Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketika Hujan Turun: Ini Doa dan Amalan yang Dianjurkan Rasulullah

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hujan merupakan rahmat dan berkah dari Allah SWT. Dalam ajaran Islam, turunnya hujan bukan sekadar fenomena alam, tetapi juga momen istimewa yang mengandung keberkahan dan doa yang mustajab.

Rasulullah SAW banyak mencontohkan doa dan amalan yang bisa dilakukan saat hujan turun. Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam yang berpijak pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, turut menghidupkan amalan-amalan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah doa dan amalan yang dianjurkan ketika hujan turun:

  1. Membaca Doa Saat Hujan Turun

Ketika hujan mulai turun, Rasulullah SAW membaca doa:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Arab-Latin:
Allâhumma shoyyiban nâfi‘ân.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat.”

Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan merupakan bentuk harapan agar hujan membawa keberkahan, bukan bencana.

  1. Menyentuhkan Anggota Tubuh ke Air Hujan

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA:

“Kami pernah kehujanan bersama Rasulullah SAW, lalu beliau menyingkap sebagian pakaiannya hingga terkena air hujan. Lalu beliau berkata: ‘Karena hujan ini baru saja Allah ciptakan.'”-(HR. Muslim)

Ulama NU menganjurkan umat menyentuhkan air hujan ke kulit dengan niat mengambil keberkahan dari ciptaan Allah.

  1. Berdoa Ketika Hujan Deras atau Berpotensi Bencana

Jika hujan turun dengan deras disertai angin atau tanda bahaya, umat dianjurkan memohon perlindungan kepada Allah:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Arab-Latin:
Allâhumma ḥawâlainâ wa lâ ‘alainâ. Allâhumma ‘alal-âkâmi waẓ-ẓirâbi wa buṭûnil-audiyati wa manâbitisysyajar.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan langsung menimpa kami. Ya Allah, turunkanlah hujan di bukit-bukit, gunung-gunung, lembah-lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

  1. Memperbanyak Doa dan Permohonan Hajat

Rasulullah SAW bersabda:

“Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika azan dan doa ketika hujan turun.”
(HR. Abu Dawud, dinilai hasan oleh al-Albani)

Karena itu, saat hujan turun, perbanyaklah doa-doa pribadi, seperti:

  • Memohon ampunan (istighfar)
  • Memohon rezeki halal
  • Doa untuk orang tua dan keluarga
  • Doa keselamatan bangsa
  1. Memuji Allah dan Bersyukur

Hujan adalah nikmat langsung dari langit. Umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir dan tahmid seperti:

  • Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush shalihat
  • Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar
  1. Tidak Mengeluh atau Mengumpat Hujan

Islam melarang mencela angin, hujan, atau cuaca karena semuanya adalah makhluk Allah. Daripada mengeluh, lebih baik membaca doa dan bersabar.

Dalam tradisi Islam, khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama, hujan adalah momen pengingat kekuasaan Allah, waktu mustajab doa, dan pintu rezeki terbuka. Jangan sia-siakan kesempatan ini hanya dengan bersembunyi dari basahnya air. Alihkan momen hujan menjadi ibadah dan doa yang penuh berkah.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karya “Benang Pluralisme” Perupa Gorontalo Bikin Sinta Nuriyah Terpukau di Temu Nasional GUSDURian

    Karya “Benang Pluralisme” Perupa Gorontalo Bikin Sinta Nuriyah Terpukau di Temu Nasional GUSDURian

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 42
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Senyuman bahagia tak terbendung dari wajah Sinta Nuriyah Wahid saat berada di atas panggung megah Temu Nasional GUSDURian 2022 di Surabaya. Momen tersebut terjadi ketika ia menerima sebuah karya seni dari perupa Gorontalo, Akbar Hidayat. Karya berjudul “Benang Pluralisme” itu dibuat dari susunan benang dan paku yang membentuk wajah Abdurrahman Wahid atau Gus […]

  • Ma’ruf Amin Mundur dari Jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI

    Ma’ruf Amin Mundur dari Jabatan Ketua Dewan Pertimbangan MUI

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Presiden ke-13 RI, Ma’ruf Amin, secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa bakti 2025–2030. Pengunduran diri disampaikan melalui surat resmi dan berlaku sejak tanggal penandatanganan. Keputusan ini dipengaruhi faktor usia dan masa pengabdian panjang di MUI. Ma’ruf Amin menilai sudah saatnya membuka ruang bagi regenerasi […]

  • GUSDURian Ternate Mendukung Perjuangan Perempuan Pada Moment International Women’s Day 2025

    GUSDURian Ternate Mendukung Perjuangan Perempuan Pada Moment International Women’s Day 2025

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Nulondalo – Hari Internasional Perempuan (International Women’s Day / IWD) yang diperingati setiap 8 Maret menjadi pengingat bahwa perjuangan hak perempuan masih panjang. Tahun ini, IWD 2025 mengusung tema “Aksi Akselerasi”, yang menekankan percepatan pencapaian kesetaraan gender, terutama dalam ranah politik. Suwarno Djabar, Koordinator Gusdurian Ternate, menilai bahwa sejak IWD pertama kali diperingati pada 1911, […]

  • Dosa karena Sombong Sulit Diampuni, KH. Muhyidin Zeni Ungkap Perbedaannya Play Button

    Dosa karena Sombong Sulit Diampuni, KH. Muhyidin Zeni Ungkap Perbedaannya

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 196
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Rais Syuriyah PWNU Gorontalo, KH. Muhyidin Zeni, menegaskan bahwa dosa yang bersumber dari kesombongan memiliki dampak spiritual yang jauh lebih berbahaya dibanding dosa yang lahir dari dorongan syahwat. Hal ini disampaikan dalam pengajian rutin yang tayang di Nutizen TV, yang disadur dari Kitab Nashoihul Ibad karya Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani yang berisi […]

  • Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

    Aktivis Bakal menggelar Aksi Demo, Desak Kejati dan Polda Gorontalo Tangkap Wahyudin Moridu

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Gelombang kritik terhadap praktik korupsi di tubuh elit politik Gorontalo semakin menguat. Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, dengan lantang meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Gorontalo segera mengambil langkah hukum tegas terhadap Wahyudin Moridu, anggota legislatif Provinsi Gorontalo dari fraksi PDIP, yang diduga kuat terlibat dalam praktik korupsi saat masih menjabat sebagai anggota DPRD Boalemo […]

  • PAD Maros 2025 Pecah Rekor, Tembus Rp329,5 Miliar

    PAD Maros 2025 Pecah Rekor, Tembus Rp329,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros sepanjang tahun 2025 mencatatkan capaian gemilang. Total PAD yang berhasil dihimpun mencapai Rp329.562.919.533, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang terealisasi sebesar Rp283.056.990.320. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, Muh Ferdiansyah, menyebut capaian tersebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan PAD Kabupaten Maros, sekaligus melampaui […]

expand_less