Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ketika Hujan Turun: Ini Doa dan Amalan yang Dianjurkan Rasulullah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 166
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hujan merupakan rahmat dan berkah dari Allah SWT. Dalam ajaran Islam, turunnya hujan bukan sekadar fenomena alam, tetapi juga momen istimewa yang mengandung keberkahan dan doa yang mustajab.

Rasulullah SAW banyak mencontohkan doa dan amalan yang bisa dilakukan saat hujan turun. Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam yang berpijak pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, turut menghidupkan amalan-amalan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah doa dan amalan yang dianjurkan ketika hujan turun:

  1. Membaca Doa Saat Hujan Turun

Ketika hujan mulai turun, Rasulullah SAW membaca doa:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Arab-Latin:
Allâhumma shoyyiban nâfi‘ân.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.”

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan merupakan bentuk harapan agar hujan membawa keberkahan, bukan bencana.

  1. Menyentuhkan Anggota Tubuh ke Air Hujan

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA:

“Kami pernah kehujanan bersama Rasulullah SAW, lalu beliau menyingkap sebagian pakaiannya hingga terkena air hujan. Lalu beliau berkata: ‘Karena hujan ini baru saja Allah ciptakan.'”-(HR. Muslim)

Ulama NU menganjurkan umat menyentuhkan air hujan ke kulit dengan niat mengambil keberkahan dari ciptaan Allah.

  1. Berdoa Ketika Hujan Deras atau Berpotensi Bencana

Jika hujan turun dengan deras disertai angin atau tanda bahaya, umat dianjurkan memohon perlindungan kepada Allah:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Arab-Latin:
Allâhumma ḥawâlainâ wa lâ ‘alainâ. Allâhumma ‘alal-âkâmi waẓ-ẓirâbi wa buṭûnil-audiyati wa manâbitisysyajar.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan langsung menimpa kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di bukit-bukit, gunung-gunung, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

  1. Memperbanyak Doa dan Permohonan Hajat

Rasulullah SAW bersabda:

“Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika azan dan doa ketika hujan turun.”
(HR. Abu Dawud, dinilai hasan oleh al-Albani)

Karena itu, saat hujan turun, perbanyaklah doa-doa pribadi, seperti:

  • Memohon ampunan (istighfar)
  • Memohon rezeki halal
  • Doa untuk orang tua dan keluarga
  • Doa keselamatan bangsa
  1. Memuji Allah dan Bersyukur

Hujan adalah nikmat langsung dari langit. Umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir dan tahmid seperti:

  • Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush shalihat
  • Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar
  1. Tidak Mengeluh atau Mengumpat Hujan

Islam melarang mencela angin, hujan, atau cuaca karena semuanya adalah makhluk Allah. Daripada mengeluh, lebih baik membaca doa dan bersabar.

Dalam tradisi Islam, khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama, hujan adalah momen pengingat kekuasaan Allah, waktu mustajab doa, dan pintu rezeki terbuka. Jangan sia-siakan kesempatan ini hanya dengan bersembunyi dari basahnya air. Alihkan momen hujan menjadi ibadah dan doa yang penuh berkah.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

    Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 136
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua DPD Forum Kaum Pembela Rakyat (FKPR) Kota Gorontalo, Ikbal Ka’u, kembali menyuarakan kritik keras terhadap kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam pernyataannya, ia menilai BK DPRD seolah-olah menjalankan fungsi pengawasan etik secara tebang pilih. Ikbal menyampaikan apresiasi bahwa BK DPRD mampu menyelesaikan persoalan terkait ucapan kontroversial anggota DPRD, Wahyu Moridu, […]

  • Nihayatul Wafiroh Resmikan Kantor Baru DPW PKB Gorontalo

    Nihayatul Wafiroh Resmikan Kantor Baru DPW PKB Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menghadiri peresmian Sekretariat Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gorontalo, Selasa (12/8/2025). Acara berlangsung di kantor baru PKB di Jalan KH. Adam Zakaria, Dembe II, Kota Gorontalo. Dalam sambutannya, Nihayatul menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus DPW PKB atas peresmian sekretariat baru. Ia berharap ke depan […]

  • Pemilihan Duta Anti Narkoba Maros 2025 Tuntas, Wakil Bupati Tekankan Aksi Nyata

    Pemilihan Duta Anti Narkoba Maros 2025 Tuntas, Wakil Bupati Tekankan Aksi Nyata

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Rangkaian Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros Tahun 2025 resmi berakhir. Grand Final yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Maros, Sabtu (13/12/2025), melahirkan generasi muda terpilih yang diharapkan menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di Bumi Turikale. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Muh Saipul Amry, mahasiswa Universitas Negeri Makassar asal Kecamatan […]

  • Puzzle Terakhir Demokrasi: Partisipasi Publik di Media Digital

    Puzzle Terakhir Demokrasi: Partisipasi Publik di Media Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Indonesia sudah lama menerima demokrasi sebagai bentuk. bahkan sejak awal diproklamirkan, demokrasi diterima sebagai instrumen politik utama. Tetapi entah kenapa, selalu terasa ada yang kurang lengkap. Seolah ada satu puzzle yang hilang dan membuat demokrasi kita tak utuh. Yaitu partisipasi publik yang subtantif. Padahal, partisipasi publik adalah mandat utama demokrasi. Selama bertahun-tahun, partisipasi publik dalam […]

  • Tragedi Laut di Pangkep: Kapal Tujuan Pulau Sarappo Terbalik, Tiga Nyawa Melayang

    Tragedi Laut di Pangkep: Kapal Tujuan Pulau Sarappo Terbalik, Tiga Nyawa Melayang

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Pangkep — Kapal kayu KLM Fitri Jaya dilaporkan tenggelam setelah terbalik di tengah perjalanan menuju Pulau Sarappo, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Sabtu (27/12/2025). Insiden kecelakaan laut tersebut menewaskan tiga orang penumpang. Peristiwa tragis ini diduga kuat dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda perairan setempat. Kapal […]

  • 80 Persen Objek Wisata di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir Besar

    80 Persen Objek Wisata di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir Besar

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 287
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 menyebabkan dampak serius pada sektor pariwisata. Sekitar 80 persen objek wisata di daerah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Timur, Syahril, S.STP., M.AP, mengatakan kerusakan terparah terjadi pada […]

expand_less