta enggan berkompromi. Matahari menyengat tanpa ampun, membakar aspal dan menyilaukan pandangan. Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, rombongan peserta Temu Nasional Gusdurian 2025 melangkah pelan, menyusuri lorong-lorong sejarah yang tak tercatat dalam buku pelajaran. Tujuan mereka bukan gedung megah atau aula ber-AC, melainkan sebuah bangunan sederhana di Jalan Kramat V Jakarta Pusat: Panti […]

  • (Korupsi) Bisnis Paling Rasional

    (Korupsi) Bisnis Paling Rasional

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Di negeri ini, senjata api diawasi ketat. Mau punya pistol saja izinnya panjang, bisa lebih panjang dari antrean sembako. Tapi laporan keuangan? Bebas berkeliaran, rapi, wangi, dan sering dielu-elukan, padahal isinya bisa bikin rakyat miskin seumur hidup. Gus Dur mungkin akan bilang, “Senjata itu membunuh orang. Laporan keuangan bisa membunuh akal sehat.” Korupsi pejabat publik […]

expand_less