Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mahasantri Khatamun Nabiyyin Tebar Dakwah Ramadan Melalui Program SDKN di Palu

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 293
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di Kota Palu misalnya, para mubalighah menjalankan berbagai kegiatan dakwah yang berfokus pada pembinaan generasi muda melalui jalur pendidikan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah mengisi program pesantren kilat atau sanlat di MI Al-Khairat selama tiga hari. Dalam kegiatan tersebut, para mubalighah memberikan pembelajaran tahsin Al-Qur’an dan tahmil Al-Qur’an kepada para peserta yang berasal dari siswa kelas 4, 5, dan 6. Suasana belajar berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme, karena para siswa tidak hanya belajar memperbaiki bacaan Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna-makna Al-Qur’an.

Salah satu peserta sanlat mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa pembelajaran yang diberikan para mubalighah terasa menyenangkan dan mudah dipahami. “Kami sangat senang karena tidak hanya belajar membaca Al-Qur’an dengan benar, tetapi juga diberi motivasi agar lebih mencintai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap salah satu siswa peserta sanlat.

Selain itu, para mubalighah juga berpartisipasi dalam kegiatan sanlat yang diselenggarakan di SASKAL Al-Hasyimi. Dalam kegiatan ini, para mubalighah diberi kesempatan untuk menyampaikan kultum setelah salat subuh berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama para peserta. Momen ini menjadi salah satu pengalaman spiritual yang mempererat hubungan antara para mubalighah dengan para peserta, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menghidupkan suasana Ramadan.

Pimpinan lembaga pendidikan yang dikunjungi juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. Aktivitas dakwah para mubalighah tidak hanya terbatas pada kegiatan keagamaan di masjid atau lembaga pendidikan dasar. Mereka juga turut berkontribusi dalam dunia pendidikan formal dengan menjadi pengajar di SMA Al-Azhar Mandiri Palu. Di sekolah tersebut, para mubalighah dipercaya untuk mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Sosiologi. Dalam proses pembelajaran, mereka tidak hanya menyampaikan materi akademik, tetapi juga menyisipkan nilai-nilai akhlak mulia yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dan keluarganya, sehingga para siswa dapat memahami pentingnya ilmu pengetahuan yang disertai dengan pembentukan karakter.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tindakan Tak Terpuji, Dosen UIM Makassar Dipecat Usai Viral Play Button

    Tindakan Tak Terpuji, Dosen UIM Makassar Dipecat Usai Viral

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    nulondalo.com-Universitas Islam Makassar (UIM) resmi memberhentikan dosennya, Amal Said alias AS, setelah aksinya meludahi kasir swalayan di Makassar viral di media sosial. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan menuai kecaman publik. Insiden itu terjadi pada Rabu (24/12). Dalam video yang beredar, AS tampak meludahi kasir saat hendak membayar belanjaan. Aksi tersebut diduga dipicu teguran karena […]

  • Pemkot–BPSDM Gorontalo Gelar Pelatihan PBJ Pemerintah

    Pemkot–BPSDM Gorontalo Gelar Pelatihan PBJ Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Gorontalo memulai Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah. Kegiatan ini berlangsung di Kelas NKRI BPSDM Provinsi Gorontalo ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur dalam memahami dan mengimplementasikan proses pengadaan barang dan jasa secara profesional, transparan, dan akuntabel. “Pada hari […]

  • Wahdah Islamiyah Kota Gorontalo Gelar Mukerda XII, Ismail Madjid Tekankan Pembinaan Pemuda dan Kebersihan Kota

    Wahdah Islamiyah Kota Gorontalo Gelar Mukerda XII, Ismail Madjid Tekankan Pembinaan Pemuda dan Kebersihan Kota

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 323
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Kota Gorontalo menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) XII, Ahad (11/1/2025). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid. Dalam sambutannya, Sekda Ismail Madjid menyampaikan sejumlah pesan penting kepada Wahdah Islamiyah, khususnya terkait pembinaan generasi […]

  • Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    Ketua Umum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat, Nahdliyin Berduka

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Fatayat NU. Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Hj Margaret Aliyatul Maimunah binti KH Faruq, wafat pada Ahad (1/3/2026) pukul 08.25 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSUP Fatmawati, Jakarta. Kabar berpulangnya almarhumah disampaikan langsung oleh suaminya, KH Abdullah Masud, yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Tangerang Selatan. […]

  • Ketika Karamah dan Budaya Menyatu: Menelusuri Jejak Spiritualitas Islam Gorontalo Lewat Sosok Bapu Paci Nurjana

    Ketika Karamah dan Budaya Menyatu: Menelusuri Jejak Spiritualitas Islam Gorontalo Lewat Sosok Bapu Paci Nurjana

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle M. Fadhil Hadju
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Di tanah Gorontalo, Islam tidak hanya dipeluk dalam syariat, tetapi juga dirawat dalam budaya. Dalam ritus seperti modikili, tahlilan, maulidan, dan doa arwah, agama dan adat saling menyatu. Di antara masyarakat yang memegang teguh warisan ini, terdapat satu nama yang tetap harum hingga hari ini: KH Yahya Podungge, atau yang lebih dikenal dengan Bapu Paci […]

  • Konsep 4A Kunci Pengembangan Pariwisata Gorontalo  

    Konsep 4A Kunci Pengembangan Pariwisata Gorontalo  

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Empat ruang unsur kunci pengembangan pariwisata Provinsi Gorntalo dibedah sejumlah peneliti, praktisi dan awak media di halaman Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo. Keempat ruang elemen kunci ini adalah ruang atraksi, ruang aksesibilitas, ruang amenitas, dan ruang ansilari. Empat komponen kunci dalam pengembangan pariwisata ini dikenal sebagai konsep 4A. Komponen ini meliputi atraksi […]

expand_less